Blog

  • Mencegah Stunting di Desa Sukorejo Beri Penyuluhan pada ketua RT rw dan masarakat desa sukorejo

    Mencegah Stunting di Desa Sukorejo Beri Penyuluhan pada ketua RT rw dan masarakat desa sukorejo

    Jember Jawa timur menekan angka stunting, Desa Sukorejo di Kecamatan Sukowono rutin mengadakan penyuluhan bagi calon pengantin (cantin). Agenda tahunan yang didanai oleh anggaran dana desa ini kembali digelar pada selasa (15/9/2025) dan kali ini berkolaborasi dengan RT Rw Kolaboratif yang diamanahkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

    Kepala Desa Sukorejo p rudianto , menjelaskan bahwa penyuluhan ini merupakan langkah strategis untuk mengentaskan stunting dari bawah yaitu dari pernikahan.

    Kalau tidak ada pernikahan dini, saya kira angka stunting bisa kita tekan,” ujarnya.
    Dalam kegiatan ini, pihaknya menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukowono, dan Puskesmas. Materi yang disampaikan mencakup persiapan pernikahan yang ideal, kesehatan reproduksi, serta pemahaman tentang undang-undang pernikahan.

    Rudianto
    menambahkan bahwa penyuluhan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai usia ideal pernikahan. Meskipun undang-undang menetapkan batas usia minimal 19 tahun untuk pria dan wanita, pihak DP3AKB menargetkan usia ideal pernikahan di 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.
    Saat ini, Desa Sukorejo mencatat ada 19 anak yang tergolong stunting. Dengan adanya penyuluhan ini, rudianto berharap angka tersebut dapat terus menurun hingga mencapai target zero stunting.

    Pewarta ( Rny)

  • Ervan Priambodo Jadi Satu-satunya Kandidat Ketua KONI Jember 2025-2029

    Ervan Priambodo Jadi Satu-satunya Kandidat Ketua KONI Jember 2025-2029

    JEMBER – antv7. Proses penjaringan dan penyaringan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember periode 2025-2029 memasuki tahap akhir. Dari seluruh tahapan pendaftaran yang dibuka panitia, hanya satu nama yang secara resmi menyerahkan berkas, yaitu Ervan Priambodo. Ia didukung oleh 24 cabang olahraga (cabor) yang ada di Kabupaten Jember.

    Pendaftaran Ervan dilakukan pada Selasa (16/9/2025). Tim pendaftar yang dipimpin oleh Sri Rahayu menyampaikan optimismenya terkait dukungan besar yang diperoleh. “Ada 24 cabor yang mendukung, dan semuanya sudah kami serahkan ke panitia,” ujarnya.

    Sri Rahayu berharap proses berikutnya dapat berjalan lancar hingga tahap pemilihan resmi. “Semoga pada 11 Oktober 2025 nanti, semua berjalan sesuai harapan dan Pak Priambodo bisa memimpin KONI Jember,” tambahnya.

    Dukungan terhadap Ervan, menurut Sri Rahayu, didasari oleh rekam jejaknya di dunia olahraga. Selain dinilai memiliki loyalitas tinggi, Ervan juga dianggap mampu memberikan energi baru karena masih berusia relatif muda serta memiliki kemampuan finansial untuk menunjang perkembangan olahraga di Jember.

    Lebih jauh, Sri Rahayu menegaskan bahwa Ervan sejalan dengan program yang telah digagas oleh Gus Fawait. Hal ini, katanya, menjadi nilai tambah yang membuat para pengurus cabor yakin bahwa di bawah kepemimpinan Ervan, prestasi olahraga Jember akan semakin meningkat.
    ( syahroni)

  • Sri Mulyani Lengser, Indonesia Masuki Babak Baru Ekonomi Global

    Sri Mulyani Lengser, Indonesia Masuki Babak Baru Ekonomi Global

    antv7 – Presiden Prabowo Subianto akhirnya merombak kabinet dengan mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani. Keputusan mengejutkan ini bukan karena skandal atau kegagalan teknis, melainkan karena arah kebijakan fiskal yang dianggap tidak lagi sejalan dengan visi baru pemerintah.

    Sri Mulyani selama ini dikenal sebagai sosok disiplin yang menjaga citra Indonesia di mata Barat. Dengan pendekatan khas IMF dan Bank Dunia, ia menekankan defisit rendah, tax ratio, hingga menjaga “kepercayaan investor”. Namun, dalam dinamika global yang berubah cepat, pendekatan itu dinilai mulai tidak cukup untuk menopang ambisi besar Indonesia.

    Dalam waktu yang hampir bersamaan, Prabowo baru saja kembali dari kunjungan ke Beijing dan Moskow. Pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping dan Vladimir Putin diyakini membawa sinyal penting: Indonesia bersiap menggeser orientasi ekonomi dari Barat menuju Timur, khususnya melalui kolaborasi dengan BRICS+.

    Penggantian Sri Mulyani disebut banyak pengamat sebagai langkah “reset fiskal”. Pemerintah ingin lebih leluasa membelanjakan anggaran untuk rakyat, memperbesar investasi strategis di sektor pangan, energi, dan industri, serta tidak lagi terlalu terikat pada aturan ketat Washington.

    Tren ini sejalan dengan perubahan global. IMF mulai kehilangan pamor di banyak negara berkembang, sementara BRICS+ makin percaya diri menawarkan skema kerja sama baru. Indonesia tidak ingin lagi sekadar menjadi “tamu VIP” dalam forum Barat, melainkan aktor utama di meja ekonomi dunia.

    Meski begitu, arah baru ini membawa tantangan. Masuknya investasi besar dari China dan Rusia bisa mempercepat pembangunan, tetapi juga berpotensi menciptakan konfigurasi oligarki baru. Publik menunggu bagaimana pemerintah menjaga agar pertumbuhan tetap inklusif dan berpihak pada rakyat.

    Lengsernya Sri Mulyani menandai berakhirnya era disiplin fiskal ala IMF. Di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia memasuki babak “Soemitronomic” – sebuah arah baru yang menekankan kemandirian, keberanian membelanjakan anggaran, dan orientasi strategis ke Timur. Babak ini akan menentukan wajah ekonomi Indonesia di era global yang tengah bergeser.

    ( erman)

  • Jemput Bola Perekaman KTP-el, Disdukcapil Jember Hadirkan “Jempol Disko” di SMAN 5 dan SMKN 4

    Jemput Bola Perekaman KTP-el, Disdukcapil Jember Hadirkan “Jempol Disko” di SMAN 5 dan SMKN 4

    JEMBER – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember kembali menggelar inovasi layanan administrasi kependudukan dengan program Jempol Disko (Jemput Bola Perekaman di Sekolah). Kali ini, layanan tersebut hadir di SMA Negeri 5 Jember dan SMK Negeri 4 Jember, Senin (15/9/2025).

    Ratusan siswa mengikuti kegiatan ini, khususnya mereka yang telah memasuki usia 17 tahun. Program Jempol Disko memungkinkan siswa melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) langsung di sekolah, tanpa perlu datang ke kantor Disdukcapil.

    Kepala Disdukcapil Jember, Bambang Saputro, menegaskan bahwa layanan ini dirancang untuk mendekatkan pelayanan adminduk kepada generasi muda. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kepemilikan KTP-el bagi pemula serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dokumen kependudukan,” ujarnya.

    Apresiasi juga datang dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 5 Jember, Muhammad Luthfi Helmi, menilai program ini sangat tepat sasaran. “Sudah seharusnya siswa yang cukup umur segera memiliki identitas resmi. Kehadiran Disdukcapil dengan program Jempol Disko benar-benar pas dengan kebutuhan kami,” ucapnya.

    Senada, Kepala SMK Negeri 4 Jember, Suyadi, berharap kegiatan ini berlanjut setiap tahun. Menurutnya, perekaman KTP-el di sekolah memudahkan siswa dalam mengakses layanan publik. “Begitu genap 17 tahun, anak-anak bisa langsung memegang KTP-el. Program ini jangan berhenti sampai di sini,” katanya.

    Dalam pelaksanaan di SMK 4, Disdukcapil Jember juga menurunkan armada layanan keliling Monalisa untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar. Dari dua sekolah tersebut, tercatat total 140 siswa berhasil melakukan perekaman KTP-el dalam satu hari.

    ( erman)

  • Pengaspalan Jalan Citokol Dusun Picung Datar Desa Dayeuhluhur ,Bisa dirasakan Manfaatnya Oleh warga.

    Pengaspalan Jalan Citokol Dusun Picung Datar Desa Dayeuhluhur ,Bisa dirasakan Manfaatnya Oleh warga.

    Cilacap, antv7 – Proyek peningkatan infrastruktur desa yang bertujuan memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi warga masyarakat yang ada di Desa Dayeuhluhur jalan Citokol  Dusun Picung datar Rt 04 Rw 10 dengan Menggunakan anggaran APBDesa Dayeuhluhur Kec.Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap,Jateng. (Dana Desa )Rp 50 .000.000.00 (Lima Puluh Juta Rupiah).15.09.2025.

     

    Drs. Ahmad Saripudin, M.Pd Kepala Desa Dayeuhluhur Mengatakan Tujuan Pengaspalan Jalan Desa Dayeuhluhur di Jalan Citokol Rt04/10 Dusun Picung datar dengan Volume P.172 M X L 2,5 M,bisa

    Meningkatkan Aksesibilitas: untuk

    Memperbaiki jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang sehingga warga dapat bergerak lebih mudah dan cepat guna  Mendukung Peningkatan Ekonomi bisa Memperlancar distribusi barang dan jasa, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di Desa Dayeuhluhur untuk bisa

    Meningkatkan Kualitas Hidup,Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat merasakan manfaat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk akses pendidikan, kesehatan, dan pariwisata yang ada di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur Kab.Cilacap Jateng,Ungkapnya.

     

    Teti Nurasih Kepala Dusun Picungdatar Desa Dayeuhluhur mengucapkan banyak terima kasih Kepada Pemerintah Desa atas terealisasinya Pekerjaan Pengaspalan Jalan Citokol Dusun Picung datar Rt04/10 Desa Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur Kab.Cilacap,Semoga warga masyarakat dusun Picungdatar bisa menikmati jalan yang sudah dikerjakan dijalan citokol RT04 RW 10 Desa/Kecamatan Dayeuhluhur Kab.Cilacap, harapanya jalan Pengaaspa ini l bisa bertahan mulus kuat sehingga bisa dirasakan Oleh warga masyarakatnya terutama masyarakat dusun picungdatar,ungkapnya.

     

    Reporter : erman

  • SMPN 1 Balung Wakili Jember ke Tingkat Nasional Program Adiwiyata

    SMPN 1 Balung Wakili Jember ke Tingkat Nasional Program Adiwiyata

    Jember,antv7– SMP Negeri 1 Balung menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Jember yang berhasil lolos seleksi program Adiwiyata hingga tingkat nasional tahun 2025. Sekolah ini sebelumnya telah melalui serangkaian verifikasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi, yang memastikan kesesuaian dokumen dengan kondisi nyata di lapangan.

    Kepala SMPN 1 Balung menjelaskan, perjalanan menuju tahap nasional tidaklah singkat. Setelah mendapat bimbingan dari DLH Kabupaten Jember dan dinyatakan layak di tingkat provinsi dengan nilai di atas 90, pihak sekolah kemudian diusulkan ke tingkat nasional. “Kami sangat optimis, meski tetap memohon doa dan restu agar SMPN 1 Balung bisa benar-benar lolos di tingkat nasional,” ungkapnya.

    Harapan besar disampaikan tidak hanya untuk sekolahnya, tetapi juga untuk dunia pendidikan di Jember. Dengan semakin banyak sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA, yang terlibat dalam program Adiwiyata, maka diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah yang menjadi isu serius di Kabupaten Jember. “Ini bukan sekadar penghargaan, melainkan pendidikan karakter agar siswa terbiasa peduli lingkungan,” tambahnya.

    Program Adiwiyata sendiri merupakan gerakan nasional yang fokus pada budaya peduli lingkungan hidup di sekolah. Regulasi terbaru melalui Permen DLH Nomor 5 Tahun 2022 menegaskan perubahan nama gerakan menjadi “Gerakan Adiwiyata”, menggantikan istilah lama Gerakan Budaya Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (GBPLHS). Aturan baru ini akan dibedah lebih lanjut dalam sarasehan nasional di Surabaya pada 25 September mendatang.

    Dengan langkah SMPN 1 Balung menuju tingkat nasional, masyarakat Jember diharapkan turut memberikan dukungan. Jika berhasil, pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Jember untuk terus berkomitmen dalam menjaga lingkungan demi terciptanya suasana belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

    ( syahroni)

  • Sambangi Provinsi DIY, Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Siskamling dan Pastikan Situasi Kamtibmas Aman

    Sambangi Provinsi DIY, Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Siskamling dan Pastikan Situasi Kamtibmas Aman

    Yogyakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Restuardy Daud memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kondusif. Hal itu disampaikan Restuardy usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta, Kamis (11/9/2025).

    “[Secara keseluruhan situasi] sudah relatif aman. Kami bersyukur dari beberapa daerah yang kami cermati, di minggu pertama September ini, semua sudah berangsur-angsur normal. Bahkan terakhir Bapak Menteri Dalam Negeri sesuai arahan Bapak Presiden, mendorong untuk diaktifkan kembali, atau menggerakkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan,” ujar Restuardy.

    Restuardy juga mengapresiasi kearifan budaya di Yogyakarta yang turut berperan dalam menjaga situasi kondusif. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah (Pemda), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kebersamaan masyarakat setempat memberikan andil dalam mendinginkan suasana yang sempat memanas pada gelaran unjuk rasa beberapa waktu lalu. Ia berharap situasi tersebut dapat terus dijaga lantaran menjadi fondasi utama keberlangsungan pemerintahan, pembangunan, dan kehidupan masyarakat.

    Ia menekankan, pendekatan unsur budaya yang kental di Yogyakarta merupakan warisan penting yang telah terjalin sejak lama. Hal itu perlu terus diperkuat dengan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat untuk menjaga lingkungannya.

    “Ini yang kita dorong agar supaya masyarakat juga bisa turut berperan membangun kondisivitas wilayahnya,” jelas Restuardy.

    Restuardy berharap seluruh jajaran Pemda dapat turun langsung mengecek kondisi masyarakat. Peran perangkat daerah hingga di tingkat RT/RW juga dibutuhkan. Sebab, kata dia, situasi keamanan yang stabil akan memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan lancar.

    Ia mengapresiasi semua pihak di Provinsi DIY yang mampu menjaga situasi tetap terkendali, termasuk dari sisi ekonomi. Berdasarkan pengamatannya di sejumlah titik di Yogyakarta, tingkat hunian perhotelan relatif tinggi, sektor wisata terus berjalan, serta harga komoditas pangan relatif stabil. Ia juga menyambut baik peran aktif Forkopimda se-DIY yang mampu bekerja sama secara sinergis.

    “Pelibatan masyarakat secara partisipatif untuk menjaga lingkungannya secara mandiri kami harap bisa digalakkan karena sejatinya ini juga sudah ada. Dan budaya kita di Yogyakarta dari jaga warga dan sebagainya, ini juga menjadi modal sosial untuk bisa bersama-sama membangun kondusivitas di wilayah secara partisipatif dari masyarakat,” tandasnya.

    Untuk diketahui, selama di Yogyakarta, Restuardy beserta jajaran bertemu langsung dengan berbagai pihak guna memastikan kondisi Kamtibmas tetap terjaga. Pertemuan itu melibatkan Gubernur DIY, Kapolda DIY, Kasrem 072/Pamungkas, serta bupati/wali kota se-DIY. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat soliditas Pemda dalam menjaga ketenteraman di lingkungan masyarakat.

    ( erman)

  • Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim Punguti Sampah di Pasar Mojokerto, Pedagang: “Bikin Hati Adem”

    Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim Punguti Sampah di Pasar Mojokerto, Pedagang: “Bikin Hati Adem”

    MOJOKERTO, antv7– Ratusan pemuda berseragam pendidikan pembentukan Bintara (Diktukba) Polri, di sejumlah sudut Kecamatan Bangsal Mojokerto,dengan semangat membaur bersama warga dalam sebuah aksi nyata yang sarat makna pada Sabtu (13/9/2025).

    Mereka adalah 247 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim T.A. 2025, yang tengah mengimplementasikan pelajaran kohesi sosial langsung di jantung masyarakat.

    Dipimpin langsung oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., para calon Bhayangkara negara ini serentak bergerak di Lima titik strategis mencakup 3 rumah ibadah yakni Masjid Mujahidin di Desa Sidulyo, Masjid Al Aziz di Desa Sumbertebu, dan Masjid An Nur di Desa Puloniti.

    Selain itu, kegiatan juga menyasar pusat pendidikan agama, Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, serta pusat ekonomi kerakyatan, Pasar Sawahan di Desa Sumbertebu.

    Didampingi jajaran pengasuh lengkap, mulai dari Kakorsis AKBP Agung Setyono, S.S., M.H., hingga Danyon, Danki, dan para komandan peleton pengasuh, ratusan siswa ini terlihat sigap menyapu halaman masjid, membersihkan lorong pasar, dan menata lingkungan pondok pesantren.

    Di sela-sela kerja bakti, mereka juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, kegiatan ini membangun jembatan komunikasi yang hangat dan tanpa sekat.

    Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum Lemdiklat Polri.

    Menurutnya, kohesi sosial bukan sekadar teori, melainkan doktrin yang wajib dipraktikkan.

    “Pendidikan ini tidak hanya bertujuan mencetak aparat yang terampil, tetapi yang utama adalah membentuk insan Polri yang humanis dan memiliki kepekaan sosial tinggi,” ujar Kombes Pol Agus Wibowo.

    Melalui kegiatan itu, Kombes Agus menegaskan SPN Polda Jatim mengajarkan para siswa tentang pelajaran empati yang sesungguhnya.

    “Para siswa agar belajar merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat, memahami kesulitan warga, dan menanamkan jiwa bahwa seorang Polisi adalah pelayan dan bagian tak terpisahkan dari masyarakat,” tegasnya.

    Kombes Agus menambahkan, interaksi langsung ini adalah bekal krusial bagi para siswa sebelum benar-benar diterjunkan bertugas, dengan harapan akan lahir generasi Bhayangkara yang tidak hanya disegani, tetapi juga dicintai karena kepeduliannya.

    Di tengah riuh aktivitas jual beli di Pasar Sawahan, kehadiran para siswa ini menjadi oase yang menyejukkan.

    Salah satunya dirasakan oleh Bu Yuli, seorang pedagang sayur yang telah belasan tahun menggantungkan hidupnya di pasar tersebut. Wajahnya semringah saat melihat lorong di depan lapaknya menjadi bersih.

    “Kaget saya, Mas. Pagi-pagi lihat siswa Polisi banyak sekali bawa sapu, punguti sampah. Biasanya kan lihatnya gagah-gagah di jalan, ini kok mau kotor-kotoran buat kami,” tutur Bu Yuli dengan logat Jawa yang kental.

    Ia mengaku tak menyangka, selain membersihkan pasar, para siswa juga menghampirinya untuk memberikan paket sembako.

    “Pasarnya jadi resik, kami yang jualan jadi nyaman. Eh, malah dikasih sembako juga. Alhamdulillah, sangat membantu sekali. Lihat anak-anak muda begini peduli sama rakyat kecil, rasanya adem hati ini,” ucapnya tulus.

    Suasana serupa juga terasa di Pondok Pesantren Tanwirul Qulub. Pengasuh pondok, Ustad Roziqin Hafidz, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim.

    “Kami sangat terharu. Kehadiran adik-adik siswa ini membawa energi positif yang luar biasa, mereka menunjukkan teladan tentang disiplin, kerja keras, dan kepedulian. Ini pemandangan yang menyejukkan hati.” tutur Ustad Roziqin.

    Lebih lanjut, Ustad Roziqin berharap sinergi semacam ini dapat terus berlanjut.

    “Melihat calon polisi masa depan mau turun langsung seperti ini, membangun harapan besar di hati kami. Semoga kelak mereka menjadi penegak hukum yang amanah,” tutupnya penuh doa. ( erman)

  • Panitia HUT RI ke-80 RT 04 RW 24 Kebonsari Resmi Dibubarkan, Ketua RT Apresiasi Kekompakan Warga

    Panitia HUT RI ke-80 RT 04 RW 24 Kebonsari Resmi Dibubarkan, Ketua RT Apresiasi Kekompakan Warga

    Jember – Panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di RT 04 RW 24, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, resmi dibubarkan pada acara penutupan yang digelar sederhana namun penuh kehangatan. Pembubaran ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan yang berlangsung meriah sepanjang Agustus 2025.

    Ketua RT 04, Roni, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan warga yang telah bekerja sama dalam menyukseskan acara. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi bukti nyata kekompakan masyarakat Kebonsari. “Tanpa kebersamaan, acara tidak akan berjalan lancar. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi,” ujarnya.

    Rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 di RT 04 RW 24 berlangsung semarak, mulai dari lomba tradisional, jalan sehat, hingga malam puncak yang menampilkan hiburan rakyat. Seluruh kegiatan mendapat sambutan antusias dari warga, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua. Momen tersebut sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga setelah sebelumnya sempat terhambat pandemi.

    Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan secara transparan. Hal ini disambut positif oleh warga, yang menilai keterbukaan menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan di lingkungan RT. “Semoga tradisi transparansi ini terus dijaga untuk kegiatan-kegiatan mendatang,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.

    Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat persatuan yang terjalin tidak hanya berhenti di momen peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi energi positif dalam kehidupan sehari-hari. Ketua RT Roni berharap, di tahun-tahun berikutnya, perayaan HUT RI bisa lebih meriah dan melibatkan partisipasi lebih luas dari seluruh warga Kebonsari
    ( RNI)

  • Polisi Berhasil Amankan Pelaku Penusukan Sopir Truk di SPBU Bunder Gresik

    Polisi Berhasil Amankan Pelaku Penusukan Sopir Truk di SPBU Bunder Gresik

    GRESIK – Satuan Raimas Kalamunyeng Polres Gresik Polda Jawa Timur bertindak cepat mengamankan pelaku penusukan di SPBU Bunder pada Sabtu (13/9/2025) malam.

    Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Heri Nugroho, mengatakan saat terjadi keributan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat dan segera mendatangi lokasi kejadian.

    Sesampai di lokasi, Tim Raimas mengendalikan situasi dengan mengamankan pelaku sekaligus mengevakuasi korban ke RS Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis.

    Tindakan cepat tersebut membuat situasi kembali kondusif sehingga masyarakat merasa aman.

    Pelaku diketahui bernama S, kernet asal Tanjung Ilir, Kabupaten Lahat.

    Sedangkan korban adalah Tain Nurohim, sopir truk wingbox pengantar barang.

    Berdasarkan keterangan awal, aksi penusukan dipicu rasa kesal pelaku karena dituduh menghilangkan kunci wingbox serta mendapat perkataan yang tidak menyenangkan selama perjalanan.

    Cekcok kembali berlanjut setibanya di Terminal Bunder. Korban sempat mengeluarkan gunting dari saku celana, namun pelaku justru lebih dulu menusukkan benda tajam ke wajah dan tubuh korban beberapa kali.

    Usai diamankan, pelaku langsung diserahkan ke Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa pihaknya akan terus hadir menjaga keamanan masyarakat.

    “Kami mengimbau masyarakat apabila melihat atau mengalami tindak pidana agar segera melaporkan ke kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres Gresik,” tegasnya. ( erman)