Kategori: Uncategorized

  • TRUST Legal Law Firm Pasang Papan Peringatan di Lahan Sengketa Harjomulyo

    TRUST Legal Law Firm Pasang Papan Peringatan di Lahan Sengketa Harjomulyo

    Jember, antv7.com – 30/9/2025 Sebuah papan pemberitahuan dari TRUST Legal Law Firm berdiri tegak di atas sebidang tanah di Dusun Sumberlanas Timur, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Papan itu berisi peringatan keras agar tidak ada pihak yang masuk atau menguasai tanah tanpa izin, karena status kepemilikannya telah jelas secara hukum.

     

    Tanah tersebut tercatat atas nama P. Surinata berdasarkan dokumen resmi P.35.09.070.009.017.01.17. Luas lahan mencapai kurang lebih 3.000 meter persegi dengan batas-batas jelas: sebelah utara berbatasan dengan H. Jasuli, selatan dengan P. Tiris Sario, timur dengan H. Buhari, dan barat berbatasan dengan jalan desa.

     

    Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah potensi sengketa maupun tindakan penguasaan ilegal yang seringkali terjadi di wilayah pedesaan. TRUST Legal Law Firm menegaskan bahwa papan peringatan dipasang sebagai bentuk sosialisasi hukum kepada masyarakat sekitar.

     

    “Setiap tindakan pelanggaran akan kami laporkan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” demikian isi pengumuman yang ditandatangani oleh kuasa hukum, yaitu Muhammad Arifin, S.H., Bi is. S.H., Winarsih, L.B.H., dan Desi Andriyani, S.H.

     

    Menurut pihak kuasa hukum, masyarakat sekitar diimbau untuk menghormati status tanah dan tidak mencoba melakukan aktivitas apapun di atas lahan tersebut. Peringatan ini juga dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahpahaman antarwarga terkait kepemilikan tanah.

     

    Kepada awak media, Winarsih, L.B.H., menjelaskan bahwa pemasangan papan pemberitahuan adalah langkah preventif yang perlu dilakukan. “Kami ingin memastikan masyarakat tahu bahwa tanah ini memiliki dasar hukum yang jelas. Jadi tidak ada alasan bagi pihak manapun untuk mengklaim atau menguasai tanpa prosedur yang sah,” tegasnya.

     

    Dengan adanya papan pemberitahuan ini, diharapkan setiap pihak dapat menghormati hak-hak pemilik sah lahan. TRUST Legal Law Firm menegaskan komitmennya untuk melindungi kepentingan klien melalui jalur hukum serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

     

    ( erman)

  • Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    JEMBER – Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, kembali menggelar karnaval budaya dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Parade yang mengusung tema Culture Village Nusantara 3 ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat. Gelaran tahun ini juga menandai tiga tahun kepemimpinan Kepala Desa Mochamad Sholeh, SH., MH.

     

    Camat Wuluhan, Hanifah, yang turut hadir dalam acara sekaligus mewakili Plt Camat Ambulu, menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga. Ia menegaskan bahwa karnaval bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga sarana mempererat persatuan. “Monggo dilestarikan yang baik-baik dan ditinggalkan yang tidak baik,” ujarnya di hadapan peserta dan penonton.

     

    Sementara itu, Kades Lojejer Mochamad Sholeh menekankan pentingnya mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada masyarakat. Menurutnya, melalui parade ini warga bisa belajar, mencintai, hingga menjaga tradisi dari pengaruh budaya luar. “Saya ingin nguri-nguri budaya supaya tidak hilang, karena saat ini budaya barat sudah banyak masuk ke desa,” terangnya.

     

    Tahun ini, antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan keikutsertaan 12 tim dari rukun warga serta 4 tim kehormatan, termasuk dari Pemerintah Desa Lojejer. Mereka menempuh rute sejauh 1,5 kilometer dengan beragam penampilan, mulai kisah Sri Tanjung yang dipentaskan SMP Ma’arif 08 Kepel, cerita Damarwulan oleh tim guru PAUD Lojejer, hingga sejarah Kerajaan Mataram Islam yang dibawakan Mts Plus Nuris Lojejer.

     

    Parade budaya ini pun disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati rute karnaval. Selain menjadi tontonan menarik, Culture Village Nusantara 3 diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkokoh identitas budaya masyarakat sekaligus memupuk kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

     

    ( erman)

  • Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    JEMBER, antv7 – Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, kembali menggelar karnaval budaya dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Parade yang mengusung tema Culture Village Nusantara 3 ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat. Gelaran tahun ini juga menandai tiga tahun kepemimpinan Kepala Desa Mochamad Sholeh, SH., MH.

    Camat Wuluhan, Hanifah, yang turut hadir dalam acara sekaligus mewakili Plt Camat Ambulu, menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga. Ia menegaskan bahwa karnaval bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga sarana mempererat persatuan. “Monggo dilestarikan yang baik-baik dan ditinggalkan yang tidak baik,” ujarnya di hadapan peserta dan penonton.

    Sementara itu, Kades Lojejer Mochamad Sholeh menekankan pentingnya mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada masyarakat. Menurutnya, melalui parade ini warga bisa belajar, mencintai, hingga menjaga tradisi dari pengaruh budaya luar. “Saya ingin nguri-nguri budaya supaya tidak hilang, karena saat ini budaya barat sudah banyak masuk ke desa,” terangnya.

    Tahun ini, antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan keikutsertaan 12 tim dari rukun warga serta 4 tim kehormatan, termasuk dari Pemerintah Desa Lojejer. Mereka menempuh rute sejauh 1,5 kilometer dengan beragam penampilan, mulai kisah Sri Tanjung yang dipentaskan SMP Ma’arif 08 Kepel, cerita Damarwulan oleh tim guru PAUD Lojejer, hingga sejarah Kerajaan Mataram Islam yang dibawakan Mts Plus Nuris Lojejer.

    Parade budaya ini pun disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati rute karnaval. Selain menjadi tontonan menarik, Culture Village Nusantara 3 diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkokoh identitas budaya masyarakat sekaligus memupuk kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

    ( erman)

  • Semarak HUT ke-80 RI, Desa Tugusari Jember Gelar Karnaval Budaya Nusantara

    Semarak HUT ke-80 RI, Desa Tugusari Jember Gelar Karnaval Budaya Nusantara

    Semarak HUT ke-80 RI, Desa Tugusari Jember Gelar Karnaval Budaya Nusantara

    JEMBER, ANTV7 – Suasana semangat kemerdekaan terasa membahana di Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Sabtu (20/9/2025). Pemerintah Desa Tugusari sukses menggelar karnaval umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan perhelatan bertema “Budaya Tugusari Nusantara” yang menampilkan ragam kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

    Karnaval ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, hingga perwakilan dusun. Setiap rombongan menampilkan kostum unik, dekorasi kreatif, dan koreografi yang memukau. Antusiasme warga begitu terasa ketika konvoi karnaval yang membentang sepanjang empat kilometer dari Dusun Krajan menuju Lapangan Baru Tugusari Nusantara melintasi jalan utama desa.

    Suasana semakin semarak dengan dukungan sound system horeg yang menggema sepanjang jalannya acara. Tidak hanya sebagai hiburan, karnaval ini juga menjadi ajang kebersamaan sekaligus sarana memperkuat identitas budaya lokal yang berpadu dengan keragaman nusantara.

    Kepala Desa Tugusari, Ahkmat Khoiri SH, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat atas partisipasi dan gotong royong yang luar biasa. Ia menegaskan, keberhasilan acara ini merupakan hasil kerja bersama dan semangat persatuan warga. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Tugusari yang begitu antusias dan kompak memeriahkan karnaval ini,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Khoiri berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada perayaan semata, tetapi juga memberi manfaat nyata. “Semoga karnaval ini mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian warga, khususnya para pelaku UMKM di Desa Tugusari,” pungkasnya.

    ( erman)

  • PDI Perjuangan Jember Terjunkan 60 Kader Gerakkan Percepatan Penurunan Stunting

    PDI Perjuangan Jember Terjunkan 60 Kader Gerakkan Percepatan Penurunan Stunting

    PDI Perjuangan Jember Terjunkan 60 Kader Gerakkan Percepatan Penurunan Stunting

    Jember, ANTV7 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember menggelar pelatihan 60 kader penggerak percepatan penurunan stunting di Kantor DPC, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan bertajuk PDI Perjuangan Bersama Lawan Stunting ini menjadi bentuk komitmen nyata partai dalam mendukung program nasional menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen.

    Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menjelaskan bahwa prevalensi stunting di Jember masih tinggi, mencapai 30 persen berdasarkan survei SSGI 2024. Dari jumlah tersebut, enam persen masuk kategori parah. “Politik bagi kami adalah kehidupan, dan dalam kehidupan ada persoalan kualitas generasi. Karena itu, kami ingin berkontribusi agar angka stunting bisa benar-benar menurun,” ujarnya.

    Sebagai langkah awal, kader yang sudah diseleksi dan diberi pelatihan khusus akan diterjunkan di Kecamatan Sukorambi sebagai pilot project, kemudian menyusul wilayah lain seperti Pakusari, Sumbersari, Patrang, dan Arjasa. Program ini diawali dengan pendataan remaja putri yang rentan menikah dini, serta edukasi penyebab stunting bersama puskesmas, kader posyandu, dan tokoh masyarakat.

    Widarto menegaskan bahwa penanganan akan difokuskan pada pencegahan di hulu, sementara kasus stunting yang sudah terjadi ditangani oleh tenaga kesehatan. Upaya ini, menurutnya, juga sejalan dengan Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang mendorong kolaborasi lintas sektor. “Kami targetkan penurunan stunting di Jember hingga lima persen, terutama di wilayah pilot project,” katanya.

    Meski bukan partai pengusung, PDI Perjuangan Jember menegaskan tetap mendukung program pemerintahan Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait. “Kami bergerak dengan semangat gotong royong, tanpa anggaran APBD. Ini adalah langkah konkret untuk menjadikan Jember lebih baik ke depan,” pungkas Widarto.

    ( erman)

  • Jemput Bola Perekaman KTP-el, Disdukcapil Jember Hadirkan “Jempol Disko” di SMAN 5 dan SMKN 4

    Jemput Bola Perekaman KTP-el, Disdukcapil Jember Hadirkan “Jempol Disko” di SMAN 5 dan SMKN 4

    JEMBER – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember kembali menggelar inovasi layanan administrasi kependudukan dengan program Jempol Disko (Jemput Bola Perekaman di Sekolah). Kali ini, layanan tersebut hadir di SMA Negeri 5 Jember dan SMK Negeri 4 Jember, Senin (15/9/2025).

    Ratusan siswa mengikuti kegiatan ini, khususnya mereka yang telah memasuki usia 17 tahun. Program Jempol Disko memungkinkan siswa melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) langsung di sekolah, tanpa perlu datang ke kantor Disdukcapil.

    Kepala Disdukcapil Jember, Bambang Saputro, menegaskan bahwa layanan ini dirancang untuk mendekatkan pelayanan adminduk kepada generasi muda. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kepemilikan KTP-el bagi pemula serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dokumen kependudukan,” ujarnya.

    Apresiasi juga datang dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 5 Jember, Muhammad Luthfi Helmi, menilai program ini sangat tepat sasaran. “Sudah seharusnya siswa yang cukup umur segera memiliki identitas resmi. Kehadiran Disdukcapil dengan program Jempol Disko benar-benar pas dengan kebutuhan kami,” ucapnya.

    Senada, Kepala SMK Negeri 4 Jember, Suyadi, berharap kegiatan ini berlanjut setiap tahun. Menurutnya, perekaman KTP-el di sekolah memudahkan siswa dalam mengakses layanan publik. “Begitu genap 17 tahun, anak-anak bisa langsung memegang KTP-el. Program ini jangan berhenti sampai di sini,” katanya.

    Dalam pelaksanaan di SMK 4, Disdukcapil Jember juga menurunkan armada layanan keliling Monalisa untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar. Dari dua sekolah tersebut, tercatat total 140 siswa berhasil melakukan perekaman KTP-el dalam satu hari.

    ( erman)