Kategori: PEMERINTAHAN

  • Ketua MKKS SMP negeri Kabupaten Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kirab Ancak Agung 2025

    Ketua MKKS SMP negeri Kabupaten Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kirab Ancak Agung 2025

    Jember, antv7 – Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Jember, Moh. Rohim, yang juga menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Balung, menegaskan komitmennya bersama para kepala sekolah untuk mendukung penuh gelaran Kirab Ancak Agung yang berlangsung di Alun-Alun Jember pada Rabu (24/09/2025). Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

    Dalam keterangannya, Rohim menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias dan siap berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diinisiasi pemerintah daerah maupun Dinas Pendidikan. “Kami dari MKKS maupun kepala sekolah, khususnya SMP negeri, siap mendukung dan berpartisipasi. Tahun ini, InsyaAllah ada sekitar 87 SMP negeri yang ikut serta dari total 94 sekolah,” ujarnya.

    Partisipasi sekolah tersebut diwujudkan dalam bentuk kontribusi ancak berisi hasil bumi yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. Rohim menilai, makna mendasar dari acara ini adalah bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial. “Ini hasil bumi, simbol rasa syukur kita, dan nanti akan dibagikan kepada warga sekitar Alun-Alun dan masyarakat Jember,” tambahnya.

    Lebih jauh, ia berharap kegiatan keagamaan dan budaya ini dapat memberikan teladan positif bagi para pelajar. Menurutnya, Kirab Ancak Agung tidak hanya memperkuat keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian. “Harapannya, anak-anak didik bisa belajar bahwa hidup bermasyarakat itu tidak cukup untuk diri sendiri. Jika memiliki sesuatu, kita harus bersyukur dan siap berbagi,” tegasnya.

    Dengan semangat kebersamaan tersebut, Rohim optimistis acara Kirab Ancak Agung dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi, meneguhkan nilai-nilai religius, sekaligus menguatkan jati diri masyarakat Jember sebagai daerah yang kaya tradisi dan budaya.

    ( erman)

  • Lurah Baru Kebonsari Perkenalkan Diri dalam Rapat Koordinasi RT/RW se-Kecamatan Sumbersari

    Lurah Baru Kebonsari Perkenalkan Diri dalam Rapat Koordinasi RT/RW se-Kecamatan Sumbersari

    Jember – Rapat koordinasi RT dan RW se-Kecamatan Sumbersari digelar pada Selasa (23/9/2025) bertempat di Kantor Kelurahan Kebonsari, Kabupaten Jember. Dalam kesempatan tersebut, Lurah Kebonsari yang baru turut memperkenalkan diri kepada warga sekaligus meminta dukungan serta bimbingan dari para ketua RT dan RW. Hal ini juga sejalan dengan himbauan Plt. Camat Sumbersari agar sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat terus ditingkatkan, khususnya dalam program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

    Selain itu, rapat koordinasi juga membahas isu strategis mengenai ketahanan pangan. Lurah Kebonsari bersama jajaran Babinsa menekankan pentingnya inovasi dalam bercocok tanam. Bagi warga yang tidak memiliki lahan, diimbau agar memanfaatkan metode tanam menggunakan polybag sehingga tetap dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan di lingkungan sekitar.

    Bhabinkamtibmas turut memberikan penjelasan terkait pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Warga cukup mengurus SKCK di Polsek setempat, namun bagi yang bekerja di luar Jember diarahkan untuk melakukan pengurusan di Polres. Penegasan ini diberikan agar masyarakat tidak bingung dan proses administrasi dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

    Dalam rapat tersebut juga disampaikan informasi mengenai Universal Health Coverage (UHC) yang berkaitan erat dengan kebutuhan administrasi kependudukan, termasuk keterkaitannya dengan layanan BPJS maupun SKCK. Kejelasan prosedur ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam memenuhi persyaratan administrasi tanpa harus mengalami kendala berulang.

    Tak hanya itu, Babinsa juga menyampaikan informasi mengenai pendaftaran satpam. Warga yang berminat untuk mengikuti profesi ini diarahkan ke tempat pelatihan resmi yang telah disiapkan. Kehadiran satpam yang profesional diharapkan dapat mendukung keamanan lingkungan, sejalan dengan upaya menciptakan kondisi masyarakat yang tertib dan sejahtera di Kecamatan Sumbersari.
    ( RNI)

  • Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Diharapkan Dongkrak Ekonomi Jember

    Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Diharapkan Dongkrak Ekonomi Jember

    JEMBER, antv7 – Bupati Jember Muhammad Fawait optimistis reaktivasi Bandara Notohadinegoro akan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah. Menurutnya, kehadiran kembali jalur udara ini bukan hanya sekadar membuka akses transportasi, melainkan strategi untuk menekan angka kemiskinan di Jember.

     

    “Dengan adanya bandara, kami berharap sektor ekonomi, pariwisata, hingga investasi bisa tumbuh. Tujuan akhirnya tentu untuk pengentasan kemiskinan di Jember,” ujar Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait.

     

    Penerbangan perdana di bandara ini dilayani maskapai Fly Jaya dengan rute langsung Jember–Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Tiket dijual mulai Rp1,3 juta, yang disebut sebagai tarif paling terjangkau untuk jalur tersebut.

     

    Gus Fawait menambahkan, keberadaan bandara menjadi solusi di tengah keterbatasan infrastruktur Jember yang belum memiliki akses jalan tol maupun pelabuhan. “Jika melalui jalur darat, perjalanan dari Jakarta ke Jember membutuhkan waktu lama. Karena itu, bandara ini menjadi kebutuhan mendesak,” tegasnya.

     

    Meski demikian, ia mengakui Bandara Notohadinegoro masih memerlukan banyak pembenahan, baik fasilitas utama maupun sarana pendukung. “Setiap kritik yang masuk kami anggap sebagai dukungan agar penerbangan ini benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat Jember,” pungkasnya.

     

    ( erman)

  • Kemiskinan Jember Turun Tajam, dalam Satu Dekade di Era Bupati Fawait

    Kemiskinan Jember Turun Tajam, dalam Satu Dekade di Era Bupati Fawait

     

    JEMBER – Angka kemiskinan di Kabupaten Jember tercatat mengalami penurunan signifikan dalam tujuh bulan pertama kepemimpinan Bupati Fawait bersama Wakil Bupati Djoko. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin berkurang 8.001 jiwa, dari 224.077 menjadi 216.076 orang. Penurunan ini disebut sebagai yang tertinggi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

     

    Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Regar Jeane Delaen Nangka, S.STP., M.Si, menegaskan pencapaian tersebut tak lepas dari program pro rakyat kecil yang diluncurkan Bupati. Sejumlah indikator ekonomi dan sosial juga menunjukkan perbaikan signifikan, sehingga dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

     

    “Dalam waktu tujuh bulan Gus Bupati dan jajaran sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan, secara persentase, terendah selama sepuluh tahun terakhir,” ujar Regar usai rapat koordinasi bersama BPS, BPJS Kesehatan, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember, Rabu (17/9/2025).

     

    Dari sisi persentase, tingkat kemiskinan Jember turun dari 9,01 persen pada 2024 menjadi 8,67 persen pada 2025, atau berkurang 0,34 persen. Program Universal Health Coverage (UHC), Gus’e Peduli Kesehatan, insentif guru ngaji, beasiswa, hingga bantuan sosial lain disebut sebagai motor utama penurunan kemiskinan.

     

    Sebelum kepemimpinan Fawait, Jember menempati posisi terendah kedua se-Jawa Timur dalam angka kemiskinan. Kini, kemiskinan ekstrem di Jember tercatat sebagai yang terendah nomor satu di provinsi, sekaligus menjadi bukti nyata perubahan yang dijanjikan saat kampanye.

     

     

    ( erman)

  • Desa Plalangan Genjot Revitalisasi Kelompok Tani dan Perikanan, Dorong Ekonomi Jember Lebih Kuat

    JEMBER, ANTV7. COM – Kepala Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Sofyan Zulkarnaen Malik menegaskan bahwa perputaran roda perekonomian di kota sesungguhnya sangat bergantung pada suplai dari desa. Karena itu, pihaknya berkomitmen melakukan perubahan dan perbaikan di berbagai sektor, khususnya pertanian dan perikanan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

     

    Langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan evaluasi dan revitalisasi terhadap kelompok-kelompok tani di tingkat bawah. Menurut Sofyan, selama ini banyak kelompok tani yang tidak berjalan optimal sehingga para petani kurang mendapatkan pendampingan yang memadai. “Kami ambil sikap dengan merevitalisasi kelompok tani agar lebih maksimal dalam mendampingi anggotanya,” jelasnya.

     

    Selain pembenahan kelompok tani, Desa Plalangan juga fokus pada perbaikan infrastruktur pertanian, seperti sistem irigasi dan jalan usaha tani. Hal ini penting mengingat mayoritas warga desa berprofesi sebagai petani dan buruh tani. “Kalau hasil pertanian tidak maksimal, otomatis akan memengaruhi stabilitas ekonomi kota. Sebaliknya, kalau desa bisa menghasilkan pertanian yang optimal, Insya Allah ekonomi kota juga stabil,” tambah Sofyan.

     

    Tak hanya mengandalkan pertanian, Desa Plalangan juga mengembangkan sektor perikanan. Dengan dukungan dari dinas perikanan, pemerintah desa memberikan bantuan kolam terpal kepada warga untuk meningkatkan produksi ikan. Program ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat sekitar dengan harga terjangkau sekaligus menambah pendapatan warga.

     

    Untuk memperkuat nilai tambah, pemerintah desa juga bersinergi dengan rumah desa sehat dan kelompok ibu PKK. Mereka diberikan pelatihan untuk mengolah hasil pertanian dan perikanan menjadi produk UMKM, seperti abon ikan atau olahan pangan kreatif lainnya. “Dengan begitu, produk desa tidak hanya dijual mentah, tapi juga bisa diolah sehingga meningkatkan daya saing dan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

     

    Meski demikian, Sofyan mengakui program ini tidak lepas dari hambatan. Sebagian masyarakat belum langsung percaya dan perlu bukti nyata. Karena itu, pemerintah desa melakukan uji coba pada kelompok tertentu sebagai contoh bagi yang lain. Ke depan, pihaknya berharap masyarakat lebih berinovasi di era digital, termasuk memanfaatkan potensi baru seperti tanaman kedelai yang kini terbukti lebih menguntungkan daripada padi dan jagung.

     

     

    Pewarta: erman

  • Mencegah Stunting di Desa Sukorejo Beri Penyuluhan pada ketua RT rw dan masarakat desa sukorejo

    Mencegah Stunting di Desa Sukorejo Beri Penyuluhan pada ketua RT rw dan masarakat desa sukorejo

    Jember Jawa timur menekan angka stunting, Desa Sukorejo di Kecamatan Sukowono rutin mengadakan penyuluhan bagi calon pengantin (cantin). Agenda tahunan yang didanai oleh anggaran dana desa ini kembali digelar pada selasa (15/9/2025) dan kali ini berkolaborasi dengan RT Rw Kolaboratif yang diamanahkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

    Kepala Desa Sukorejo p rudianto , menjelaskan bahwa penyuluhan ini merupakan langkah strategis untuk mengentaskan stunting dari bawah yaitu dari pernikahan.

    Kalau tidak ada pernikahan dini, saya kira angka stunting bisa kita tekan,” ujarnya.
    Dalam kegiatan ini, pihaknya menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukowono, dan Puskesmas. Materi yang disampaikan mencakup persiapan pernikahan yang ideal, kesehatan reproduksi, serta pemahaman tentang undang-undang pernikahan.

    Rudianto
    menambahkan bahwa penyuluhan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai usia ideal pernikahan. Meskipun undang-undang menetapkan batas usia minimal 19 tahun untuk pria dan wanita, pihak DP3AKB menargetkan usia ideal pernikahan di 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.
    Saat ini, Desa Sukorejo mencatat ada 19 anak yang tergolong stunting. Dengan adanya penyuluhan ini, rudianto berharap angka tersebut dapat terus menurun hingga mencapai target zero stunting.

    Pewarta ( Rny)

  • Ervan Priambodo Jadi Satu-satunya Kandidat Ketua KONI Jember 2025-2029

    Ervan Priambodo Jadi Satu-satunya Kandidat Ketua KONI Jember 2025-2029

    JEMBER – antv7. Proses penjaringan dan penyaringan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember periode 2025-2029 memasuki tahap akhir. Dari seluruh tahapan pendaftaran yang dibuka panitia, hanya satu nama yang secara resmi menyerahkan berkas, yaitu Ervan Priambodo. Ia didukung oleh 24 cabang olahraga (cabor) yang ada di Kabupaten Jember.

    Pendaftaran Ervan dilakukan pada Selasa (16/9/2025). Tim pendaftar yang dipimpin oleh Sri Rahayu menyampaikan optimismenya terkait dukungan besar yang diperoleh. “Ada 24 cabor yang mendukung, dan semuanya sudah kami serahkan ke panitia,” ujarnya.

    Sri Rahayu berharap proses berikutnya dapat berjalan lancar hingga tahap pemilihan resmi. “Semoga pada 11 Oktober 2025 nanti, semua berjalan sesuai harapan dan Pak Priambodo bisa memimpin KONI Jember,” tambahnya.

    Dukungan terhadap Ervan, menurut Sri Rahayu, didasari oleh rekam jejaknya di dunia olahraga. Selain dinilai memiliki loyalitas tinggi, Ervan juga dianggap mampu memberikan energi baru karena masih berusia relatif muda serta memiliki kemampuan finansial untuk menunjang perkembangan olahraga di Jember.

    Lebih jauh, Sri Rahayu menegaskan bahwa Ervan sejalan dengan program yang telah digagas oleh Gus Fawait. Hal ini, katanya, menjadi nilai tambah yang membuat para pengurus cabor yakin bahwa di bawah kepemimpinan Ervan, prestasi olahraga Jember akan semakin meningkat.
    ( syahroni)

  • Sri Mulyani Lengser, Indonesia Masuki Babak Baru Ekonomi Global

    Sri Mulyani Lengser, Indonesia Masuki Babak Baru Ekonomi Global

    antv7 – Presiden Prabowo Subianto akhirnya merombak kabinet dengan mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani. Keputusan mengejutkan ini bukan karena skandal atau kegagalan teknis, melainkan karena arah kebijakan fiskal yang dianggap tidak lagi sejalan dengan visi baru pemerintah.

    Sri Mulyani selama ini dikenal sebagai sosok disiplin yang menjaga citra Indonesia di mata Barat. Dengan pendekatan khas IMF dan Bank Dunia, ia menekankan defisit rendah, tax ratio, hingga menjaga “kepercayaan investor”. Namun, dalam dinamika global yang berubah cepat, pendekatan itu dinilai mulai tidak cukup untuk menopang ambisi besar Indonesia.

    Dalam waktu yang hampir bersamaan, Prabowo baru saja kembali dari kunjungan ke Beijing dan Moskow. Pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping dan Vladimir Putin diyakini membawa sinyal penting: Indonesia bersiap menggeser orientasi ekonomi dari Barat menuju Timur, khususnya melalui kolaborasi dengan BRICS+.

    Penggantian Sri Mulyani disebut banyak pengamat sebagai langkah “reset fiskal”. Pemerintah ingin lebih leluasa membelanjakan anggaran untuk rakyat, memperbesar investasi strategis di sektor pangan, energi, dan industri, serta tidak lagi terlalu terikat pada aturan ketat Washington.

    Tren ini sejalan dengan perubahan global. IMF mulai kehilangan pamor di banyak negara berkembang, sementara BRICS+ makin percaya diri menawarkan skema kerja sama baru. Indonesia tidak ingin lagi sekadar menjadi “tamu VIP” dalam forum Barat, melainkan aktor utama di meja ekonomi dunia.

    Meski begitu, arah baru ini membawa tantangan. Masuknya investasi besar dari China dan Rusia bisa mempercepat pembangunan, tetapi juga berpotensi menciptakan konfigurasi oligarki baru. Publik menunggu bagaimana pemerintah menjaga agar pertumbuhan tetap inklusif dan berpihak pada rakyat.

    Lengsernya Sri Mulyani menandai berakhirnya era disiplin fiskal ala IMF. Di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia memasuki babak “Soemitronomic” – sebuah arah baru yang menekankan kemandirian, keberanian membelanjakan anggaran, dan orientasi strategis ke Timur. Babak ini akan menentukan wajah ekonomi Indonesia di era global yang tengah bergeser.

    ( erman)

  • Pengaspalan Jalan Citokol Dusun Picung Datar Desa Dayeuhluhur ,Bisa dirasakan Manfaatnya Oleh warga.

    Pengaspalan Jalan Citokol Dusun Picung Datar Desa Dayeuhluhur ,Bisa dirasakan Manfaatnya Oleh warga.

    Cilacap, antv7 – Proyek peningkatan infrastruktur desa yang bertujuan memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi warga masyarakat yang ada di Desa Dayeuhluhur jalan Citokol  Dusun Picung datar Rt 04 Rw 10 dengan Menggunakan anggaran APBDesa Dayeuhluhur Kec.Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap,Jateng. (Dana Desa )Rp 50 .000.000.00 (Lima Puluh Juta Rupiah).15.09.2025.

     

    Drs. Ahmad Saripudin, M.Pd Kepala Desa Dayeuhluhur Mengatakan Tujuan Pengaspalan Jalan Desa Dayeuhluhur di Jalan Citokol Rt04/10 Dusun Picung datar dengan Volume P.172 M X L 2,5 M,bisa

    Meningkatkan Aksesibilitas: untuk

    Memperbaiki jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang sehingga warga dapat bergerak lebih mudah dan cepat guna  Mendukung Peningkatan Ekonomi bisa Memperlancar distribusi barang dan jasa, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di Desa Dayeuhluhur untuk bisa

    Meningkatkan Kualitas Hidup,Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat merasakan manfaat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk akses pendidikan, kesehatan, dan pariwisata yang ada di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur Kab.Cilacap Jateng,Ungkapnya.

     

    Teti Nurasih Kepala Dusun Picungdatar Desa Dayeuhluhur mengucapkan banyak terima kasih Kepada Pemerintah Desa atas terealisasinya Pekerjaan Pengaspalan Jalan Citokol Dusun Picung datar Rt04/10 Desa Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur Kab.Cilacap,Semoga warga masyarakat dusun Picungdatar bisa menikmati jalan yang sudah dikerjakan dijalan citokol RT04 RW 10 Desa/Kecamatan Dayeuhluhur Kab.Cilacap, harapanya jalan Pengaaspa ini l bisa bertahan mulus kuat sehingga bisa dirasakan Oleh warga masyarakatnya terutama masyarakat dusun picungdatar,ungkapnya.

     

    Reporter : erman

  • Sambangi Provinsi DIY, Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Siskamling dan Pastikan Situasi Kamtibmas Aman

    Sambangi Provinsi DIY, Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Siskamling dan Pastikan Situasi Kamtibmas Aman

    Yogyakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Restuardy Daud memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kondusif. Hal itu disampaikan Restuardy usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta, Kamis (11/9/2025).

    “[Secara keseluruhan situasi] sudah relatif aman. Kami bersyukur dari beberapa daerah yang kami cermati, di minggu pertama September ini, semua sudah berangsur-angsur normal. Bahkan terakhir Bapak Menteri Dalam Negeri sesuai arahan Bapak Presiden, mendorong untuk diaktifkan kembali, atau menggerakkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan,” ujar Restuardy.

    Restuardy juga mengapresiasi kearifan budaya di Yogyakarta yang turut berperan dalam menjaga situasi kondusif. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah (Pemda), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kebersamaan masyarakat setempat memberikan andil dalam mendinginkan suasana yang sempat memanas pada gelaran unjuk rasa beberapa waktu lalu. Ia berharap situasi tersebut dapat terus dijaga lantaran menjadi fondasi utama keberlangsungan pemerintahan, pembangunan, dan kehidupan masyarakat.

    Ia menekankan, pendekatan unsur budaya yang kental di Yogyakarta merupakan warisan penting yang telah terjalin sejak lama. Hal itu perlu terus diperkuat dengan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat untuk menjaga lingkungannya.

    “Ini yang kita dorong agar supaya masyarakat juga bisa turut berperan membangun kondisivitas wilayahnya,” jelas Restuardy.

    Restuardy berharap seluruh jajaran Pemda dapat turun langsung mengecek kondisi masyarakat. Peran perangkat daerah hingga di tingkat RT/RW juga dibutuhkan. Sebab, kata dia, situasi keamanan yang stabil akan memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan lancar.

    Ia mengapresiasi semua pihak di Provinsi DIY yang mampu menjaga situasi tetap terkendali, termasuk dari sisi ekonomi. Berdasarkan pengamatannya di sejumlah titik di Yogyakarta, tingkat hunian perhotelan relatif tinggi, sektor wisata terus berjalan, serta harga komoditas pangan relatif stabil. Ia juga menyambut baik peran aktif Forkopimda se-DIY yang mampu bekerja sama secara sinergis.

    “Pelibatan masyarakat secara partisipatif untuk menjaga lingkungannya secara mandiri kami harap bisa digalakkan karena sejatinya ini juga sudah ada. Dan budaya kita di Yogyakarta dari jaga warga dan sebagainya, ini juga menjadi modal sosial untuk bisa bersama-sama membangun kondusivitas di wilayah secara partisipatif dari masyarakat,” tandasnya.

    Untuk diketahui, selama di Yogyakarta, Restuardy beserta jajaran bertemu langsung dengan berbagai pihak guna memastikan kondisi Kamtibmas tetap terjaga. Pertemuan itu melibatkan Gubernur DIY, Kapolda DIY, Kasrem 072/Pamungkas, serta bupati/wali kota se-DIY. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat soliditas Pemda dalam menjaga ketenteraman di lingkungan masyarakat.

    ( erman)