Penulis: Antv7

  • AFC Tancap Gas di Jember, Targetkan 7 LOP di Jawa Timur

    AFC Tancap Gas di Jember, Targetkan 7 LOP di Jawa Timur

    JEMBER – Asayama Family Club (AFC) terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan bisnis dan peluang kesehatan di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Jember. Hal ini ditandai dengan suksesnya Life Science Opportunity Preview (LOP) AFC yang digelar perdana di Hotel Aston Jember, dengan menghadirkan Dr. Luigi Ariawan, Medical Expert Bushido AFC.

     

    Dr. Luigi menjelaskan bahwa kegiatan LOP ini merupakan bagian dari strategi kontinuitas dan edukasi rutin kepada masyarakat terkait peluang bisnis dan kesehatan berbasis life science dari AFC.

     

    “LOP ini sebenarnya sudah rutin kami lakukan. Saya sendiri sudah tiga kali membawakan LOP di Jember, mulai dari Hotel Sulawesi, kemudian Hotel Java Lotus, dan sekarang naik kelas di Hotel Aston. Ke depannya, Hotel Aston akan menjadi tempat rutin pelaksanaan LOP AFC di Jember,” ungkap Dr. Luigi.

     

    LOP perdana di Hotel Aston ini mendapat dukungan penuh dari manajemen hotel dan dihadiri sekitar 150 peserta. Meski berlangsung di bulan Desember yang bertepatan dengan musim liburan, antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi. Menariknya, sekitar 65 peserta merupakan orang baru yang belum tergabung sebagai member AFC.

     

    “Ini adalah tanda-tanda yang sangat baik, baik untuk LOP Jember maupun untuk masyarakat Jember secara umum. Artinya, bisnis AFC sudah mulai bergerak dan diterima di Kota Jember,” tambahnya.

     

    Dr. Luigi juga berharap kegiatan serupa dapat terus diduplikasi oleh tim AFC Jember pada bulan-bulan berikutnya. Bahkan, pada Februari mendatang, ia berencana menggelar tujuh LOP di wilayah tapal kuda, termasuk Jember, Banyuwangi, Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.

     

    “Semoga apa yang saya lakukan ini bisa memberikan manfaat bagi orang banyak, khususnya masyarakat Jawa Timur dan Jember. AFC hadir bukan hanya menawarkan bisnis, tetapi juga peluang kesehatan berbasis ilmu pengetahuan dari Jepang,” jelasnya.

     

    Di akhir acara, Dr. Luigi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah berkontribusi menyukseskan LOP Jember. Ia berharap kegiatan ini dapat terus digelar secara rutin setiap bulan sebagai upaya memperluas edukasi dan mensyiarkan peluang bisnis serta kesehatan dari Asayama Family Club Jepang.

    ( erman)

  • Komitmen Kepedulian, KJJT Jember Rutin Salurkan Beras untuk Masyarakat Rentan

    Komitmen Kepedulian, KJJT Jember Rutin Salurkan Beras untuk Masyarakat Rentan

    JEMBER — Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Cabang Jember kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga dhuafa di Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jumat (12/12/2025).

     

    Pada kegiatan kali ini, pengurus KJJT Jember mendatangi langsung dari rumah ke rumah warga yang dinilai layak menerima bantuan, guna memastikan penyaluran tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

     

    Ketua KJJT Cabang Jember, Yunus, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap kondisi sosial masyarakat, sekaligus komitmen KJJT untuk terus hadir memberikan manfaat nyata di luar tugas utama sebagai penyampai informasi.

     

    > “Selain menjadi penyambung lidah masyarakat lewat pemberitaan, kami di KJJT ingin terlibat langsung membantu warga yang membutuhkan. Dengan mendatangi rumah-rumah warga, kami memastikan bantuan benar-benar diterima kaum dhuafa,” ujar Yunus.

     

    Ia menambahkan bahwa kegiatan penyaluran beras ini merupakan program rutin yang dilakukan setiap hari Jumat oleh KJJT Jember, dan akan terus berlanjut di berbagai wilayah Kabupaten Jember.

     

    Para warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian KJJT Jember. Bantuan beras 5 kilogram tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit.

     

    Melalui program bakti sosial yang dilakukan secara berkelanjutan ini, KJJT Jember berharap dapat mempererat kedekatan antara wartawan dan masyarakat serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

    ( red)

  • Tradisi dan Kehangatan Menyatukan Warga di Kediaman Ketua Perseban

    Tradisi dan Kehangatan Menyatukan Warga di Kediaman Ketua Perseban

    JEMBER, 8 Desember 2025 – Tradisi dan solidaritas komunitas tetap menjadi pilar kehidupan masyarakat Jember, terlihat jelas pada acara slametan 1000 hari wafatnya almarhumah Ibu Suntiyah, ibunda Bapak Markuat, Ketua Komunitas Ban/Perseban. Acara digelar bersamaan dengan pertemuan rutin komunitas di kediaman Bapak Markuat, wilayah Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Rabu malam.

    Prosesi slametan atau nyewu berlangsung khidmat, dipimpin Ustadz Mawi dari Gumuk Bago. Puluhan anggota komunitas yang sehari-hari sibuk di dunia bengkel dan bisnis ban duduk bersama, melantunkan doa dan tahlil. Kehadiran mereka menunjukkan solidaritas tinggi, menegaskan bahwa komunitas bukan sekadar wadah profesi, tetapi keluarga kedua yang siap mendukung dalam suka maupun duka.

    “Ini hajat keluarga kami sekaligus kesempatan silaturahmi dengan anggota komunitas,” ujar Bapak Markuat, yang akrab disapa Pak Kua.

     

    Usai doa bersama, pertemuan rutin komunitas tetap dilanjutkan. Agenda membahas fluktuasi harga ban, strategi pemasaran, serta rencana kegiatan sosial berikutnya. Wakil Ketua Widi Bahtiar mengatakan, “Biasanya kita bertemu di tempat netral, tapi kali ini di kediaman ketua yang sedang berduka. Ini menunjukkan solidaritas kami mendukung Pak Markuat dan keluarga.”

    Acara ini menjadi contoh harmonis antara tradisi Jawa dan aktivitas organisasi modern. Di tengah hidangan khas slametan, tawa, canda, dan diskusi serius berjalan beriringan. Kediaman Bapak Markuat semalam menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual, menegaskan bahwa nilai kekeluargaan dan solidaritas komunitas tetap menjadi denyut nadi masyarakat Jember.

    ( laili black)

  • Slog Polri Percepat Distribusi Bantuan ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana Melalui Jalur Udara dan Laut

    Slog Polri Percepat Distribusi Bantuan ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana Melalui Jalur Udara dan Laut

    Jakarta – Polri melalui Staf Logistik (Slog) mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

     

    Hal ini disampaikan Karo Faskon Slog Polri, Brigjen Pol. Moch Sagi Dharma Adhyakta, S.H., saat memberikan keterangan di Gudang D Slog Polri Cipinang, Jakarta Timur pada Rabu (10/12). Brigjen Sagi menjelaskan bahwa seluruh bantuan dihimpun dari gudang logistik Polri berdasarkan laporan kebutuhan dari masing-masing wilayah. “Kami dari Logistik Polri telah menyiapkan bantuan sesuai kondisi di tiga provinsi tersebut,” ujarnya.

     

    Bantuan awal yang dikirim mencakup obat-obatan, makanan cepat saji, perlengkapan penyelamatan, serta dukungan bagi personel Polri, termasuk 600 pasang pakaian dinas dan rencana tambahan 10.000 pasang.

     

    Selain kebutuhan masyarakat seperti makanan bayi, pakaian, dan kebutuhan perempuan, Polri juga mengaktifkan perangkat Wontek untuk memperkuat jaringan komunikasi di daerah yang terisolir.

     

    Pengiriman dilakukan setiap hari melalui jalur darat dan udara menggunakan fasilitas Polri, termasuk pesawat, helikopter, hingga kargo penerbangan.

    “Fokus sebelumnya adalah Aceh Tamiang yang sempat tertutup akses. Alhamdulillah sekarang seluruh barang sudah dapat masuk,” jelas Brigjen Sagi.

     

    Untuk daerah yang tidak bisa dilewati jalur darat, bantuan dipusatkan lebih dulu di Bandara Kualanamu sebelum diteruskan menggunakan helikopter.

     

    Brigjen Sagi menutup keterangan dengan memastikan Polri akan terus menjaga kelancaran distribusi. “Bila jalur darat memungkinkan, kami tetap tempuh jalur darat. Demikian penjelasan kami, terima kasih,” pungkasnya.

    ( red)

  • Dinsos Jember Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 1.654 KPM di Desa Bintoro

    Dinsos Jember Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 1.654 KPM di Desa Bintoro

    Jember — Sebanyak 1.654 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Bintoro, Kecamatan Patrang, menerima bantuan beras 20 kilogram dan 4 liter minyak goreng dari Dinas Sosial Kabupaten Jember. Penyaluran berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, di Balai Desa Bintoro dengan pengawasan langsung perangkat desa dan petugas Dinsos.

     

    Bantuan pangan ini merupakan program kerja sama antara Dinas Sosial Jember dan Bulog sebagai upaya menjaga stabilitas pangan masyarakat berpenghasilan rendah, terlebih di tengah kondisi harga beras yang terus melambung tinggi.

     

    Perangkat desa yang ditemui tim media menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah terdaftar sebagai KPM sesuai data resmi. “Total penerima ada 1.654 KPM, seluruhnya sudah terdata dan hari ini masing-masing menerima 20 kilogram beras dan minyak goreng,” ujarnya.

     

    Proses pembagian berlangsung kondusif dengan antrean tertib berkat kolaborasi petugas Dinsos, perangkat desa, serta kehadiran Babinkamtibmas dan Babinsa yang turut memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

     

    Pihak Dinsos menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok keluarga. “Bantuan beras dan minyak goreng ini bertujuan meringankan beban masyarakat miskin. Kami berharap dapat digunakan sesuai kebutuhan sehari-hari,” kata salah satu petugas.

     

    Program penyaluran cadangan pangan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan mengurangi beban ekonomi warga kurang mampu di Kabupaten Jember.

     

    ( Baron)

  • Polantas Menyapa, Satlantas Polres Jember Perkuat Pelayanan Publik di Kantor Samsat Bersama

    Polantas Menyapa, Satlantas Polres Jember Perkuat Pelayanan Publik di Kantor Samsat Bersama

    Jember – Satlantas Polres Jember Polda Jawa Timur terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis melalui program unggulan “Polantas Menyapa”. Program ini menjadi langkah nyata reformasi pelayanan publik di tubuh Polri, khususnya dalam pelayanan di Kantor Samsat Bersama wilayah Polres Jember.

     

    Dalam implementasinya, personel lalu lintas turun langsung ke pusat layanan masyarakat untuk memberikan edukasi, pelatihan pra–tes praktik, serta memastikan setiap layanan kepolisian berjalan sesuai prinsip profesionalisme dan akuntabilitas. Fokus utama kegiatan ini berada di area pelayanan SIM dan registrasi kendaraan bermotor.

     

    Kasat Lantas Polres Jember menegaskan bahwa Polantas Menyapa berfungsi sebagai sarana efektif dalam membangun kedekatan antara petugas dan masyarakat. Tidak hanya memberikan layanan administratif, petugas juga memberikan sosialisasi menyeluruh mengenai tata cara, ketentuan, dan biaya resmi penerbitan SIM serta proses registrasi kendaraan.

     

    “Program ini adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya.

     

    Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan memahami prosedur dan biaya legal sehingga tidak terjebak praktik percaloan. Satlantas Polres Jember juga memastikan standar zero pungli di seluruh lini pelayanan, baik di Satpas maupun Samsat. Petugas diwajibkan bersikap responsif serta memberikan solusi cepat terhadap kendala administratif yang dialami warga.

     

    Selain meningkatkan kualitas layanan, Polantas Menyapa juga menjadi strategi memperkuat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat. Melalui komunikasi terbuka serta pendekatan empatik, kepercayaan publik diharapkan tumbuh kembali.

     

    “Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga mitra pelayanan yang hadir dengan hati,” tambahnya.

     

    Dengan pelaksanaan yang berkelanjutan, Satlantas Polres Jember Polda Jatim optimistis program Polantas Menyapa mampu menciptakan ekosistem pelayanan lalu lintas yang modern, berintegritas, dan berpihak pada kebutuhan publik.

     

    ( erman)

  • Musim Hujan Pengaruhi Produksi Karet dan Kopi, Dirut PDP Kahyangan Jember Sampaikan Langkah Antisipasi

    Musim Hujan Pengaruhi Produksi Karet dan Kopi, Dirut PDP Kahyangan Jember Sampaikan Langkah Antisipasi

    JEMBER — Direktur Utama Perumda Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember, Sofyan Sauri, S.M., M.M., memberikan penjelasan terkait dampak musim penghujan terhadap produksi kopi dan karet di lingkungan PDP Kahyangan. Hal itu disampaikannya saat menjawab lima pertanyaan dari awak media, Selasa  10/12/2025

     

    Sofyan membenarkan bahwa kondisi cuaca saat ini berpengaruh terhadap hasil panen. “Tentu ada pengaruh. Musim penghujan pasti berdampak pada produksi, baik kopi maupun karet,” ujarnya.

     

    Namun demikian, faktor kualitas tidak sepenuhnya terdampak. Untuk komoditas kopi, masa panen telah lewat sehingga curah hujan tidak lagi memengaruhi kualitas biji. “Kalau kopi, quality tidak terpengaruh karena sudah lewat masa panennya,” jelasnya.

     

    Sementara untuk karet, hujan dapat memengaruhi kadar getah. “Kadar getah karet ini juga dipengaruhi oleh curah hujan, terutama kadar keringnya,” tambah Sofyan.

     

    Terkait kendala yang dihadapi para pekerja di kebun, Sofyan meluruskan bahwa pihaknya menyebut mereka sebagai pekebun atau penyadap, bukan petani. Menurutnya, gangguan terbesar terjadi ketika hujan turun pada malam hari hingga pagi. “Kalau hujan terjadi sekitar pukul 12 malam ke atas, itu pasti tidak ada produksi. Berbeda kalau hujan sore atau siang, masih bisa disiasati,” jelasnya.

     

    Untuk menjaga stabilitas produksi, Sofyan menegaskan bahwa kualitas hasil tetap dapat dikendalikan melalui proses pabrik. “Secara kualitas, baik musim hujan maupun kemarau, kami jaga. Yang paling tergantung cuaca itu aktivitas penyadap di lapangan. Kalau getah tercampur air, jelas mengganggu,” katanya.

     

    Di akhir penjelasan, Dirut PDP Kahyangan menyampaikan harapan kepada para pekebun agar tetap mengoptimalkan produksi selama musim penghujan. “Mudah-mudahan selama puncak musim hujan tidak turun hujan malam atau pagi karena itu sangat mengganggu proses penyadapan. Kalau hujan tengah malam atau dini hari, pekebun pasti tidak bisa bekerja karena batang karet basah,” tuturnya.

     

    Ia juga mengimbau pekebun tetap semangat bekerja di kondisi hujan siang atau sore, demi menjaga kontribusi utama karet terhadap pendapatan perusahaan. “Tetap optimalkan produksi, karena bagaimanapun karet adalah ujung tombak pendapatan PDP,” pungkasnya.

     

    ( erman)

  • Mencari Harapan Baru di Tengah Sulitnya Ekonomi, Warga Jambi Bersiap Sambut LOP AFC Bersama Dr. Luigi

    Mencari Harapan Baru di Tengah Sulitnya Ekonomi, Warga Jambi Bersiap Sambut LOP AFC Bersama Dr. Luigi

    JAMBI — Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah bagi banyak keluarga, sejumlah warga Jambi mulai mencari peluang baru untuk tetap bertahan dan berkembang. Situasi PHK, penutupan usaha, hingga menurunnya pendapatan menjadi cerita sehari-hari bagi sebagian masyarakat. Karena itu, kehadiran acara Live Opportunity Preview (LOP) AFC pada 20 Desember mendatang mendapat perhatian tersendiri.

     

    Di balik acara ini, hadir sosok Dr. Luigi Ariawan, Medical Expert Bushido AFC, yang selama delapan tahun terakhir dikenal aktif membangun komunitas dan memberikan edukasi kesehatan di berbagai kota. Setelah cukup lama tidak hadir secara langsung di Jambi, ia kembali membawa misi sederhana: memberikan ruang bagi masyarakat untuk memahami peluang usaha dan edukasi kesehatan yang kini diminati banyak orang.

     

    “Banyak orang sedang mencari harapan baru. Di situasi ekonomi seperti sekarang, kita butuh ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang untuk bangkit,” ujarnya dalam keterangan yang diterima panitia.

     

    AFC, yang memiliki latar sejarah panjang di Jepang dan telah beroperasi secara legal di Indonesia, berkembang melalui komunitas yang tersebar di berbagai daerah. Di Jambi sendiri, antusiasme anggota terus tumbuh. Sejumlah tenaga kesehatan, termasuk dr. Salahudin yang selama ini mendampingi komunitas AFC Jambi, juga direncanakan hadir untuk memberi penjelasan dari sisi medis dan penggunaan produk.

     

    Bagi sebagian masyarakat, peluang usaha rumahan dengan modal terjangkau menjadi jawaban terhadap tantangan saat ini. Banyak anggota komunitas AFC yang menjalankan kegiatan ini dari rumah, sembari tetap mengurus keluarga dan pekerjaan lainnya. Cerita-cerita seperti inilah yang kerap menarik perhatian peserta LOP di berbagai kota.

     

    “Kami ingin membawa informasi yang jelas, jujur, dan mudah dipahami. Masyarakat berhak mengetahui apa saja peluang yang bisa mereka coba, dan acara ini menjadi tempat untuk bertanya langsung,” kata Luigi.

     

    Panitia membatasi acara hanya untuk 100 peserta, agar sesi interaksi dan diskusi dapat berlangsung lebih dekat dan personal. Mereka berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk saling menguatkan, terutama bagi warga yang sedang mencari alternatif usaha atau sekadar menambah wawasan tentang kesehatan.

     

    Pendaftaran dapat dilakukan melalui koordinator acara, Sulaeman, yang selama ini aktif mendampingi komunitas AFC Jambi.

     

    Kontak pendaftaran:

    Sulaeman – Toreda AFC

    WhatsApp: +62 823-7144-4177

     

     

    ( erman)

  • Reses di Jember, Khurul Fatoni, SH Serap Aspirasi Warga dan Siap Bantu Pemulangan ABK Puger dari Sumbawa

    Reses di Jember, Khurul Fatoni, SH Serap Aspirasi Warga dan Siap Bantu Pemulangan ABK Puger dari Sumbawa

    JEMBER, antv7 — Anggota DPRD Kabupaten Jember, Khurul Fatoni, menggelar kegiatan reses di Desa Gerden, Jember, Jumat (5/12/2025). Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri Kepala Desa Gerden, jajaran PAC dan ranting se-Dapil 6, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

     

    Reses tersebut menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari kebutuhan infrastruktur pedesaan hingga fasilitas pertanian dan dukungan bagi kelompok tani. Namun, warga juga menyampaikan situasi darurat terkait empat Anak Buah Kapal (ABK) nelayan Puger yang dilaporkan terdampar di Sumbawa setelah hilang kontak sebelumnya.

     

    Aspirasi Dibuka Selebar Mungkin

     

    Dalam penyampaiannya, Khurul Fatoni menegaskan bahwa reses adalah sarana penting bagi dirinya untuk mendengar langsung suara masyarakat. Ia meminta warga menyampaikan usulan secara tertulis agar seluruh aspirasi dapat direkap dan diperjuangkan melalui mekanisme resmi.

     

    “Saya berjanji pada diri sendiri, jika suatu saat dipercaya masyarakat, saya harus terbuka. Maka hari ini, monggo panjenengan mengusulkan apa saja secara tertulis. Semua akan kami tampung dan perjuangkan sesuai mekanisme,” ujarnya.

     

    Politisi dari Partai NasDem itu juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat aspirasi sebelumnya yang belum dapat direalisasikan akibat proses teknis dan penganggaran yang tidak sepenuhnya berada dalam kewenangan legislatif.

     

    Penjelasan Proses dan Keterbatasan Usulan

     

    Khurul menjelaskan bahwa beberapa usulan masyarakat—seperti alat mesin pertanian, irigasi tersier, maupun jalan usaha tani—memerlukan verifikasi berlapis dari dinas terkait dan dipertimbangkan dalam penyusunan APBD.

     

    “Kadang masyarakat mengira anggota dewan tinggal tunjuk langsung jadi. Padahal ada proses, ada verifikasi, ada alokasi. Saya selalu terbuka mana yang bisa disetujui dan mana yang belum,” ujarnya.

     

    Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian dan ketahanan pangan tetap menjadi prioritas, sejalan dengan agenda nasional.

     

    Siap Bantu Pemulangan ABK Puger

     

    Menanggapi laporan warga mengenai empat ABK Puger yang terdampar di Sumbawa, Khurul Fatoni menyatakan komitmennya untuk ikut membantu pemulangan para nelayan tersebut.

     

    “Terkait ABK yang terdampar, kami siap membantu agar bisa dipulangkan dengan aman,” katanya.

     

    Penutup dengan Hiburan Warga

     

    Acara reses ditutup dengan hiburan elektron dan penampilan artis lokal, yang menambah suasana meriah dan mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

     

    ( erman)

  • Jember Resmi Buka Penerbangan Jember–Bali, Momentum Baru Kebangkitan Ekonomi Tapal Kuda

    Jember Resmi Buka Penerbangan Jember–Bali, Momentum Baru Kebangkitan Ekonomi Tapal Kuda

    JEMBER — Kabupaten Jember mencatat sejarah baru dalam konektivitas udara. Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama Anggota DPR RI Rivqy Abdul Halim, meresmikan penerbangan perdana rute Jember–Bali dan Bali–Jember pada Jumat (5/12/2025) di Bandara Notohadinegoro Jember.

     

    Rute baru ini dilayani maskapai Wings Air menggunakan pesawat ATR 72-500/600, menambah daftar konektivitas udara Jember yang sebelumnya hanya memiliki rute langsung ke Jakarta. Dengan demikian, Jember kini resmi terkoneksi ke dua pintu gerbang utama Indonesia: Jakarta dan Bali.

     

    Jembatan Harapan Baru bagi Ekonomi Jawa Timur Timur

     

    Perwakilan Lion Group, Dyfi Sucianti, menyebut dibukanya rute ini sebagai “jembatan harapan, jembatan ekonomi, dan jembatan kemajuan” bagi masyarakat Jember dan daerah sekitarnya seperti Lumajang, Situbondo, Bondowoso, hingga Probolinggo.

     

    “Rute ini akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Jember sebagai kawasan strategis di Jawa Timur bagian timur,” ujarnya.

     

    Bupati Fawait: Jember Kini Terhubung dengan Dua Pusat Indonesia

     

    Dalam sambutannya, Bupati Fawait menyampaikan bahwa keberhasilan membuka rute ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

     

    “Jember belum pernah terhubung dengan Jakarta, Jember belum pernah terhubung dengan Bali. Dan hari ini, dengan usaha kita bersama, akhirnya itu terwujud,” tegasnya.

     

    Ia menilai hadirnya penerbangan Jember–Bali merupakan momentum penting bagi kebangkitan ekonomi Jember, terutama karena Bali merupakan pusat pertumbuhan pariwisata nasional.

     

    “Ini momentum bangkitnya Jember sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapal Kuda,” kata Fawait.

     

    Dukungan Pemerintah Pusat dan Usulan Pengembangan Bandara

     

    Anggota DPR RI Gus Rivqy menilai penerbangan perdana ini merupakan bukti komitmen pemerintah pusat untuk mendorong kemajuan Jember.

     

    “Saya tegaskan, ini adalah titik awal perkembangan Jember. Saya usul ke Bupati, Jember harus terus menggenjot infrastruktur. Runway harus diperpanjang dan fasilitas bandara diperbesar agar semakin banyak wisatawan dan investor yang bisa masuk,” katanya.

     

    Antusiasme Warga Membludak: Kursi Terisi Penuh

     

    Presiden Direktur Lion Air Group, Captain Daniel Putut, mengungkapkan bahwa pada penerbangan perdana tersebut, 70 kursi pesawat Wings Air terisi penuh. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat Jember terhadap hadirnya rute baru ke Bali.

     

    Harapan Akan Masuknya Investor

     

    Mengakhiri acara, Bupati Fawait menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat—Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, DPR RI, serta Lion Group.

     

    “Semoga penerbangan ini mampu menarik banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Ini langkah besar menuju kemajuan Jember,” pungkasnya.

     

    ( erman)