BONDOWOSO – Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok penting (bapokting) tetap terjaga usai perayaan Idul Fitri 1447 H, Polres Bondowoso melalui Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengawasan intensif di Pasar Induk Bondowoso, Selasa (31/3/2026).
Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi adanya fluktuasi harga yang tidak wajar serta mencegah praktik spekulan yang dapat merugikan masyarakat di masa transisi pasca-hari raya.
Fokus pada Komoditas Utama
Dalam kegiatan tersebut, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, S.H., M.H., menyisir sejumlah blok pedagang besar maupun eceran. Pemantauan difokuskan pada komoditas vital seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, hingga daging sapi dan ayam.
Iptu Wawan Triono menjelaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memverifikasi secara langsung apakah harga di tingkat pedagang masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Kami melakukan pemantauan menyeluruh. Fokus kami adalah memastikan ketersediaan barang mencukupi dan harga tetap stabil. Langkah ini merupakan upaya preventif untuk mengendus potensi kelangkaan atau penyimpangan distribusi sejak dini,” ujar Iptu Wawan di sela-sela kegiatannya.
Peringatan Keras bagi Penimbun
Lebih lanjut, Iptu Wawan menegaskan bahwa Polres Bondowoso tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku jika ditemukan adanya praktik penimbunan barang atau permainan harga yang sengaja dilakukan untuk meraup keuntungan pribadi.
“Kami terus mengimbau para pelaku usaha dan distributor untuk tetap mematuhi aturan. Jangan ada yang mencoba bermain dengan stok atau harga. Satgas Pangan akan terus memantau pergerakan distribusi dari hulu ke hilir,” tegasnya.
Kehadiran Negara untuk Kesejahteraan Rakyat
Secara terpisah, Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., menekankan bahwa pengawasan pangan ini merupakan implementasi dari kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, stabilitas ekonomi daerah sangat bergantung pada keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat. Setelah merayakan Idul Fitri, masyarakat jangan sampai terbebani lagi dengan harga pangan yang melambung. Kami pastikan distribusi lancar dan pasar tetap sehat,” ungkap AKBP Aryo.
Kondisi Pasar Terpantau Kondusif
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, secara umum stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Bondowoso masih dalam kategori aman. Meski terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas musiman, namun secara keseluruhan masih berada dalam batas kewajaran.
Kegiatan pengawasan terpadu yang melibatkan instansi terkait ini rencananya akan dilakukan secara berkala. Hal ini diharapkan mampu menjaga iklim ekonomi di Bondowoso tetap kondusif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah pasca-puncak konsumsi di bulan Ramadan dan Lebaran.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan adanya indikasi kecurangan dalam perdagangan bahan pokok.
( laili black)
