JEMBER – (4/01/2026) Meski periode puncak libur Tahun Baru 2026 telah berlalu, kawasan wisata Super Galaxi Tempurejo, Kabupaten Jember, masih dipadati pengunjung. Kepadatan di lokasi terpantau jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa, bahkan menyerupai kondisi saat masa libur panjang.

Tingginya jumlah kunjungan tidak lepas dari status Super Galaxi Tempurejo sebagai destinasi wisata keluarga yang terjangkau. Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk dan hanya membayar biaya parkir kendaraan. Konsep tersebut menjadikan lokasi ini favorit masyarakat lokal maupun pengunjung dari daerah sekitar Jember.
Pantauan di lapangan menunjukkan area taman edukasi satwa mini dan ruang santai di bawah pepohonan dipenuhi pengunjung. Sejumlah rombongan terlihat datang menggunakan kendaraan pribadi, menandakan kawasan ini masih menjadi tujuan wisata lintas daerah meski musim liburan telah berakhir.
Namun, ramainya pengunjung juga memunculkan persoalan tata kelola kawasan. Area parkir dilaporkan tidak mampu menampung lonjakan kendaraan. Akibatnya, beberapa lahan yang semestinya difungsikan sebagai area duduk dan ruang publik terpaksa digunakan sebagai tempat parkir mobil. Kondisi ini menimbulkan kesan parkir semrawut dan mengurangi kenyamanan pengunjung.
Selain persoalan parkir, kebersihan lingkungan turut menjadi sorotan. Meskipun tempat pembuangan sampah telah disediakan, tumpukan sampah masih terlihat di beberapa titik kawasan wisata, terutama setelah libur Tahun Baru. Situasi ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian pengunjung dalam menjaga kebersihan area wisata.
Super Galaxi Tempurejo diketahui beroperasi setiap hari dan menjadi salah satu ruang rekreasi andalan warga Jember. Namun, meningkatnya intensitas kunjungan dinilai perlu diimbangi dengan pengelolaan kawasan yang lebih tertata serta peningkatan kesadaran bersama agar kenyamanan dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
( laili)
