JEMBER – Wajah Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) dan Pantai Watu Ulo nampak berbeda pada Sabtu pagi (7/2). Ribuan orang dengan seragam yang beragam—mulai dari loreng TNI, cokelat Polri, hingga seragam dinas Pemkab Jember—berbaur dengan ratusan pelajar dan relawan lingkungan. Mereka tidak sedang berlibur, melainkan melakukan aksi nyata dalam gerakan “Beach Clean Up” yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Aksi ini merupakan respons cepat Pemkab Jember terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait penguatan sektor lingkungan hidup dan pariwisata. Dengan sapu lidi, karung sampah, dan alat berat, para personel menyisir bibir pantai sepanjang dua kilometer untuk memungut sampah plastik serta sampah kayu kiriman yang kerap mengotori pemandangan.
Sinergi Tanpa Sekat
Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa kebersihan objek wisata adalah kunci utama menarik wisatawan mancanegara maupun domestik. “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Hari ini, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan adik-adik pelajar menunjukkan bahwa Jember punya semangat gotong royong yang luar biasa. Kita ingin Papuma dan Watu Ulo menjadi ikon wisata yang tidak hanya indah, tapi juga bersih dan sehat,” tegasnya saat memberikan arahan di depan gerbang utama Tanjung Papuma.
Kapolres Jember dan Dandim 0824 Jember turut mengawal jalannya aksi ini. Keterlibatan aparat keamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengedukasi masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut dari limbah plastik yang berbahaya bagi biota laut.
Dukungan Terhadap Tiket Terintegrasi
Aksi bersih-bersih ini juga menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Jember dalam mengoptimalkan kebijakan tiket masuk terintegrasi. Sejak awal tahun 2026, Pemkab Jember bersama Perhutani telah menyepakati penyatuan tarif masuk kedua pantai tersebut menjadi satu pintu dengan harga Rp12.500.
“Setelah tiketnya kita buat murah dan terintegrasi, tugas selanjutnya adalah memastikan fasilitasnya layak. Kebersihan adalah fasilitas nomor satu yang tidak bisa ditawar. Wisatawan yang membayar satu tiket kini mendapatkan paket lengkap: pantai yang bersih, pemandangan indah, dan kenyamanan maksimal,” tambah Gus Fawait.
Harapan Kedepan
Melalui kegiatan ini, Pemkab Jember melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berencana memasang lebih banyak titik tempat sampah terpilah dan mengintensifkan patroli kebersihan mingguan. Harapannya, kesadaran pedagang lokal dan pengunjung dapat meningkat sehingga kebersihan pantai tetap terjaga meski tanpa ada aksi massal seperti ini.
Aksi ditutup dengan pengangkutan belasan truk sampah menuju TPA, meninggalkan bibir pantai Papuma yang kini nampak jauh lebih asri dan siap menyambut wisatawan di akhir pekan. ( laili)
