JEMBER — Aksi nyata Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Satuan Wilayah Jember kembali menuai apresiasi masyarakat. Pada Jumat (9/1/2026), KJJT Jember menyalurkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di tiga wilayah, yakni Ajung, Sadana (Keranjingan), dan Tegal Besar. Langkah ini dinilai sebagai cermin kepedulian sosial yang patut dibanggakan oleh masyarakat Jember.

Dengan semangat kebersamaan, KJJT Jember menerapkan dua pola penyaluran sekaligus. Di Kantor Sekretariat Ajung, warga disambut dengan suasana kekeluargaan, sementara tim lainnya menyusuri pemukiman dan ruang-ruang publik di Sadana dan Tegal Besar melalui metode door-to-door. Pendekatan ini memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
Ketua KJJT Jember, Yunus Safari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud tanggung jawab moral insan pers terhadap lingkungan sosialnya. Menurutnya, jurnalis tidak hanya berperan menyuarakan kepentingan publik melalui pemberitaan, tetapi juga hadir langsung memberikan solusi nyata.
“KJJT adalah bagian dari masyarakat Jember. Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk kepedulian bersama, agar warga merasakan bahwa pers hadir bukan hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai mitra,” ujarnya.
Salah satu momen yang mengundang rasa haru sekaligus kebanggaan terjadi di kawasan Tegal Besar. Seorang sukarelawan pengatur lalu lintas yang sehari-hari membantu kelancaran kendaraan di Gapura BTB menerima bantuan dengan mata berkaca-kaca. Ia mengaku tidak menyangka mendapat perhatian dari komunitas jurnalis.
“Ini membuat kami merasa dihargai. Terima kasih karena sudah peduli dengan orang-orang kecil seperti kami,” ungkapnya.
Kehadiran KJJT Jember di wilayah Tegal Besar dan Sadana menegaskan komitmen organisasi ini untuk memperluas jangkauan kepedulian sosial. Tidak hanya terpusat di sekitar sekretariat, KJJT kini mulai menjangkau wilayah-wilayah lain yang dinilai membutuhkan perhatian.
Masyarakat setempat menyambut positif aksi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Bagi warga, kepedulian yang ditunjukkan KJJT Jember menjadi contoh bahwa solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah tantangan kehidupan saat ini.
Aksi kemanusiaan ini ditutup dengan doa bersama sebagai simbol kebersamaan antara insan pers dan masyarakat. KJJT Jember pun dinilai telah membawa nama baik profesi jurnalis sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari masyarakat Jember yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kemanusiaan.
( tim)
