Penulis: Antv7

  • Jember Resmi Buka Penerbangan Jember–Bali, Momentum Baru Kebangkitan Ekonomi Tapal Kuda

    Jember Resmi Buka Penerbangan Jember–Bali, Momentum Baru Kebangkitan Ekonomi Tapal Kuda

    JEMBER — Kabupaten Jember mencatat sejarah baru dalam konektivitas udara. Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama Anggota DPR RI Rivqy Abdul Halim, meresmikan penerbangan perdana rute Jember–Bali dan Bali–Jember pada Jumat (5/12/2025) di Bandara Notohadinegoro Jember.

     

    Rute baru ini dilayani maskapai Wings Air menggunakan pesawat ATR 72-500/600, menambah daftar konektivitas udara Jember yang sebelumnya hanya memiliki rute langsung ke Jakarta. Dengan demikian, Jember kini resmi terkoneksi ke dua pintu gerbang utama Indonesia: Jakarta dan Bali.

     

    Jembatan Harapan Baru bagi Ekonomi Jawa Timur Timur

     

    Perwakilan Lion Group, Dyfi Sucianti, menyebut dibukanya rute ini sebagai “jembatan harapan, jembatan ekonomi, dan jembatan kemajuan” bagi masyarakat Jember dan daerah sekitarnya seperti Lumajang, Situbondo, Bondowoso, hingga Probolinggo.

     

    “Rute ini akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Jember sebagai kawasan strategis di Jawa Timur bagian timur,” ujarnya.

     

    Bupati Fawait: Jember Kini Terhubung dengan Dua Pusat Indonesia

     

    Dalam sambutannya, Bupati Fawait menyampaikan bahwa keberhasilan membuka rute ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

     

    “Jember belum pernah terhubung dengan Jakarta, Jember belum pernah terhubung dengan Bali. Dan hari ini, dengan usaha kita bersama, akhirnya itu terwujud,” tegasnya.

     

    Ia menilai hadirnya penerbangan Jember–Bali merupakan momentum penting bagi kebangkitan ekonomi Jember, terutama karena Bali merupakan pusat pertumbuhan pariwisata nasional.

     

    “Ini momentum bangkitnya Jember sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapal Kuda,” kata Fawait.

     

    Dukungan Pemerintah Pusat dan Usulan Pengembangan Bandara

     

    Anggota DPR RI Gus Rivqy menilai penerbangan perdana ini merupakan bukti komitmen pemerintah pusat untuk mendorong kemajuan Jember.

     

    “Saya tegaskan, ini adalah titik awal perkembangan Jember. Saya usul ke Bupati, Jember harus terus menggenjot infrastruktur. Runway harus diperpanjang dan fasilitas bandara diperbesar agar semakin banyak wisatawan dan investor yang bisa masuk,” katanya.

     

    Antusiasme Warga Membludak: Kursi Terisi Penuh

     

    Presiden Direktur Lion Air Group, Captain Daniel Putut, mengungkapkan bahwa pada penerbangan perdana tersebut, 70 kursi pesawat Wings Air terisi penuh. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat Jember terhadap hadirnya rute baru ke Bali.

     

    Harapan Akan Masuknya Investor

     

    Mengakhiri acara, Bupati Fawait menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat—Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, DPR RI, serta Lion Group.

     

    “Semoga penerbangan ini mampu menarik banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Ini langkah besar menuju kemajuan Jember,” pungkasnya.

     

    ( erman)

  • AFC Ekspansi di Jember, Targetkan Penguatan Jaringan Bisnis dan Edukasi Kesehatan

    AFC Ekspansi di Jember, Targetkan Penguatan Jaringan Bisnis dan Edukasi Kesehatan

    Dr. Luigi Ariawan Hadirkan Seminar Besar 13 Desember 2025

     

    JEMBER, Perusahaan suplemen asal Jepang, Asayama Family Club (AFC), memperluas kegiatan edukasi dan pengembangan jaringannya di Indonesia melalui rangkaian acara yang digelar di berbagai kota, termasuk Jember. Dalam kunjungannya, Public Speaker AFC, Dr. Luigi Ariawan, menyampaikan bahwa Jember dipilih karena dinilai sebagai kota dengan potensi perkembangan komunitas dan wirausaha yang kuat.

     

    AFC, yang dikenal sebagai perusahaan berbasis bahan alami dan telah berdiri lebih dari dua abad di Jepang, mulai memasuki pasar Indonesia sejak 2014. Pada 2018, perusahaan ini mendapatkan izin untuk menjalankan model bisnis berbasis networking atau multi-level marketing di Tanah Air.

     

    Menurut Luigi, produk-produk AFC yang berbahan baku utama salmon ovary peptide—teknologi yang dikembangkan peneliti Jepang, Mr. Eto—menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan penjualan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. “Sejak 2018, pertumbuhan jaringan dan penjualan meningkat signifikan,” ujarnya.

     

    Koleksi Rekor MURI dan Pertumbuhan Jaringan

     

    AFC Indonesia mengklaim telah mengantongi sejumlah penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI), antara lain:

     

    Peserta terbanyak dalam perjalanan kapal pesiar (2019)

     

    Pengiriman produk tercepat melalui pesawat dalam satu minggu

     

    Pembayaran bonus harian terbesar

     

    Penjualan produk tercepat dalam empat jam

     

    Penyelenggaraan 508 acara besar dalam satu tahun

     

     

    Selain itu, perusahaan juga menyebut menerima beberapa penghargaan internal untuk kategori pertumbuhan jaringan, performa penjualan, serta penghargaan bagi CEO.

     

    Acara Edukasi Kesehatan dan Peluang Bisnis di Jember

     

    Puncak kegiatan AFC di Jember akan berlangsung pada 13 Desember 2025 di Hotel Aston. Acara ini merupakan sesi ketiga yang dibawakan langsung oleh Dr. Luigi Ariawan dan terbuka bagi masyarakat yang ingin mempelajari peluang usaha maupun informasi seputar produk kesehatan.

     

    “Jember adalah kota yang positif, komunitasnya berkembang, dan masyarakatnya terbuka terhadap peluang baru. Kami berharap kegiatan ini bermanfaat bagi mereka yang ingin mencari peluang bisnis dengan modal terjangkau,” kata Luigi.

     

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Hotel Aston Jember dan media massa lokal atas dukungan dalam pelaksanaan berbagai program edukasi yang digagas AFC. Luigi dijadwalkan berada di Jember mulai 9 Desember 2025.

     

    Fokus pada Edukasi dan Pengembangan Komunitas

     

    AFC menyebut misinya di Indonesia adalah memperluas akses masyarakat terhadap peluang usaha serta meningkatkan literasi mengenai kesehatan, khususnya terkait gaya hidup dan penuaan. “Kami berharap kerja sama yang sudah berjalan dengan baik di berbagai kota dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Luigi.

     

     

    ( erman)

  • Aksi Sosial Berkelanjutan, KJJT Jember Kembali Tebar Bantuan Beras untuk Warga Ajung Kulon

    Aksi Sosial Berkelanjutan, KJJT Jember Kembali Tebar Bantuan Beras untuk Warga Ajung Kulon

    JEMBER – Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Jember kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui penyaluran bantuan beras kepada warga prasejahtera di Dusun Ajung Kulon, Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Jumat (5/12/2025). Bantuan yang dibagikan langsung dari rumah ke rumah ini menyasar lansia, dhuafa, dan keluarga kurang mampu di sekitar kantor KJJT Jember.

     

    Aksi kemanusiaan gelombang kedua tersebut dilaksanakan menggunakan metode door-to-door dan mendapat pendampingan dari perangkat desa setempat, P. Kampung Joko Trimulyanto. Pendampingan ini sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai data warga yang membutuhkan.

     

    Ketua KJJT Jember, Yunus Safari, menegaskan bahwa metode penyaluran langsung menjadi pilihan utama demi efisiensi serta menjaga transparansi.

    “Kami ingin bantuan ini benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan tanpa perantara. Dengan didampingi langsung oleh P. Kampung Joko Trimulyanto, validasi data penerima manfaat menjadi lebih terjamin,” ujarnya.

     

    Apresiasi Perangkat Desa

    P. Kampung Joko Trimulyanto yang turut menemani tim KJJT Jember berkeliling menyampaikan apresiasinya atas konsistensi komunitas jurnalis tersebut dalam membantu warga sekitar.

    “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian teman-teman jurnalis KJJT. Bantuan ini sangat berarti bagi warga Ajung Kulon. Semoga kegiatan positif ini bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi komunitas lain,” ungkapnya.

     

    Program Sosial Berkelanjutan

    Sejak menempati kantor baru pada akhir tahun lalu, KJJT Jember telah menjadikan kegiatan sosial sebagai bagian dari agenda rutin. Sebelumnya, peresmian kantor juga diisi dengan santunan anak yatim dan dhuafa, yang menegaskan komitmen sosial organisasi tersebut.

     

    Humas KJJT Jember, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut sebagai bentuk kedekatan mereka dengan masyarakat.

    “Ini adalah gelombang kedua penyaluran bantuan kami. Kami berkomitmen untuk mengadakan kegiatan sosial secara berkala sebagai bentuk kepedulian kepada warga Jember, khususnya di wilayah Ajung,” ujarnya.

     

    Inisiatif KJJT Jember ini diharapkan dapat menginspirasi komunitas lain untuk ikut terlibat dalam gerakan solidaritas sosial. Selain membantu meringankan beban ekonomi warga, kegiatan ini turut mempererat hubungan emosional antara jurnalis dan masyarakat lokal di Kabupaten Jember.

    ( laili)

  • Wakapolri Terima Disway Award, Polri Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Media

    Wakapolri Terima Disway Award, Polri Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Media

    JAKARTA – Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menerima langsung penghargaan Disway Award 2025 dalam kategori Lembaga Negara & Regulator Terpopuler mewakili Kapolri. Penghargaan diberikan pada acara penganugerahan di Jakarta, Kamis (4/12/2025), sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Polri dalam menghadirkan informasi publik yang cepat, jernih, dan bermanfaat.

    Usai menerima penghargaan, Karo Multimedia Divhumas Polri, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa Polri Akan Terus Mengutamakan Kepercayaan Publik.

    Brigjen Pol Ade Ary menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Polri untuk semakin meningkatkan kualitas keterbukaan informasi dan pelayanan kepada publik. “kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Disway ID dan seluruh masyarakat. Penghargaan ini menunjukkan kepercayaan publik yang harus kami jaga dengan kinerja yang semakin baik,” ujar Ade Ary. Ia menyampaikan pesan dari Kapolri pentingnya menghadirkan informasi secara cepat dan akurat sebagai bagian dari pelayanan Polri.

    “Bapak Kapolri selalu mengingatkan bahwa informasi harus segera diketahui masyarakat. Ini menjadi komitmen kami dalam menyampaikan informasi yang benar, jernih, dan bermanfaat bagi publik,” tambahnya.

    Ade Ary menjelaskan bahwa Kapolri memberi perhatian besar terhadap kemitraan strategis Polri dengan media, termasuk Disway ID, dalam menjaga ruang informasi yang sehat dan mendorong edukasi publik. “Bapak Kappolri sangat mengapresiasi sinergi yang sudah terbangun dengan Disway ID. Kolaborasi ini terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam literasi digital dan informasi yang objektif,” ungkapnya. Ia turut menyampaikan harapan Kapolri agar Disway ID semakin berkembang dan memberikan kontribusi semakin besar.“Atas arahan Bapak Wakapolri, kami menyampaikan selamat dan mendoakan keberkahan untuk Disway ID agar terus maju dan memberikan manfaat luas,” tuturnya.

    Penilaian Disway Award Dilakukan Secara Objektif dan Nasional

    Disway Award 2025 diberikan kepada 522 brand dan lembaga populer Indonesia, dengan proses penilaian oleh lembaga profesional Infovesta melalui survei nasional. Pendiri Disway, Dahlan Iskan, menegaskan bahwa hasil penghargaan mencerminkan kepercayaan dan persepsi masyarakat terhadap kinerja brand dan lembaga.

    Polri Tegaskan Pelayanan dan Keterbukaan Informasi sebagai Prioritas Utama

    Ade Ary kembali menyampaikan arahan Wakapolri terkait komitmen Polri dalam menjaga kepercayaan publik. “Bapak Wakapolri menekankan bahwa Polri harus semakin hadir dengan pelayanan yang cepat, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Penghargaan ini menjadi pengingat agar kami terus memperkuat kedekatan dan komunikasi dengan publik,” tutupnya.

    (Red)

  • Trust Legal law firm, Soroti Penolakan Pencabutan Laporan, Polres Jember Menjadi Perhatian Polda dan Mabes Polri

    Trust Legal law firm, Soroti Penolakan Pencabutan Laporan, Polres Jember Menjadi Perhatian Polda dan Mabes Polri

    Jember, 04 Desember 2025 Proses hukum terkait dugaan pelecehan yang melibatkan seorang pemuda bernama Feri dan Valen kembali mencuat setelah Winarsih LBH yang akrab disapa Bunda Bali, mendatangi Polres Jember untuk mengajukan permohonan pencabutan laporan.

     

    Kedatangan Winarsih bersama BI IS, SH. yang juga merupakan bagian dari Trust legal Law firm, bertujuan menyerahkan surat resmi permohonan pencabutan laporan. Menurutnya, kedua belah pihak telah menandatangani surat perdamaian dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, termasuk penyelesaian finansial.

     

    Namun, upaya tersebut belum dapat diterima oleh penyidik. Winarsih menyebut bahwa alasan penolakan adalah karena aturan perundang-undangan serta belum adanya tanda tangan langsung dari Feri, melainkan hanya tanda tangan orang tua Feri dan Valen.

     

    “Semuanya sudah damai, sudah saling memaafkan. Secara finansial juga sudah diganti. Tapi dari penyidik mengatakan tidak bisa dicabut karena aturan undang-undang dan tidak ada tanda tangan Feri,” ujar Winarsih.

     

    Ia mengaku tidak mengetahui alasan pasti di balik penolakan itu. Winarsih berharap Kapolres Jember dapat mempertimbangkan permohonan pencabutan laporan tersebut. Ia juga menyinggung adanya dugaan permintaan ‘angka tertentu’ sebelum proses perdamaian dapat difasilitasi, yang menurutnya tidak selaras dengan prinsip penegakan hukum.

     

    Winarsih kemudian memaparkan kronologi kejadian awal. Menurutnya, insiden bermula ketika Feri mengunjungi tempat kos Valen di kawasan Rengganis dengan tujuan mengajak membeli kopi atau makanan. Dalam pertemuan itu terjadi kontak fisik yang kemudian dianggap sebagai pelecehan. Valen disebut awalnya hanya ingin menyelesaikan masalah tersebut di tingkat satpam atau pihak keamanan setempat, namun kasus berlanjut hingga ke kepolisian.

     

    Karena merasa ada kejanggalan dalam proses penanganan kasus, Winarsih akhirnya melaporkan hal ini ke Mabes Polri. Ia menyebut telah berkomunikasi dengan pejabat di tingkat pusat yang dikabarkan segera menurunkan tim ke Jember.

     

    “Alhamdulillah, dari Mabes Polri sudah merespons. Besok rencananya pihak Polda Surabaya dan Propam akan turun langsung ke Polres Jember untuk menindaklanjuti,” ujarnya.

     

    Winarsih berharap langkah tersebut dapat membawa keadilan, terutama bagi masyarakat kecil yang menurutnya kerap kesulitan menghadapi proses hukum.

     

    “Harapannya, tidak ada lagi kejadian seperti ini. Kasihan masyarakat kecil kalau harus menghadapi proses yang membingungkan,” tutupnya.

    ( red)

  • Advokat Jember Geruduk Polres, FKADJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Profesi

    Advokat Jember Geruduk Polres, FKADJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Profesi

    JEMBER, 1 Desember 2025 — Sebanyak 25 advokat yang tergabung dalam Forum Kerabat Advokat Jember (FKADJ) mendatangi Polres Jember pada Senin siang untuk mengajukan permohonan audiensi terkait dugaan kriminalisasi terhadap salah satu rekan seprofesi mereka.

     

    Rombongan FKADJ tiba di Mapolres Jember sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung disambut perwakilan kepolisian. Kehadiran mereka menarik perhatian karena menyangkut isu penting mengenai independensi dan perlindungan profesi advokat.

     

    Lutfian, Koordinator FKADJ, menjelaskan bahwa permohonan audiensi tersebut merupakan bentuk solidaritas serta langkah untuk memastikan proses hukum yang tengah berjalan tetap berada pada koridor keadilan.

     

    “Kami hadir untuk memastikan bahwa hak-hak advokat tetap terlindungi, sekaligus meminta penjelasan terkait dugaan kriminalisasi ini,” ujarnya.

     

    Menurut Lutfian, FKADJ menilai proses hukum yang dihadapi rekan mereka berpotensi menimbulkan preseden buruk bagi kebebasan advokat dalam menjalankan tugas pembelaan. Situasi ini dikhawatirkan dapat mengancam independensi profesi hukum di Kabupaten Jember.

     

    Dalam permintaan audiensi tersebut, FKADJ berharap Polres Jember dapat memberikan klarifikasi secara terbuka serta meninjau kembali dugaan kriminalisasi yang dilaporkan. Mereka juga menekankan pentingnya imunitas advokat sebagaimana telah diatur dalam undang-undang.

     

    Selain itu, FKADJ meminta seluruh proses hukum dapat berjalan transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap profesi advokat dan penegakan hukum di daerah.

     

    Lutfian menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk memberi tekanan kepada aparat, melainkan untuk memastikan persoalan hukum yang dihadapi rekan mereka dapat diselesaikan secara profesional dan terbuka.

     

    “Audiensi ini kami ajukan sebagai sarana mediasi agar persoalan hukum tidak melebar dan tetap ditangani dengan cara yang sesuai prosedur,” tuturnya.

     

    Hingga berita ini diturunkan, permohonan audiensi masih dalam proses koordinasi dengan pihak Polres Jember. Jadwal resmi pertemuan diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.

     

    Kasus ini menjadi sorotan publik karena berkaitan dengan isu perlindungan profesi advokat serta independensi hukum di Indonesia. Keberadaan FKADJ kembali menegaskan peran organisasi ini dalam mengawal hak-hak profesi hukum di tingkat lokal.

    ( red)

  • KJJT Jember Hadirkan Kepedulian Lewat Sembako

    KJJT Jember Hadirkan Kepedulian Lewat Sembako

    JEMBER, jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Cabang Jember kembali menggelar kegiatan sosial Jumat Berkah pada Jumat (28/11/2025). Bertempat di halaman kantor KJJT di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Ajung, mereka menyiapkan kantong beras dan paket sembako yang dibagikan kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan tersebut.

     

    Kegiatan ini merupakan agenda rutin KJJT Jember, yang selain menyalurkan bantuan, juga menjadi ajang jurnalis mendekatkan diri dengan masyarakat dan mendengar aspirasi warga. Meski bantuan yang diberikan tidak besar secara nilai materi, aksi ini menjadi cermin kepedulian jurnalis terhadap lingkungan sekitar.

     

    Ketua KJJT Jember, Yunus, memimpin langsung penyerahan bantuan ke rumah-rumah warga, termasuk anak yatim dan piatu serta keluarga prasejahtera. Yunus menegaskan bahwa yang utama bukan besar kecilnya bantuan, melainkan konsistensi dan ketulusan dalam memberi.

     

    “Kadang yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya materi, tetapi juga perhatian. Rasa peduli yang kita tunjukkan membawa dampak moral dan sosial yang besar, baik bagi penerima maupun pemberi,” ujar Yunus.

     

    Aksi sosial tersebut mendapat sambutan hangat dari warga. Salah seorang penerima bantuan mengatakan, “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Terima kasih kepada para jurnalis yang peduli.”

     

    Selain berdampak sosial, kegiatan ini juga menjadi momen konsolidasi internal bagi anggota KJJT Jember, di tengah tekanan dan rutinitas kerja jurnalistik. Yunus mengajak masyarakat luas untuk turut menebar kebaikan dan kepedulian, meski dengan kemampuan terbatas.

     

    Ke depan, KJJT Jember berencana memperluas program sosial, termasuk pendidikan literasi media, pendampingan warga terkait hoaks, dan program berbasis lingkungan. Kegiatan sederhana ini menjadi pengingat bahwa jurnalis bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memikul tanggung jawab moral untuk menebarkan kebaikan.

    ( red)

  • Ahli Waris Sah Miliki Tanah di Desa Karangharjo

    Ahli Waris Sah Miliki Tanah di Desa Karangharjo

    JEMBER, Sengketa kepemilikan sebidang tanah di Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, akhirnya mendapat klarifikasi resmi pada Jumat, 27 November 2025. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh kuasa hukum ahli waris, yakni Bunda Bali LBH dan BI IS, S.H., bagian dari tim hukum TRUST LEGAL LAW FIRM.

     

    Dalam keterangan resminya kepada awak media, tim hukum menjelaskan bahwa berdasarkan hasil verifikasi mendalam terhadap dokumen waris, silsilah keluarga, serta bukti administratif yang dimiliki, tanah tersebut merupakan harta bersama (gono-gini) antara almarhum Haji Sayadi dan almarhumah Hajah Suaidah.

     

    “Setelah kami menelaah seluruh dokumen yang diberikan, dapat dipastikan bahwa tanah tersebut adalah harta bersama yang diperoleh setelah pernikahan. Karena tidak pernah ada perceraian dan perpisahan terjadi karena meninggal dunia, maka hak kepemilikan wajib diteruskan oleh ahli waris dari kedua belah pihak,” tegas Bunda Bali LBH.

     

    Dasar Legalitas Penguasaan Tanah oleh Ahli Waris

     

    Perwakilan TRUST LEGAL LAW FIRM lainnya, BI IS, S.H., menegaskan bahwa pemasangan banner telah sesuai dengan dasar hukum waris yang berlaku di Indonesia.

     

    “Titin aliyatur rahmah merupakan ahli waris sah dari almarhumah Hajah Suaidah. Oleh sebab itu, pemasangan banner dan penguasaan tanah tersebut memiliki legalitas penuh. Selain itu, hingga hari ini tidak ada gugatan atau sengketa resmi yang diajukan oleh pihak manapun,” ujarnya.

     

    Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memegang dokumen lengkap yang meliputi keterangan waris, pernyataan waris, hingga bukti administratif lain yang memperkuat kedudukan hukum klien.

     

    Harapan untuk Menghindari Kesalahpahaman Masyarakat

     

    TRUST LEGAL LAW FIRM berharap klarifikasi ini dapat meredam berbagai spekulasi publik dan memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat Desa Karangharjo serta sekitarnya.

     

    “Kami menyampaikan penjelasan ini agar masyarakat tidak salah menafsirkan situasi. Semua langkah hukum yang ditempuh telah sesuai aturan dan bukti yang ada sangat jelas,” tutup tim hukum.

     

    ( erman)

  • Diterpa Isu di Medsos, PT Wredatama 3 Pilar Pastikan Perumahan GPI Sesuai Regulasi

    Diterpa Isu di Medsos, PT Wredatama 3 Pilar Pastikan Perumahan GPI Sesuai Regulasi

    Jember — Perwakilan PT Wredatama 3 Pilar, Muhammad Rofik, menegaskan bahwa seluruh proses perizinan Perumahan Grand Permata Indah (GPI) telah sesuai prosedur dan dinyatakan lengkap oleh dinas terkait. Hal itu disampaikan Rofik dalam wawancara bersama awak media terkait berbagai isu yang berkembang di masyarakat dan media sosial.

     

    Rofik yang telah lebih dari lima tahun bekerja di lingkungan perumahan GPI menjelaskan bahwa dirinya terlibat langsung dalam pengurusan perizinan sejak awal. “Untuk perizinan dari awal sampai akhir, kebetulan saya yang mengurus dan dibantu Ibu Titin. Semua dokumen legalitas sudah lengkap dan clear,” ujarnya.

     

    Kerja Sama Makam dan Fasum Sudah Sesuai Ketentuan

     

    Menanggapi isu adanya lahan makam yang disebut bermasalah, Rofik menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Pada tahun 2021, pihak perusahaan telah menjalin kerja sama dengan makam umum setempat, yang ditandatangani langsung oleh lurah saat itu.

     

    “Kerja sama itu resmi dan merupakan salah satu syarat dalam proses perizinan set plan. Semua sudah sesuai aturan,” jelasnya.

     

    Ia juga menambahkan bahwa fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang dipertanyakan sebagian warga sudah tercantum jelas dalam set plan yang diberikan kepada setiap pembeli rumah. Bahkan, pihak dinas telah turun langsung beberapa bulan lalu untuk memastikan keberadaan fasum–fasos tersebut.

     

    “Mereka sudah melihat, memfoto, dan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan di dinas. Jadi semua sesuai data,” ujar Rofik.

     

    Perizinan Ditandatangani Bupati

     

    Menurut Rofik, seluruh izin, termasuk izin lokasi pada tahun 2018, ditandatangani langsung oleh Bupati Jember saat itu, Faida. Ia menilai bahwa hal tersebut menjadi bukti kuat bahwa legalitas perumahan tidak bermasalah.

     

    “Kalau izin yang ditandatangani bupati masih diragukan, saya sendiri bingung. Tapi warga punya hak untuk menyampaikan pendapat. Kami tetap menghargai itu,” ujarnya.

     

    Terkait Aduan Warga, PT Serahkan ke Lawyer

     

    Terkait perkembangan aduan beberapa warga hingga ranah DPRD dan Inspektorat, Rofik menyebut bahwa PT Wredatama 3 Pilar telah menunjuk kuasa hukum untuk menangani sisi hukumnya. Ia sendiri hanya memberikan penjelasan berdasarkan data legalitas yang ia kelola.

     

    “Saya tidak berani berkomentar jauh soal langkah hukum. Itu sudah di-handle lawyer. Saya hanya menyampaikan data sesuai dokumen resmi,” katanya.

     

    Siap Perbaiki Irigasi Menunggu Petunjuk Dinas

     

    Salah satu aduan yang sempat mencuat adalah persoalan irigasi. Rofik mengatakan bahwa pihaknya telah meminta arahan dari Bina Marga Provinsi maupun Kabupaten Jember. Surat permohonan arahan teknis sudah dikirim dan kini menunggu balasan.

     

    “Jika memang harus ada perbaikan, perusahaan siap. Selama itu masih dalam kemampuan PT, pasti akan dilakukan,” tegasnya.

     

    Ia menambahkan bahwa beberapa perbaikan selokan dan drainase sebelumnya sudah dilakukan sesuai permintaan warga.

     

    Harapan PT Wredatama 3 Pilar

     

    Di tengah dinamika yang terjadi, Rofik berharap semua pihak dapat melihat persoalan berdasarkan data resmi, bukan opini yang berkembang di media sosial.

     

    “Harapan kami, segala sesuatu dibicarakan sesuai data. Perusahaan siap bermediasi dan mengikuti aturan yang berlaku,” pungkasnya.

    ( erman)

  • Polresta Malang Kota Gandeng UMM Gencarkan Roadshow Anti-Bullying

    Polresta Malang Kota Gandeng UMM Gencarkan Roadshow Anti-Bullying

    KOTA MALANG – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas kekerasan terus diperkuat Polresta Malang Kota Polda Jatim.

     

    Bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Polresta Malang Kota Polda Jatim menggelar Sosialisasi Anti-Bullying dan Bahaya Narkoba bertajuk “Dari Kota Malang untuk Indonesia” di SMP Negeri 3 Kota Malang, Selasa (25/11/2025).

     

    Kegiatan ini menjadi bagian dari roadshow edukasi ke sekolah-sekolah dalam rangka membangun kesadaran sejak dini terkait ancaman perundungan yang memprihatinkan.

     

    Sosialisasi diikuti ratusan pelajar dan dikemas melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga sesi tanya jawab terbuka untuk menggali pemahaman siswa mengenai dampak serius bullying maupun risiko penyalahgunaan narkoba.

     

    Kegiatan ini menekankan nilai preventif, kolaboratif, dan sinergi antarinstansi demi memperkuat ketahanan peserta didik terhadap kekerasan dan pengaruh negatif di lingkungan sosial.

     

    Data Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota mencatat bahwa kasus perundungan di Kota Malang menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir.

     

    Sepanjang 2024 terdapat enam laporan, dan bertambah menjadi delapan kasus pada 2025.

     

    Mayoritas korban merupakan pelajar jenjang SMP, dengan bentuk kekerasan fisik paling mendominasi.

     

    Kanit PPA Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut menjadi alasan utama kepolisian menggencarkan roadshow sosialisasi ke sekolah-sekolah sebagai langkah preventif.

     

    “Banyak kasus bullying dilakukan oleh siswa-siswi SMP. Karena itu kami memilih jenjang SMP dan SMA sebagai sasaran utama agar angka perundungan bisa ditekan melalui edukasi sejak dini,” ujarnya.

     

    Menurutnya, dampak paling berat dari perundungan di Kota Malang adalah gangguan mental.

     

    Kondisi itu dialami korban yang mengalami kekerasan secara berulang dalam kurun waktu lama.

     

    Sejumlah kasus bahkan terjadi di luar lingkungan sekolah, seperti di area sepi ataupu lokasi tongkrongan sepulang sekolah.

     

    Motif pelaku pun bervariasi, mulai dari keinginan menunjukkan superioritas, salah paham antarkelompok, hingga masalah asmara remaja.

     

    Dalam sosialisasi ini, Polresta Malang Kota bersama UMM menjelaskan bentuk-bentuk bullying, dampaknya, hingga konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelaku.

     

    Penekanan diberikan pada pentingnya pelajar berani melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan.

     

    Sabrina Kirana, salah satu siswi kelas 7 SMPN 3, mengakui kegiatan ini membuka wawasan penting dan membuat para pelajar lebih siap menghadapi situasi perundungan.

     

    “Dengan adanya sosialisasi ini, kami jadi tahu apa yang harus dilakukan jika menjadi korban atau saat melihat tindakan bullying dan paham bahwa bullying serta narkoba tidak hanya melukai fisik tetapi juga sangat mengganggu mental dan masa depan,” ujarnya.

     

    Seperti yang sudah disampaikan awal sambutan, Kepala SMPN 3 Kota Malang Drs. Teguh Edy Purwanta menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Polresta Malang Kota dan UMM dalam memberikan edukasi komprehensif kepada siswanya.

     

    “Narkoba dan bullying sangat berdampak pada kesehatan mental, prestasi, dan masa depan anak-anak kami. Karena itu, sosialisasi seperti ini sangat penting untuk membuka kesadaran dan keberanian siswa dalam menjaga diri dan lingkungan,” ujarnya.

     

    Roadshow edukasi anti-bullying Polresta Malang Kota bersama UMM menggambarkan komitmen kuat dalam menciptakan ruang belajar yang aman, kondusif dan berorientasi pada pembentukan karakter positif pelajar menuju Indonesia Emas 2045. ( red)