JEMBER – Suasana penuh keakraban menyelimuti kediaman Eko di kawasan Gumuk Bago, Minggu (18/1/2026). Puluhan anggota komunitas Perseban berkumpul dalam agenda rutin arisan (2) minggu/setengah bulan sekali yang kini telah memasuki babak akhir, dengan menyisakan 6 Putaran menuju penutupan periode tahun ini.
Pertemuan yang dihadiri oleh kurang lebih 40 peserta ini berlangsung semarak. Gelak tawa dan candaan khas anggota mewarnai
sepanjang acara, membuktikan bahwa perkumpulan ini bukan sekadar urusan simpan-pinjam uang, melainkan wadah silaturahmi yang solid bagi para anggotanya.
Rencana Pemanfaatan Uang Kas
Seiring dengan mendekatnya akhir periode arisan, perbincangan mengenai pemanfaatan uang kas tahunan mulai mengemuka. Berkaca pada tahun sebelumnya, seluruh anggota Perseban sepakat menggunakan akumulasi uang kas untuk melakukan kegiatan religius, yakni ziarah ke makam Wali Lima.
Namun, untuk tahun 2026 ini, pengurus menyatakan belum mengambil keputusan final terkait agenda penutupan. Ketua Perseban, P. Markuat, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu masukan dan kesepakatan dari seluruh anggota agar program yang dijalankan nantinya benar-benar sesuai dengan keinginan bersama.
“Terkait pemanfaatan uang kas tahun ini, kami belum menentukan rencana pasti. Kami masih menunggu kesepakatan dari semua anggota,” ujar P. Markuat di sela-sela kegiatan.
Rapat Pengurus dan Anggota
Lebih lanjut, P. Markuat menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat koordinasi yang melibatkan seluruh pengurus dan anggota. Agenda utama rapat tersebut adalah menampung aspirasi serta mendiskusikan rencana kegiatan besar pasca-arisan selesai.
“Nanti akan kami rapatkan secara resmi dengan seluruh pengurus dan peserta arisan. Apakah akan kembali melakukan ziarah atau ada agenda lain, semua bergantung pada keputusan rapat,” tambahnya.
Hingga saat ini, komunitas Perseban terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu kelompok sosial yang mandiri dan kompak di Jember. Melalui semangat keguyuban ini,
diharapkan Perseban tetap menjadi jembatan silaturahmi yang memberikan manfaat positif bagi seluruh anggotanya hingga putaran terakhir nanti.
( laili)
