Blog

  • Roadshow Dokter Luigi di Lampung: Antusiasme Tinggi Sambut Peluang Bisnis AFC

    Roadshow Dokter Luigi di Lampung: Antusiasme Tinggi Sambut Peluang Bisnis AFC

    Lampung menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian roadshow yang dipimpin oleh Dokter Luigi. Dua kota, yaitu Bandar Jaya di Lampung Tengah dan Bandar Lampung, sukses menjadi tuan rumah acara yang bertujuan memperkenalkan peluang bisnis AFC kepada masyarakat luas.

     

    Meskipun jumlah peserta yang hadir belum terlalu besar, dengan kisaran lebih dari 20 orang di setiap acara, antusiasme yang ditunjukkan sangat tinggi. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan menunjukkan ketertarikan terhadap konsep bisnis yang ditawarkan.

     

    AFC sendiri kini mulai memperluas jangkauannya ke berbagai kabupaten dan kota di daerah. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan modal yang relatif terjangkau, mulai dari kisaran tiga juta hingga dua puluh juta rupiah, AFC menawarkan potensi penghasilan yang menarik, bahkan diklaim bisa mencapai jutaan rupiah per hari.

     

    Menariknya, acara di Bandar Jaya juga dihadiri oleh sejumlah mantan calon legislatif yang sebelumnya pernah mengikuti pemilihan DPR. Kehadiran mereka menambah bobot diskusi, terutama terkait kemungkinan menjadikan program AFC sebagai bagian dari inisiatif peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

     

    Sementara itu, Bandar Lampung menunjukkan potensi perkembangan yang besar. Rencana untuk mengadakan acara rutin setiap bulan menjadi sinyal kuat bahwa minat masyarakat terhadap peluang bisnis ini terus tumbuh.

     

    Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Lampung, perjalanan roadshow berlanjut ke Jakarta. Malam ini, Dokter Luigi dijadwalkan akan mengisi acara di kawasan Gading Serpong, melanjutkan misi untuk memperkenalkan peluang bisnis AFC ke lebih banyak masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

    ( red)

  • LPK-RI Jember Manfaatkan Halal Bihalal untuk Perkuat Koordinasi Internal

    LPK-RI Jember Manfaatkan Halal Bihalal untuk Perkuat Koordinasi Internal

    JEMBER — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LPK-RI Jember menggelar kegiatan halal bihalal pada Minggu malam, 29 Maret 2026, di Gazebo Baratan. Kegiatan ini dimanfaatkan tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai ajang koordinasi dan konsolidasi antar pengurus.

     

    Acara yang dimulai sekitar pukul 18.00 WIB itu dihadiri Ketua DPC LPK-RI Jember, Bambang Hariyadi, bersama jajaran pengurus. Suasana berlangsung hangat dalam nuansa kebersamaan usai perayaan Idulfitri.

     

    Dalam keterangannya, Bambang mengatakan kegiatan halal bihalal menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal organisasi.

     

    “Selain sebagai tradisi setelah Idulfitri, kegiatan ini juga kami manfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi pengurus agar ke depan semakin solid dalam menjalankan program organisasi,” kata Bambang.

     

    Menurut dia, komunikasi yang baik antar pengurus menjadi kunci dalam menjaga kinerja organisasi. Karena itu, momentum kebersamaan seperti halal bihalal dinilai penting untuk menjaga hubungan tetap harmonis.

     

    Melalui kegiatan tersebut, DPC LPK-RI Jember berharap seluruh pengurus dapat terus meningkatkan sinergi dan kekompakan dalam menjalankan tugas serta program kerja organisasi.

    (erman)

  • Kunjungan Wisata Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Berjalan Lewat KRYD

    Kunjungan Wisata Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Berjalan Lewat KRYD

    KOTA BATU – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memastikan pengamanan aktivitas masyarakat tetap berjalan meskipun Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir, seiring masih tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur Lebaran.

     

    Hal tersebut disampaikan saat Kapolda Jatim meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Batu, Sabtu (28/3/2026).

     

    “Pasca Operasi Ketupat Semeru, masih terdapat aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, baik arus balik maupun wisata. Oleh karena itu, pengamanan tetap kami lanjutkan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD),” ujar Irjen Nanang.

     

    Berdasarkan data Polda Jatim, sektor pariwisata mengalami peningkatan signifikan dengan kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 31 persen. Sementara itu, arus mudik dan balik tercatat meningkat sekitar 21 persen dibandingkan periode sebelumnya.

     

    “Hal ini menunjukkan aktivitas masyarakat berjalan dengan baik, dan kami berharap kondisi ini tetap aman dan terkendali,” tambahnya.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jatim bersama pejabat utama Polda Jatim, Kapolres Batu, serta instansi terkait meninjau tiga destinasi wisata unggulan, yakni Jatim Park 2, Museum Angkut, dan Jatim Park 3.

     

    Ketiga lokasi tersebut menjadi titik konsentrasi wisatawan selama libur Lebaran, sehingga pengamanan difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, pengawasan area wisata, serta koordinasi dengan pengelola dan instansi terkait.

     

    Kapolda Jatim menegaskan seluruh personel tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.

     

    “Kami pastikan seluruh personel tetap siap memberikan pelayanan dan pengamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar,” tegasnya.

     

    Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga situasi kamtibmas melalui sinergi dan kerja sama yang baik.

     

    “Dengan kolaborasi semua pihak, kita harapkan situasi kamtibmas di Jawa Timur tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. ( erman)

  • Sempat Sesumbar Kebal Hukum, Penipu Berkedok Pinjaman di Bondowoso Akhirnya Diciduk!

    Sempat Sesumbar Kebal Hukum, Penipu Berkedok Pinjaman di Bondowoso Akhirnya Diciduk!

    Bondowoso – Seorang pria berinisial SU yang diduga telah lama menjalankan aksi penipuan di wilayah Desa Sumbersalam akhirnya berhasil diamankan oleh tim Resmob Polres Bondowoso setelah buron selama beberapa waktu.

     

    Menurut keterangan sejumlah warga sekitar, SU dikenal cukup lihai dalam meminjam uang kepada teman maupun tetangganya. Modus yang digunakan beragam, mulai dari alasan kebutuhan usaha hingga keperluan mendesak. Namun, uang yang dipinjam tersebut kerap tidak pernah dikembalikan dengan berbagai dalih.

     

    Salah satu korban berinisial W mengaku mengalami kerugian cukup besar setelah meminjamkan uang kepada SU. Transaksi dilakukan secara tunai dan transfer melalui rekening bank, dengan total mencapai sekitar Rp50 juta. Nilai tersebut terdiri dari uang tunai sekitar Rp30 juta, emas 24 karat seberat 6 gram, serta jaminan BPKB sepeda motor jenis Vario.

     

    “Awalnya lancar, tapi saat jatuh tempo selalu berbelit-belit, janji terus tanpa kepastian,” ungkap W.

     

    W juga mengaku telah beberapa kali melakukan penagihan, baik secara lisan maupun tertulis. Namun, respons SU justru menantang untuk dilaporkan ke pihak berwajib. “Dia bilang silakan laporkan, dia tidak akan dipenjara,” tambahnya.

     

    Merasa dirugikan, W akhirnya melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian setempat. Setelah melalui proses penyelidikan selama beberapa bulan, polisi menetapkan SU sebagai tersangka.

     

    Proses penangkapan sempat mengalami kendala lantaran SU diketahui bersembunyi di salah satu rumah warga di sekitar tempat tinggalnya. Tim Resmob harus melakukan pengejaran selama kurang lebih dua minggu sebelum akhirnya berhasil menangkap SU.

     

    Penangkapan dilakukan pada malam hari sekitar pukul 00.30 WIB, tepatnya pada 11 Maret, yang bertepatan dengan bulan Ramadan, oleh tim gabungan Resmob Polres Bondowoso.

     

    Atas penangkapan tersebut, korban berharap ada efek jera. “Biar dia jera, bagaimanapun juga uang saya harus kembali. Dia salah tapi masih pakai pengacara, kok tidak tahu malu,” ujar W saat diwawancarai.

     

    Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan serta pasal terbaru dalam KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun. Selain itu, tersangka juga diwajibkan untuk mengembalikan kerugian yang dialami para korban, yang nominalnya akan diungkap lebih rinci dalam persidangan mendatang.

     

    Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi pinjam-meminjam, terutama jika tidak disertai dengan perjanjian hukum yang jelas.

    ( tim)

  • Semangat Baru Pasca Idul Fitri, LOP Mini AFC Palembang Sukses Gaet Antusiasme Peserta Baru

    Semangat Baru Pasca Idul Fitri, LOP Mini AFC Palembang Sukses Gaet Antusiasme Peserta Baru

    Palembang — Semangat pasca Idul Fitri dimanfaatkan dengan penuh energi oleh komunitas Asyama Family Club (AFC) melalui penyelenggaraan LOP Mini di Palembang. Meski digelar dalam skala terbatas dengan sekitar 25 peserta, acara ini justru mencatatkan keberhasilan tersendiri berkat tingginya partisipasi anggota baru yang mencapai hampir 90 persen dari total kehadiran.

     

    Bertempat di Hotel Clasie Palembang, kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh antusiasme. Acara dipandu dengan baik oleh Resni dari Jambi, sementara Marlian Supriadi selaku tim inti AFC Palembang turut mengambil peran penting dalam membawakan jalannya kegiatan.

     

    Paparan materi yang disampaikan berhasil memberikan wawasan dan informasi berharga bagi para peserta, khususnya mereka yang baru pertama kali mengenal AFC. Banyak di antara peserta mengaku mendapatkan perspektif baru yang membuka peluang dalam pengembangan bisnis dan jaringan.

     

    “Walaupun pesertanya tidak terlalu banyak, kualitas interaksi dan penerimaan materi sangat baik. Ini jadi modal penting untuk pengembangan kegiatan selanjutnya,” ungkap Luigi dalam keterangannya.

     

    Melihat respons positif tersebut, AFC berencana melanjutkan rangkaian kegiatan serupa pada bulan depan di Palembang. Tak hanya itu, ekspansi kegiatan juga akan diperluas ke berbagai kota di Sumatera bagian selatan, dimulai dari Bandar Jaya (Lampung Tengah), Bandar Lampung, hingga Gading Serpong di Jakarta.

     

    Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat AFC bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, hingga Bangka Belitung.

     

    Dengan semangat konsistensi dan misi berbagi peluang, AFC optimistis dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif. Komunitas ini bahkan mengklaim telah membantu mencetak puluhan ribu miliarder di Indonesia, menjadikannya salah satu gerakan bisnis yang terus bergerak aktif dalam membangun jejaring dan edukasi.

     

    Ke depan, AFC berharap setiap kegiatan yang digelar tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian finansial.

    ( erman)

  • Polres Lumajang Bersama Forkopimda Sidak SPPBE, Cegah Kelangkaan Elpiji 3 Kg

    Polres Lumajang Bersama Forkopimda Sidak SPPBE, Cegah Kelangkaan Elpiji 3 Kg

    LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), Senin (23/3/2026).

     

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, didampingi Kabag Log Polres Lumajang, Kompol Eko Basuki.

     

    Sidak dilakukan di dua lokasi, yakni SPPBE di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, dan SPPBE di kawasan Jalan Lintas Timur (JLT), Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang.

     

    Langkah ini diambil sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh elpiji 3 kilogram atau gas melon selama momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

     

    Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan elpiji 3 kg di wilayah Lumajang dalam kondisi aman, bahkan mengalami penambahan pasokan dari pemerintah pusat.

     

    “Pasokan elpiji 3 kilogram itu sebenarnya normal, bahkan dilebihi dari pusat. Saya sudah cek langsung bersama Polres Lumajang dan Hiswana Migas, pasokan aman,” ujar Bunda Indah (sapaan akrab bupati Lumajang).

     

    Menurutnya, kelangkaan yang dirasakan masyarakat lebih disebabkan oleh lonjakan permintaan yang signifikan menjelang Lebaran.

     

    “Banyak warga membeli elpiji dalam jumlah lebih banyak dari biasanya karena kekhawatiran tidak mendapatkan pasokan saat hari libur,” ujarnya.

     

    Menurut Bupati, warga yang biasanya beli satu tabung, jadi beli empat sampai lima tabung, karena takut pengecer tutup atau tidak sempat beli saat hari raya.

     

    “Ini yang menyebabkan warga lain yang hanya punya satu tabung jadi kesulitan,” jelasnya.

     

    Untuk mengantisipasi potensi penimbunan dan permainan harga di tingkat pengecer, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Lumajang Polda Jatim akan meningkatkan pengawasan hingga ke lapisan bawah.

     

    “Pak Kapolres sudah memerintahkan seluruh jajaran Polsek untuk melakukan pengecekan ke pengecer. Tidak boleh ada penimbunan dan tidak boleh menaikkan harga,” tegas Bupati.

     

    Sementara itu, Kabag Log Polres Lumajang, Kompol Eko Basuki, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

     

    Ia memastikan bahwa distribusi elpiji di Lumajang berjalan lancar setiap hari dengan jumlah yang mencukupi kebutuhan masyarakat.

     

    “Hari ini saja sudah diberangkatkan sekitar 17 ribu tabung, sebelumnya 12 ribu tabung. Rata-rata distribusi harian mencapai 39 ribu hingga 40 ribu tabung. Jadi kami pastikan aman,” ungkap Kompol Eko.

     

    Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan distribusi elpiji guna memastikan tidak ada penyimpangan di lapangan.

     

    “Kami akan lakukan monitoring secara intensif, baik di tingkat agen maupun pengecer, agar distribusi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” pungkasnya.

    ( erman)

  • Jember Batasi Kendaraan Berat Selama Arus Mudik Lebaran 2026

    Jember Batasi Kendaraan Berat Selama Arus Mudik Lebaran 2026

    ANTV7 – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satu kebijakan utama yang diterapkan adalah pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.

     

    Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan pembatasan tersebut akan berlaku mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih, termasuk truk gandengan dan tempelan, dilarang melintas selama periode tersebut.

     

    “Pengecualian diberikan untuk angkutan bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM), dan bahan bakar gas (BBG),” kata Gatot, Selasa, 24 Maret 2026.

     

    Menurut dia, kendaraan pengangkut material seperti bahan bangunan dan hasil tambang juga masuk dalam kategori yang dibatasi operasinya. Kebijakan ini ditujukan untuk mengurangi potensi kemacetan di jalur utama mudik.

     

    Selain pembatasan kendaraan, Dinas Perhubungan menyiapkan sekitar 40 personel untuk ditempatkan di sejumlah titik strategis. Pengamanan dilakukan melalui posko gabungan bersama Satuan Lalu Lintas Kepolisian dan instansi terkait.

     

    Beberapa titik pemantauan di antaranya berada di wilayah Sumberbaru dan Garahan. Posko tersebut juga melibatkan Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

     

    Di sisi lain, pemerintah daerah juga mempercepat perbaikan infrastruktur jalan, terutama di titik-titik rawan kecelakaan. Perbaikan difokuskan pada Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada malam hari.

     

    Gatot menyebut perbaikan tersebut dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait kondisi penerangan jalan yang belum optimal. “Penerangan yang memadai menjadi salah satu faktor penting untuk menekan angka kecelakaan,” ujarnya.

     

    Ia menambahkan, pemetaan jalur rawan kecelakaan terus dilakukan bersama Satuan Lalu Lintas Polres Jember. Pemerintah berharap langkah-langkah tersebut dapat mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.

    ( erman)

  • Jelang Idulfitri, Pemkab Jember Tuntaskan Penyaluran Berbagai Insentif

    Jelang Idulfitri, Pemkab Jember Tuntaskan Penyaluran Berbagai Insentif

    JEMBER – Menjelang Idulfitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Jember memastikan seluruh penyaluran insentif bagi aparatur dan masyarakat hampir rampung. Langkah ini dilakukan guna menjaga daya beli sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menyambut hari raya.

     

    Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa percepatan penyaluran hak keuangan ini menjadi prioritas pemerintah daerah. Hal tersebut mencakup pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) serta gaji bagi ASN, PNS, hingga PPPK, termasuk pegawai paruh waktu yang telah direalisasikan sebelum Lebaran.

     

    Selain itu, Pemkab juga mencatat realisasi insentif bagi guru ngaji telah mencapai 99 persen. Tak hanya itu, pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) turut dipercepat sebagai bentuk perhatian terhadap tenaga pendidik.

     

    Di sektor pelayanan masyarakat, honor kader posyandu juga telah dicairkan lebih awal dari jadwal. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

     

    Menurut Gus Fawait, peningkatan perputaran uang menjelang Lebaran merupakan hal yang wajar dan justru menjadi indikator bergeraknya ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi Jember tetap aman dan terkendali.

     

    “Inflasi yang terjadi masih dalam batas wajar, selama berada di bawah pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

     

    Pemkab Jember optimistis berbagai langkah percepatan ini mampu memberikan dampak positif, baik bagi stabilitas ekonomi maupun kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idulfitri tahun ini.

    ( erman)

  • Posko Mudik PDI Perjuangan Jember Jadi Titik Istirahat Pemudik Lebaran

    Posko Mudik PDI Perjuangan Jember Jadi Titik Istirahat Pemudik Lebaran

    Jember — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember membuka posko mudik Lebaran 2026 di Jalan Brawijaya 32, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Posko ini mulai beroperasi sejak H-7 hingga H+5 Lebaran dan ditujukan untuk melayani para pemudik yang melintas di wilayah tersebut.

     

    Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember, Edi Cahyo Purnomo, mengatakan lokasi posko dipilih karena berada di jalur strategis yang menjadi penghubung antar kabupaten/kota di Jawa Timur. Ia memperkirakan posko tersebut akan menjadi salah satu titik singgah bagi pemudik yang membutuhkan tempat istirahat.

     

    Menurut dia, fasilitas yang disediakan meliputi area parkir yang cukup luas, tempat istirahat, serta layanan konsumsi. “Kami menyiapkan posko ini agar pemudik dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Edi.

     

    DPC juga menugaskan kader partai, termasuk unsur badan dan satuan tugas, untuk berjaga secara bergiliran selama 24 jam. Mereka bertugas membantu kebutuhan pemudik, mulai dari penyediaan makanan ringan hingga minuman seperti kopi dan teh.

     

    Selain itu, posko tersebut menyediakan layanan kesehatan dasar. Ambulans dan obat-obatan disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami pemudik selama perjalanan.

     

    Posko mudik ini merupakan bagian dari program gotong royong PDI Perjuangan yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Jawa Timur. DPC Jember menjadi salah satu titik yang diproyeksikan melayani arus pemudik dalam jumlah besar karena letaknya yang berada di jalur lintasan utama.

    ( erman)

  • Safari Ramadan di Ledokombo, Bupati Jember Gelar Pasar Murah dan Layanan Gratis

    Safari Ramadan di Ledokombo, Bupati Jember Gelar Pasar Murah dan Layanan Gratis

    Jember — Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggelar Safari Ramadan 1446 Hijriah yang dirangkaikan dengan program “Bupati Sapa Ramadan” di Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.

     

    Kegiatan yang dipusatkan di halaman pendapa desa itu diisi dengan pasar murah khusus Ramadan yang menyasar kader serta RT/RW se-Kecamatan Ledokombo. Selain itu, pemerintah daerah juga membuka layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

     

    Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, terutama selama Ramadan.

     

    “Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” kata Fawait dalam sambutannya.

     

    Ia menambahkan, pasar murah dan layanan kesehatan gratis diharapkan dapat membantu warga menghadapi meningkatnya kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

     

    Menurut Fawait, pemerintah daerah juga terus menjalankan program di bidang pendidikan, termasuk pemberian beasiswa dan sekolah gratis. Ia menilai generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.

     

    “Mahasiswa adalah aset bangsa yang sangat berharga. Di pundak mereka masa depan daerah dan negara,” ujarnya.

     

    Kepala Desa Suren, Muhammad Tahe, mengatakan kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.500 warga. Ia mengapresiasi kehadiran pemerintah daerah yang dinilai membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

     

    “Semoga kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan,” kata Tahe.

     

    Pewarta: erman