Semarang — Kota Semarang kembali membuktikan diri sebagai salah satu episentrum semangat dan pertumbuhan AFC di Indonesia. Acara LOP (Leader Opportunity Presentation) AFC yang digelar di Kota Atlas ini sukses besar dan dipadati lebih dari 700 peserta dari berbagai kota seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, Malang, hingga kota-kota lainnya.
Meski hujan deras sempat mengguyur Semarang bahkan menyebabkan banjir di beberapa titik, antusiasme peserta tidak surut sedikit pun. Ruangan penuh sesak hingga meluber ke bagian belakang. Atmosfer penuh semangat, harapan, dan optimisme begitu terasa sejak awal acara hingga akhir.
Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh GM AFC, Bapak Nicholas Rampisela, yang memberikan presentasi luar biasa dan memukau. Banyak peserta yang baru pertama kali hadir mengaku terkesima dengan visi besar Asayama Family Club (AFC) yang telah membantu jutaan orang memperbaiki ekonomi dan kesehatan mereka.
Ketua panitia, Shogun Adi Gunawan, tokoh pionir pengembang AFC di Semarang, memimpin acara dengan penuh dedikasi. Beliau bukan hanya ketua panitia, tetapi juga sosok pertama yang memperkenalkan dan mengembangkan AFC di Kota Semarang serta dipercaya sebagai consimon (perwakilan resmi perusahaan penyedia produk di daerah tersebut). Di bawah kepemimpinannya, rangkaian acara tersusun rapi dan profesional.
Turut hadir para leader berprestasi dari berbagai daerah, di antaranya:
Bushido Silvi Yulianti (Surabaya) bersama suaminya Bushido Hendro Darsono
Daimyo Thio Adi (Jakarta)
Daimyo Erwin Anjani (Solo)
Daimyo Faustinus (Malang)
Samurai Safiudin (Semarang), yang menginspirasi sebagai mantan sopir taksi yang kini sukses
Samurai Iswadi
Samurai Iin (Yogyakarta)
Samurai Suyanta (Yogyakarta)
Samurai dr. Diana Novitasari, Sp.PD, Konsultan Penyakit Dalam & Diabetes, yang memberikan testimoni ilmiah dan profesional terkait manfaat produk AFC
Salah satu momen yang paling menggetarkan adalah saat dr. Diana Novitasari membagikan pengalamannya sebagai dokter spesialis penyakit dalam konsultan diabetes. Testimoni beliau memberikan perspektif medis yang kuat dan meningkatkan kepercayaan peserta terhadap kualitas serta manfaat produk AFC.
Dalam sambutannya, Nicholas Rampisela menegaskan bahwa di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, AFC hadir membawa solusi nyata. Dengan modal yang relatif kecil—mulai dari kisaran 3 jutaan hingga paket terbesar 22 jutaan—AFC membuka peluang bisnis legal dan menjanjikan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi, terlilit utang, terdampak PHK, atau mencari tambahan penghasilan.
“Di saat banyak orang bingung mencari peluang, AFC justru membuka pintu harapan,” ujar salah satu peserta yang hadir.
Dr. Luigi, yang terus melakukan roadshow bersama GM AFC ke berbagai kota, menyampaikan bahwa perjalanan tidak berhenti di Semarang. Setelah ini, tim akan melanjutkan rangkaian LOP ke Boyolali, kemudian Yogyakarta, Gunung Kidul, Cilacap, dan Purwokerto — membawa semangat perubahan dan peluang ke lebih banyak masyarakat.
LOP Semarang bukan sekadar acara presentasi bisnis. Ia menjadi simbol kebangkitan semangat, kolaborasi lintas kota, dan bukti bahwa di tengah badai ekonomi, selalu ada cahaya peluang bagi mereka yang berani melangkah.
Semarang telah menyaksikan sendiri: hujan boleh deras mengguyur, tetapi semangat AFC jauh lebih deras membanjiri ruangan.
( erman)
