JEMBER – Kantor Samsat Bersama Kaliwates Jember di wilayah hukum Polres Jember, Polda Jatim, terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis melalui program unggulan bertajuk Polantas Menyapa.
Program yang difokuskan di area Kantor Samsat Bersama Kaliwates ini menjadi sarana interaksi langsung antara personel kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta administrasi kendaraan bermotor.
Petugas tidak hanya memberikan layanan administratif, tetapi juga melakukan edukasi dan pelatihan sebelum tes praktik di lapangan. Selain itu, masyarakat diberikan sosialisasi menyeluruh mengenai tata cara, ketentuan, serta biaya resmi dalam proses registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata, menegaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan wujud nyata reformasi pelayanan publik di tubuh Polri.
“Program ini adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar AKP Bagas.
Ia menambahkan, jajaran Satlantas secara konsisten memastikan seluruh petugas memahami nilai dasar pelayanan prima yang humanis dan profesional.
Edukasi yang diberikan meliputi informasi biaya resmi penerbitan SIM, mekanisme standar operasional prosedur (SOP), hingga tata cara penanganan kendala administrasi agar masyarakat tidak terjebak praktik percaloan.
AKP Bagas juga menegaskan bahwa layanan Satlantas di Satpas maupun Samsat harus dipastikan zero pungli. Setiap petugas, kata dia, wajib bersikap responsif serta siap memberikan solusi cepat terhadap kendala administratif.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar, mudah diakses, dan bebas dari pungutan liar,” tegasnya.
Selain meningkatkan mutu pelayanan, program Polantas Menyapa juga dinilai sebagai langkah strategis memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi terbuka dan pendekatan empatik, Polantas berupaya menumbuhkan kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga mitra pelayanan yang hadir dengan hati,” pungkas AKP Bagas.
Melalui implementasi berkelanjutan program ini, Satlantas Polres Jember berharap dapat menciptakan ekosistem pelayanan lalu lintas yang modern, berintegritas, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat Transformasi Polri Presisi yang digagas Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
( erman)
