Kategori: Uncategorized

  • Musim Hujan Pengaruhi Produksi Karet dan Kopi, Dirut PDP Kahyangan Jember Sampaikan Langkah Antisipasi

    Musim Hujan Pengaruhi Produksi Karet dan Kopi, Dirut PDP Kahyangan Jember Sampaikan Langkah Antisipasi

    JEMBER — Direktur Utama Perumda Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember, Sofyan Sauri, S.M., M.M., memberikan penjelasan terkait dampak musim penghujan terhadap produksi kopi dan karet di lingkungan PDP Kahyangan. Hal itu disampaikannya saat menjawab lima pertanyaan dari awak media, Selasa  10/12/2025

     

    Sofyan membenarkan bahwa kondisi cuaca saat ini berpengaruh terhadap hasil panen. “Tentu ada pengaruh. Musim penghujan pasti berdampak pada produksi, baik kopi maupun karet,” ujarnya.

     

    Namun demikian, faktor kualitas tidak sepenuhnya terdampak. Untuk komoditas kopi, masa panen telah lewat sehingga curah hujan tidak lagi memengaruhi kualitas biji. “Kalau kopi, quality tidak terpengaruh karena sudah lewat masa panennya,” jelasnya.

     

    Sementara untuk karet, hujan dapat memengaruhi kadar getah. “Kadar getah karet ini juga dipengaruhi oleh curah hujan, terutama kadar keringnya,” tambah Sofyan.

     

    Terkait kendala yang dihadapi para pekerja di kebun, Sofyan meluruskan bahwa pihaknya menyebut mereka sebagai pekebun atau penyadap, bukan petani. Menurutnya, gangguan terbesar terjadi ketika hujan turun pada malam hari hingga pagi. “Kalau hujan terjadi sekitar pukul 12 malam ke atas, itu pasti tidak ada produksi. Berbeda kalau hujan sore atau siang, masih bisa disiasati,” jelasnya.

     

    Untuk menjaga stabilitas produksi, Sofyan menegaskan bahwa kualitas hasil tetap dapat dikendalikan melalui proses pabrik. “Secara kualitas, baik musim hujan maupun kemarau, kami jaga. Yang paling tergantung cuaca itu aktivitas penyadap di lapangan. Kalau getah tercampur air, jelas mengganggu,” katanya.

     

    Di akhir penjelasan, Dirut PDP Kahyangan menyampaikan harapan kepada para pekebun agar tetap mengoptimalkan produksi selama musim penghujan. “Mudah-mudahan selama puncak musim hujan tidak turun hujan malam atau pagi karena itu sangat mengganggu proses penyadapan. Kalau hujan tengah malam atau dini hari, pekebun pasti tidak bisa bekerja karena batang karet basah,” tuturnya.

     

    Ia juga mengimbau pekebun tetap semangat bekerja di kondisi hujan siang atau sore, demi menjaga kontribusi utama karet terhadap pendapatan perusahaan. “Tetap optimalkan produksi, karena bagaimanapun karet adalah ujung tombak pendapatan PDP,” pungkasnya.

     

    ( erman)

  • Mencari Harapan Baru di Tengah Sulitnya Ekonomi, Warga Jambi Bersiap Sambut LOP AFC Bersama Dr. Luigi

    Mencari Harapan Baru di Tengah Sulitnya Ekonomi, Warga Jambi Bersiap Sambut LOP AFC Bersama Dr. Luigi

    JAMBI — Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah bagi banyak keluarga, sejumlah warga Jambi mulai mencari peluang baru untuk tetap bertahan dan berkembang. Situasi PHK, penutupan usaha, hingga menurunnya pendapatan menjadi cerita sehari-hari bagi sebagian masyarakat. Karena itu, kehadiran acara Live Opportunity Preview (LOP) AFC pada 20 Desember mendatang mendapat perhatian tersendiri.

     

    Di balik acara ini, hadir sosok Dr. Luigi Ariawan, Medical Expert Bushido AFC, yang selama delapan tahun terakhir dikenal aktif membangun komunitas dan memberikan edukasi kesehatan di berbagai kota. Setelah cukup lama tidak hadir secara langsung di Jambi, ia kembali membawa misi sederhana: memberikan ruang bagi masyarakat untuk memahami peluang usaha dan edukasi kesehatan yang kini diminati banyak orang.

     

    “Banyak orang sedang mencari harapan baru. Di situasi ekonomi seperti sekarang, kita butuh ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang untuk bangkit,” ujarnya dalam keterangan yang diterima panitia.

     

    AFC, yang memiliki latar sejarah panjang di Jepang dan telah beroperasi secara legal di Indonesia, berkembang melalui komunitas yang tersebar di berbagai daerah. Di Jambi sendiri, antusiasme anggota terus tumbuh. Sejumlah tenaga kesehatan, termasuk dr. Salahudin yang selama ini mendampingi komunitas AFC Jambi, juga direncanakan hadir untuk memberi penjelasan dari sisi medis dan penggunaan produk.

     

    Bagi sebagian masyarakat, peluang usaha rumahan dengan modal terjangkau menjadi jawaban terhadap tantangan saat ini. Banyak anggota komunitas AFC yang menjalankan kegiatan ini dari rumah, sembari tetap mengurus keluarga dan pekerjaan lainnya. Cerita-cerita seperti inilah yang kerap menarik perhatian peserta LOP di berbagai kota.

     

    “Kami ingin membawa informasi yang jelas, jujur, dan mudah dipahami. Masyarakat berhak mengetahui apa saja peluang yang bisa mereka coba, dan acara ini menjadi tempat untuk bertanya langsung,” kata Luigi.

     

    Panitia membatasi acara hanya untuk 100 peserta, agar sesi interaksi dan diskusi dapat berlangsung lebih dekat dan personal. Mereka berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk saling menguatkan, terutama bagi warga yang sedang mencari alternatif usaha atau sekadar menambah wawasan tentang kesehatan.

     

    Pendaftaran dapat dilakukan melalui koordinator acara, Sulaeman, yang selama ini aktif mendampingi komunitas AFC Jambi.

     

    Kontak pendaftaran:

    Sulaeman – Toreda AFC

    WhatsApp: +62 823-7144-4177

     

     

    ( erman)

  • Reses di Jember, Khurul Fatoni, SH Serap Aspirasi Warga dan Siap Bantu Pemulangan ABK Puger dari Sumbawa

    Reses di Jember, Khurul Fatoni, SH Serap Aspirasi Warga dan Siap Bantu Pemulangan ABK Puger dari Sumbawa

    JEMBER, antv7 — Anggota DPRD Kabupaten Jember, Khurul Fatoni, menggelar kegiatan reses di Desa Gerden, Jember, Jumat (5/12/2025). Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri Kepala Desa Gerden, jajaran PAC dan ranting se-Dapil 6, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

     

    Reses tersebut menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari kebutuhan infrastruktur pedesaan hingga fasilitas pertanian dan dukungan bagi kelompok tani. Namun, warga juga menyampaikan situasi darurat terkait empat Anak Buah Kapal (ABK) nelayan Puger yang dilaporkan terdampar di Sumbawa setelah hilang kontak sebelumnya.

     

    Aspirasi Dibuka Selebar Mungkin

     

    Dalam penyampaiannya, Khurul Fatoni menegaskan bahwa reses adalah sarana penting bagi dirinya untuk mendengar langsung suara masyarakat. Ia meminta warga menyampaikan usulan secara tertulis agar seluruh aspirasi dapat direkap dan diperjuangkan melalui mekanisme resmi.

     

    “Saya berjanji pada diri sendiri, jika suatu saat dipercaya masyarakat, saya harus terbuka. Maka hari ini, monggo panjenengan mengusulkan apa saja secara tertulis. Semua akan kami tampung dan perjuangkan sesuai mekanisme,” ujarnya.

     

    Politisi dari Partai NasDem itu juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat aspirasi sebelumnya yang belum dapat direalisasikan akibat proses teknis dan penganggaran yang tidak sepenuhnya berada dalam kewenangan legislatif.

     

    Penjelasan Proses dan Keterbatasan Usulan

     

    Khurul menjelaskan bahwa beberapa usulan masyarakat—seperti alat mesin pertanian, irigasi tersier, maupun jalan usaha tani—memerlukan verifikasi berlapis dari dinas terkait dan dipertimbangkan dalam penyusunan APBD.

     

    “Kadang masyarakat mengira anggota dewan tinggal tunjuk langsung jadi. Padahal ada proses, ada verifikasi, ada alokasi. Saya selalu terbuka mana yang bisa disetujui dan mana yang belum,” ujarnya.

     

    Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian dan ketahanan pangan tetap menjadi prioritas, sejalan dengan agenda nasional.

     

    Siap Bantu Pemulangan ABK Puger

     

    Menanggapi laporan warga mengenai empat ABK Puger yang terdampar di Sumbawa, Khurul Fatoni menyatakan komitmennya untuk ikut membantu pemulangan para nelayan tersebut.

     

    “Terkait ABK yang terdampar, kami siap membantu agar bisa dipulangkan dengan aman,” katanya.

     

    Penutup dengan Hiburan Warga

     

    Acara reses ditutup dengan hiburan elektron dan penampilan artis lokal, yang menambah suasana meriah dan mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

     

    ( erman)

  • Jember Resmi Buka Penerbangan Jember–Bali, Momentum Baru Kebangkitan Ekonomi Tapal Kuda

    Jember Resmi Buka Penerbangan Jember–Bali, Momentum Baru Kebangkitan Ekonomi Tapal Kuda

    JEMBER — Kabupaten Jember mencatat sejarah baru dalam konektivitas udara. Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama Anggota DPR RI Rivqy Abdul Halim, meresmikan penerbangan perdana rute Jember–Bali dan Bali–Jember pada Jumat (5/12/2025) di Bandara Notohadinegoro Jember.

     

    Rute baru ini dilayani maskapai Wings Air menggunakan pesawat ATR 72-500/600, menambah daftar konektivitas udara Jember yang sebelumnya hanya memiliki rute langsung ke Jakarta. Dengan demikian, Jember kini resmi terkoneksi ke dua pintu gerbang utama Indonesia: Jakarta dan Bali.

     

    Jembatan Harapan Baru bagi Ekonomi Jawa Timur Timur

     

    Perwakilan Lion Group, Dyfi Sucianti, menyebut dibukanya rute ini sebagai “jembatan harapan, jembatan ekonomi, dan jembatan kemajuan” bagi masyarakat Jember dan daerah sekitarnya seperti Lumajang, Situbondo, Bondowoso, hingga Probolinggo.

     

    “Rute ini akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Jember sebagai kawasan strategis di Jawa Timur bagian timur,” ujarnya.

     

    Bupati Fawait: Jember Kini Terhubung dengan Dua Pusat Indonesia

     

    Dalam sambutannya, Bupati Fawait menyampaikan bahwa keberhasilan membuka rute ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

     

    “Jember belum pernah terhubung dengan Jakarta, Jember belum pernah terhubung dengan Bali. Dan hari ini, dengan usaha kita bersama, akhirnya itu terwujud,” tegasnya.

     

    Ia menilai hadirnya penerbangan Jember–Bali merupakan momentum penting bagi kebangkitan ekonomi Jember, terutama karena Bali merupakan pusat pertumbuhan pariwisata nasional.

     

    “Ini momentum bangkitnya Jember sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapal Kuda,” kata Fawait.

     

    Dukungan Pemerintah Pusat dan Usulan Pengembangan Bandara

     

    Anggota DPR RI Gus Rivqy menilai penerbangan perdana ini merupakan bukti komitmen pemerintah pusat untuk mendorong kemajuan Jember.

     

    “Saya tegaskan, ini adalah titik awal perkembangan Jember. Saya usul ke Bupati, Jember harus terus menggenjot infrastruktur. Runway harus diperpanjang dan fasilitas bandara diperbesar agar semakin banyak wisatawan dan investor yang bisa masuk,” katanya.

     

    Antusiasme Warga Membludak: Kursi Terisi Penuh

     

    Presiden Direktur Lion Air Group, Captain Daniel Putut, mengungkapkan bahwa pada penerbangan perdana tersebut, 70 kursi pesawat Wings Air terisi penuh. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat Jember terhadap hadirnya rute baru ke Bali.

     

    Harapan Akan Masuknya Investor

     

    Mengakhiri acara, Bupati Fawait menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat—Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, DPR RI, serta Lion Group.

     

    “Semoga penerbangan ini mampu menarik banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Ini langkah besar menuju kemajuan Jember,” pungkasnya.

     

    ( erman)

  • AFC Ekspansi di Jember, Targetkan Penguatan Jaringan Bisnis dan Edukasi Kesehatan

    AFC Ekspansi di Jember, Targetkan Penguatan Jaringan Bisnis dan Edukasi Kesehatan

    Dr. Luigi Ariawan Hadirkan Seminar Besar 13 Desember 2025

     

    JEMBER, Perusahaan suplemen asal Jepang, Asayama Family Club (AFC), memperluas kegiatan edukasi dan pengembangan jaringannya di Indonesia melalui rangkaian acara yang digelar di berbagai kota, termasuk Jember. Dalam kunjungannya, Public Speaker AFC, Dr. Luigi Ariawan, menyampaikan bahwa Jember dipilih karena dinilai sebagai kota dengan potensi perkembangan komunitas dan wirausaha yang kuat.

     

    AFC, yang dikenal sebagai perusahaan berbasis bahan alami dan telah berdiri lebih dari dua abad di Jepang, mulai memasuki pasar Indonesia sejak 2014. Pada 2018, perusahaan ini mendapatkan izin untuk menjalankan model bisnis berbasis networking atau multi-level marketing di Tanah Air.

     

    Menurut Luigi, produk-produk AFC yang berbahan baku utama salmon ovary peptide—teknologi yang dikembangkan peneliti Jepang, Mr. Eto—menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan penjualan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. “Sejak 2018, pertumbuhan jaringan dan penjualan meningkat signifikan,” ujarnya.

     

    Koleksi Rekor MURI dan Pertumbuhan Jaringan

     

    AFC Indonesia mengklaim telah mengantongi sejumlah penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI), antara lain:

     

    Peserta terbanyak dalam perjalanan kapal pesiar (2019)

     

    Pengiriman produk tercepat melalui pesawat dalam satu minggu

     

    Pembayaran bonus harian terbesar

     

    Penjualan produk tercepat dalam empat jam

     

    Penyelenggaraan 508 acara besar dalam satu tahun

     

     

    Selain itu, perusahaan juga menyebut menerima beberapa penghargaan internal untuk kategori pertumbuhan jaringan, performa penjualan, serta penghargaan bagi CEO.

     

    Acara Edukasi Kesehatan dan Peluang Bisnis di Jember

     

    Puncak kegiatan AFC di Jember akan berlangsung pada 13 Desember 2025 di Hotel Aston. Acara ini merupakan sesi ketiga yang dibawakan langsung oleh Dr. Luigi Ariawan dan terbuka bagi masyarakat yang ingin mempelajari peluang usaha maupun informasi seputar produk kesehatan.

     

    “Jember adalah kota yang positif, komunitasnya berkembang, dan masyarakatnya terbuka terhadap peluang baru. Kami berharap kegiatan ini bermanfaat bagi mereka yang ingin mencari peluang bisnis dengan modal terjangkau,” kata Luigi.

     

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Hotel Aston Jember dan media massa lokal atas dukungan dalam pelaksanaan berbagai program edukasi yang digagas AFC. Luigi dijadwalkan berada di Jember mulai 9 Desember 2025.

     

    Fokus pada Edukasi dan Pengembangan Komunitas

     

    AFC menyebut misinya di Indonesia adalah memperluas akses masyarakat terhadap peluang usaha serta meningkatkan literasi mengenai kesehatan, khususnya terkait gaya hidup dan penuaan. “Kami berharap kerja sama yang sudah berjalan dengan baik di berbagai kota dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Luigi.

     

     

    ( erman)

  • Aksi Sosial Berkelanjutan, KJJT Jember Kembali Tebar Bantuan Beras untuk Warga Ajung Kulon

    Aksi Sosial Berkelanjutan, KJJT Jember Kembali Tebar Bantuan Beras untuk Warga Ajung Kulon

    JEMBER – Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Jember kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui penyaluran bantuan beras kepada warga prasejahtera di Dusun Ajung Kulon, Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Jumat (5/12/2025). Bantuan yang dibagikan langsung dari rumah ke rumah ini menyasar lansia, dhuafa, dan keluarga kurang mampu di sekitar kantor KJJT Jember.

     

    Aksi kemanusiaan gelombang kedua tersebut dilaksanakan menggunakan metode door-to-door dan mendapat pendampingan dari perangkat desa setempat, P. Kampung Joko Trimulyanto. Pendampingan ini sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai data warga yang membutuhkan.

     

    Ketua KJJT Jember, Yunus Safari, menegaskan bahwa metode penyaluran langsung menjadi pilihan utama demi efisiensi serta menjaga transparansi.

    “Kami ingin bantuan ini benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan tanpa perantara. Dengan didampingi langsung oleh P. Kampung Joko Trimulyanto, validasi data penerima manfaat menjadi lebih terjamin,” ujarnya.

     

    Apresiasi Perangkat Desa

    P. Kampung Joko Trimulyanto yang turut menemani tim KJJT Jember berkeliling menyampaikan apresiasinya atas konsistensi komunitas jurnalis tersebut dalam membantu warga sekitar.

    “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian teman-teman jurnalis KJJT. Bantuan ini sangat berarti bagi warga Ajung Kulon. Semoga kegiatan positif ini bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi komunitas lain,” ungkapnya.

     

    Program Sosial Berkelanjutan

    Sejak menempati kantor baru pada akhir tahun lalu, KJJT Jember telah menjadikan kegiatan sosial sebagai bagian dari agenda rutin. Sebelumnya, peresmian kantor juga diisi dengan santunan anak yatim dan dhuafa, yang menegaskan komitmen sosial organisasi tersebut.

     

    Humas KJJT Jember, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut sebagai bentuk kedekatan mereka dengan masyarakat.

    “Ini adalah gelombang kedua penyaluran bantuan kami. Kami berkomitmen untuk mengadakan kegiatan sosial secara berkala sebagai bentuk kepedulian kepada warga Jember, khususnya di wilayah Ajung,” ujarnya.

     

    Inisiatif KJJT Jember ini diharapkan dapat menginspirasi komunitas lain untuk ikut terlibat dalam gerakan solidaritas sosial. Selain membantu meringankan beban ekonomi warga, kegiatan ini turut mempererat hubungan emosional antara jurnalis dan masyarakat lokal di Kabupaten Jember.

    ( laili)

  • Wakapolri Terima Disway Award, Polri Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Media

    Wakapolri Terima Disway Award, Polri Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Media

    JAKARTA – Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menerima langsung penghargaan Disway Award 2025 dalam kategori Lembaga Negara & Regulator Terpopuler mewakili Kapolri. Penghargaan diberikan pada acara penganugerahan di Jakarta, Kamis (4/12/2025), sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Polri dalam menghadirkan informasi publik yang cepat, jernih, dan bermanfaat.

    Usai menerima penghargaan, Karo Multimedia Divhumas Polri, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa Polri Akan Terus Mengutamakan Kepercayaan Publik.

    Brigjen Pol Ade Ary menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Polri untuk semakin meningkatkan kualitas keterbukaan informasi dan pelayanan kepada publik. “kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Disway ID dan seluruh masyarakat. Penghargaan ini menunjukkan kepercayaan publik yang harus kami jaga dengan kinerja yang semakin baik,” ujar Ade Ary. Ia menyampaikan pesan dari Kapolri pentingnya menghadirkan informasi secara cepat dan akurat sebagai bagian dari pelayanan Polri.

    “Bapak Kapolri selalu mengingatkan bahwa informasi harus segera diketahui masyarakat. Ini menjadi komitmen kami dalam menyampaikan informasi yang benar, jernih, dan bermanfaat bagi publik,” tambahnya.

    Ade Ary menjelaskan bahwa Kapolri memberi perhatian besar terhadap kemitraan strategis Polri dengan media, termasuk Disway ID, dalam menjaga ruang informasi yang sehat dan mendorong edukasi publik. “Bapak Kappolri sangat mengapresiasi sinergi yang sudah terbangun dengan Disway ID. Kolaborasi ini terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam literasi digital dan informasi yang objektif,” ungkapnya. Ia turut menyampaikan harapan Kapolri agar Disway ID semakin berkembang dan memberikan kontribusi semakin besar.“Atas arahan Bapak Wakapolri, kami menyampaikan selamat dan mendoakan keberkahan untuk Disway ID agar terus maju dan memberikan manfaat luas,” tuturnya.

    Penilaian Disway Award Dilakukan Secara Objektif dan Nasional

    Disway Award 2025 diberikan kepada 522 brand dan lembaga populer Indonesia, dengan proses penilaian oleh lembaga profesional Infovesta melalui survei nasional. Pendiri Disway, Dahlan Iskan, menegaskan bahwa hasil penghargaan mencerminkan kepercayaan dan persepsi masyarakat terhadap kinerja brand dan lembaga.

    Polri Tegaskan Pelayanan dan Keterbukaan Informasi sebagai Prioritas Utama

    Ade Ary kembali menyampaikan arahan Wakapolri terkait komitmen Polri dalam menjaga kepercayaan publik. “Bapak Wakapolri menekankan bahwa Polri harus semakin hadir dengan pelayanan yang cepat, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Penghargaan ini menjadi pengingat agar kami terus memperkuat kedekatan dan komunikasi dengan publik,” tutupnya.

    (Red)

  • Trust Legal law firm, Soroti Penolakan Pencabutan Laporan, Polres Jember Menjadi Perhatian Polda dan Mabes Polri

    Trust Legal law firm, Soroti Penolakan Pencabutan Laporan, Polres Jember Menjadi Perhatian Polda dan Mabes Polri

    Jember, 04 Desember 2025 Proses hukum terkait dugaan pelecehan yang melibatkan seorang pemuda bernama Feri dan Valen kembali mencuat setelah Winarsih LBH yang akrab disapa Bunda Bali, mendatangi Polres Jember untuk mengajukan permohonan pencabutan laporan.

     

    Kedatangan Winarsih bersama BI IS, SH. yang juga merupakan bagian dari Trust legal Law firm, bertujuan menyerahkan surat resmi permohonan pencabutan laporan. Menurutnya, kedua belah pihak telah menandatangani surat perdamaian dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, termasuk penyelesaian finansial.

     

    Namun, upaya tersebut belum dapat diterima oleh penyidik. Winarsih menyebut bahwa alasan penolakan adalah karena aturan perundang-undangan serta belum adanya tanda tangan langsung dari Feri, melainkan hanya tanda tangan orang tua Feri dan Valen.

     

    “Semuanya sudah damai, sudah saling memaafkan. Secara finansial juga sudah diganti. Tapi dari penyidik mengatakan tidak bisa dicabut karena aturan undang-undang dan tidak ada tanda tangan Feri,” ujar Winarsih.

     

    Ia mengaku tidak mengetahui alasan pasti di balik penolakan itu. Winarsih berharap Kapolres Jember dapat mempertimbangkan permohonan pencabutan laporan tersebut. Ia juga menyinggung adanya dugaan permintaan ‘angka tertentu’ sebelum proses perdamaian dapat difasilitasi, yang menurutnya tidak selaras dengan prinsip penegakan hukum.

     

    Winarsih kemudian memaparkan kronologi kejadian awal. Menurutnya, insiden bermula ketika Feri mengunjungi tempat kos Valen di kawasan Rengganis dengan tujuan mengajak membeli kopi atau makanan. Dalam pertemuan itu terjadi kontak fisik yang kemudian dianggap sebagai pelecehan. Valen disebut awalnya hanya ingin menyelesaikan masalah tersebut di tingkat satpam atau pihak keamanan setempat, namun kasus berlanjut hingga ke kepolisian.

     

    Karena merasa ada kejanggalan dalam proses penanganan kasus, Winarsih akhirnya melaporkan hal ini ke Mabes Polri. Ia menyebut telah berkomunikasi dengan pejabat di tingkat pusat yang dikabarkan segera menurunkan tim ke Jember.

     

    “Alhamdulillah, dari Mabes Polri sudah merespons. Besok rencananya pihak Polda Surabaya dan Propam akan turun langsung ke Polres Jember untuk menindaklanjuti,” ujarnya.

     

    Winarsih berharap langkah tersebut dapat membawa keadilan, terutama bagi masyarakat kecil yang menurutnya kerap kesulitan menghadapi proses hukum.

     

    “Harapannya, tidak ada lagi kejadian seperti ini. Kasihan masyarakat kecil kalau harus menghadapi proses yang membingungkan,” tutupnya.

    ( red)

  • Advokat Jember Geruduk Polres, FKADJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Profesi

    Advokat Jember Geruduk Polres, FKADJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Profesi

    JEMBER, 1 Desember 2025 — Sebanyak 25 advokat yang tergabung dalam Forum Kerabat Advokat Jember (FKADJ) mendatangi Polres Jember pada Senin siang untuk mengajukan permohonan audiensi terkait dugaan kriminalisasi terhadap salah satu rekan seprofesi mereka.

     

    Rombongan FKADJ tiba di Mapolres Jember sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung disambut perwakilan kepolisian. Kehadiran mereka menarik perhatian karena menyangkut isu penting mengenai independensi dan perlindungan profesi advokat.

     

    Lutfian, Koordinator FKADJ, menjelaskan bahwa permohonan audiensi tersebut merupakan bentuk solidaritas serta langkah untuk memastikan proses hukum yang tengah berjalan tetap berada pada koridor keadilan.

     

    “Kami hadir untuk memastikan bahwa hak-hak advokat tetap terlindungi, sekaligus meminta penjelasan terkait dugaan kriminalisasi ini,” ujarnya.

     

    Menurut Lutfian, FKADJ menilai proses hukum yang dihadapi rekan mereka berpotensi menimbulkan preseden buruk bagi kebebasan advokat dalam menjalankan tugas pembelaan. Situasi ini dikhawatirkan dapat mengancam independensi profesi hukum di Kabupaten Jember.

     

    Dalam permintaan audiensi tersebut, FKADJ berharap Polres Jember dapat memberikan klarifikasi secara terbuka serta meninjau kembali dugaan kriminalisasi yang dilaporkan. Mereka juga menekankan pentingnya imunitas advokat sebagaimana telah diatur dalam undang-undang.

     

    Selain itu, FKADJ meminta seluruh proses hukum dapat berjalan transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap profesi advokat dan penegakan hukum di daerah.

     

    Lutfian menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk memberi tekanan kepada aparat, melainkan untuk memastikan persoalan hukum yang dihadapi rekan mereka dapat diselesaikan secara profesional dan terbuka.

     

    “Audiensi ini kami ajukan sebagai sarana mediasi agar persoalan hukum tidak melebar dan tetap ditangani dengan cara yang sesuai prosedur,” tuturnya.

     

    Hingga berita ini diturunkan, permohonan audiensi masih dalam proses koordinasi dengan pihak Polres Jember. Jadwal resmi pertemuan diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.

     

    Kasus ini menjadi sorotan publik karena berkaitan dengan isu perlindungan profesi advokat serta independensi hukum di Indonesia. Keberadaan FKADJ kembali menegaskan peran organisasi ini dalam mengawal hak-hak profesi hukum di tingkat lokal.

    ( red)

  • KJJT Jember Hadirkan Kepedulian Lewat Sembako

    KJJT Jember Hadirkan Kepedulian Lewat Sembako

    JEMBER, jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Cabang Jember kembali menggelar kegiatan sosial Jumat Berkah pada Jumat (28/11/2025). Bertempat di halaman kantor KJJT di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Ajung, mereka menyiapkan kantong beras dan paket sembako yang dibagikan kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan tersebut.

     

    Kegiatan ini merupakan agenda rutin KJJT Jember, yang selain menyalurkan bantuan, juga menjadi ajang jurnalis mendekatkan diri dengan masyarakat dan mendengar aspirasi warga. Meski bantuan yang diberikan tidak besar secara nilai materi, aksi ini menjadi cermin kepedulian jurnalis terhadap lingkungan sekitar.

     

    Ketua KJJT Jember, Yunus, memimpin langsung penyerahan bantuan ke rumah-rumah warga, termasuk anak yatim dan piatu serta keluarga prasejahtera. Yunus menegaskan bahwa yang utama bukan besar kecilnya bantuan, melainkan konsistensi dan ketulusan dalam memberi.

     

    “Kadang yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya materi, tetapi juga perhatian. Rasa peduli yang kita tunjukkan membawa dampak moral dan sosial yang besar, baik bagi penerima maupun pemberi,” ujar Yunus.

     

    Aksi sosial tersebut mendapat sambutan hangat dari warga. Salah seorang penerima bantuan mengatakan, “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Terima kasih kepada para jurnalis yang peduli.”

     

    Selain berdampak sosial, kegiatan ini juga menjadi momen konsolidasi internal bagi anggota KJJT Jember, di tengah tekanan dan rutinitas kerja jurnalistik. Yunus mengajak masyarakat luas untuk turut menebar kebaikan dan kepedulian, meski dengan kemampuan terbatas.

     

    Ke depan, KJJT Jember berencana memperluas program sosial, termasuk pendidikan literasi media, pendampingan warga terkait hoaks, dan program berbasis lingkungan. Kegiatan sederhana ini menjadi pengingat bahwa jurnalis bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memikul tanggung jawab moral untuk menebarkan kebaikan.

    ( red)