Blog

  • TRUST Legal Law Firm Pasang Papan Peringatan di Lahan Sengketa Harjomulyo

    TRUST Legal Law Firm Pasang Papan Peringatan di Lahan Sengketa Harjomulyo

    Jember, antv7.com – 30/9/2025 Sebuah papan pemberitahuan dari TRUST Legal Law Firm berdiri tegak di atas sebidang tanah di Dusun Sumberlanas Timur, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Papan itu berisi peringatan keras agar tidak ada pihak yang masuk atau menguasai tanah tanpa izin, karena status kepemilikannya telah jelas secara hukum.

     

    Tanah tersebut tercatat atas nama P. Surinata berdasarkan dokumen resmi P.35.09.070.009.017.01.17. Luas lahan mencapai kurang lebih 3.000 meter persegi dengan batas-batas jelas: sebelah utara berbatasan dengan H. Jasuli, selatan dengan P. Tiris Sario, timur dengan H. Buhari, dan barat berbatasan dengan jalan desa.

     

    Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah potensi sengketa maupun tindakan penguasaan ilegal yang seringkali terjadi di wilayah pedesaan. TRUST Legal Law Firm menegaskan bahwa papan peringatan dipasang sebagai bentuk sosialisasi hukum kepada masyarakat sekitar.

     

    “Setiap tindakan pelanggaran akan kami laporkan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” demikian isi pengumuman yang ditandatangani oleh kuasa hukum, yaitu Muhammad Arifin, S.H., Bi is. S.H., Winarsih, L.B.H., dan Desi Andriyani, S.H.

     

    Menurut pihak kuasa hukum, masyarakat sekitar diimbau untuk menghormati status tanah dan tidak mencoba melakukan aktivitas apapun di atas lahan tersebut. Peringatan ini juga dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahpahaman antarwarga terkait kepemilikan tanah.

     

    Kepada awak media, Winarsih, L.B.H., menjelaskan bahwa pemasangan papan pemberitahuan adalah langkah preventif yang perlu dilakukan. “Kami ingin memastikan masyarakat tahu bahwa tanah ini memiliki dasar hukum yang jelas. Jadi tidak ada alasan bagi pihak manapun untuk mengklaim atau menguasai tanpa prosedur yang sah,” tegasnya.

     

    Dengan adanya papan pemberitahuan ini, diharapkan setiap pihak dapat menghormati hak-hak pemilik sah lahan. TRUST Legal Law Firm menegaskan komitmennya untuk melindungi kepentingan klien melalui jalur hukum serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

     

    ( erman)

  • TRUST Legal Law Firm Pasang Papan Peringatan di Lahan Sengketa Harjomulyo

    TRUST Legal Law Firm Pasang Papan Peringatan di Lahan Sengketa Harjomulyo

    Jember, antv7.com – 30/9/2025 Sebuah papan pemberitahuan dari TRUST Legal Law Firm berdiri tegak di atas sebidang tanah di Dusun Sumberlanas Timur, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Papan itu berisi peringatan keras agar tidak ada pihak yang masuk atau menguasai tanah tanpa izin, karena status kepemilikannya telah jelas secara hukum.

    Tanah tersebut tercatat atas nama P. Surinata berdasarkan dokumen resmi P.35.09.070.009.017.01.17. Luas lahan mencapai kurang lebih 3.000 meter persegi dengan batas-batas jelas: sebelah utara berbatasan dengan H. Jasuli, selatan dengan P. Tiris Sario, timur dengan H. Buhari, dan barat berbatasan dengan jalan desa.

    Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah potensi sengketa maupun tindakan penguasaan ilegal yang seringkali terjadi di wilayah pedesaan. TRUST Legal Law Firm menegaskan bahwa papan peringatan dipasang sebagai bentuk sosialisasi hukum kepada masyarakat sekitar.

    “Setiap tindakan pelanggaran akan kami laporkan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” demikian isi pengumuman yang ditandatangani oleh kuasa hukum, yaitu Muhammad Arifin, S.H., Bi is. S.H., Winarsih, L.B.H., dan Desi Andriyani, S.H.

    Menurut pihak kuasa hukum, masyarakat sekitar diimbau untuk menghormati status tanah dan tidak mencoba melakukan aktivitas apapun di atas lahan tersebut. Peringatan ini juga dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahpahaman antarwarga terkait kepemilikan tanah.

    Kepada awak media, Winarsih, L.B.H., menjelaskan bahwa pemasangan papan pemberitahuan adalah langkah preventif yang perlu dilakukan. “Kami ingin memastikan masyarakat tahu bahwa tanah ini memiliki dasar hukum yang jelas. Jadi tidak ada alasan bagi pihak manapun untuk mengklaim atau menguasai tanpa prosedur yang sah,” tegasnya.

    Dengan adanya papan pemberitahuan ini, diharapkan setiap pihak dapat menghormati hak-hak pemilik sah lahan. TRUST Legal Law Firm menegaskan komitmennya untuk melindungi kepentingan klien melalui jalur hukum serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

    ( erman)

  • TRUST LEGAL LAW FIRM Tegaskan Kepemilikan Tanah di Desa Sebanen Jember, Singgung Dugaan Praktik Mafia Tanah

    TRUST LEGAL LAW FIRM Tegaskan Kepemilikan Tanah di Desa Sebanen Jember, Singgung Dugaan Praktik Mafia Tanah

    JEMBER – Sengketa kepemilikan tanah di Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, kembali mencuat. TRUST LEGAL LAW FIRM melalui tim kuasa hukumnya menegaskan bahwa sebidang tanah di desa tersebut sah tercatat atas nama GD. Saidun alias P. Sawi, sesuai dokumen resmi dari instansi pertanahan. Tanah dimaksud mencakup sejumlah persil dengan batas-batas yang jelas dan telah didaftarkan secara sah.

     

    Dalam keterangan resmi, kuasa hukum menyebutkan beberapa persil yang termasuk dalam kepemilikan GD. Saidun, di antaranya Persil 6 S.11 seluas 240, Persil 4 S.111 seluas 0.163, Persil 88b S.11 seluas 392, hingga Persil 41 D.111 seluas 0700. Batas tanah tersebut meliputi bagian utara dengan P.G. Sadini, selatan dengan Bu Wati, timur dengan P. Sanemo dan P. Artija, serta barat dengan P. Saini/Maimuna.

     

    Winarsih, S.H., L.B.H, selaku salah satu kuasa hukum, menjelaskan bahwa sejak tahun 1998 lahan itu sempat dikuasai Kyai Abdul Hadi yang awalnya menumpang namun kemudian mengklaim kepemilikan. Bahkan, pada tahun 2015 tanah tersebut disebut telah dijual kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan ahli waris sah.

     

    Menurut penelusuran tim hukum ke ATR/BPN Jember maupun pusat, Maryam yang selama ini mengaku sebagai ahli waris tidak memiliki dasar hukum karena GD. Saidun tidak pernah mempunyai keturunan. Hak waris justru jatuh kepada ponakannya, Misdu. “Kami sudah cek langsung, dan terbukti benar tanah tersebut sah milik GD. Saidun. Ahli waris yang berhak adalah Misdu, bukan Maryam,” tegas Winarsih.

     

    Kuasa hukum juga menyoroti adanya transaksi jual beli lahan antara Maryam dan pihak dari Surabaya. Kepala desa setempat bahkan mengonfirmasi bahwa lahan tersebut memang dibeli dari keluarga Maryam. Namun, TRUST LEGAL LAW FIRM menyatakan transaksi itu tidak sah karena tidak melibatkan ahli waris yang berhak.

     

    “Tidak ada urusan kami dengan Maryam maupun pihak Surabaya. Kami hanya ingin mengembalikan hak GD. Saidun kepada yang berhak, yaitu ahli warisnya, Misdu. Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara hukum dan ke depan tidak ada lagi praktik mafia tanah,” lanjut Winarsih.

     

    Sebagai bentuk penegasan, TRUST LEGAL LAW FIRM mengeluarkan peringatan keras agar tidak ada pihak yang masuk atau memanfaatkan lahan tersebut tanpa izin. Pelanggaran akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Tim kuasa hukum yang menangani perkara ini terdiri dari Muhammad Arifin, S.H., Biis, S.H., Winarsih, S.H., dan Desi Andriyani, S.H.

     

    ( erman)

  • Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    JEMBER – Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, kembali menggelar karnaval budaya dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Parade yang mengusung tema Culture Village Nusantara 3 ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat. Gelaran tahun ini juga menandai tiga tahun kepemimpinan Kepala Desa Mochamad Sholeh, SH., MH.

     

    Camat Wuluhan, Hanifah, yang turut hadir dalam acara sekaligus mewakili Plt Camat Ambulu, menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga. Ia menegaskan bahwa karnaval bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga sarana mempererat persatuan. “Monggo dilestarikan yang baik-baik dan ditinggalkan yang tidak baik,” ujarnya di hadapan peserta dan penonton.

    Sementara itu, Kades Lojejer Mochamad Sholeh menekankan pentingnya mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada masyarakat. Menurutnya, melalui parade ini warga bisa belajar, mencintai, hingga menjaga tradisi dari pengaruh budaya luar. “Saya ingin nguri-nguri budaya supaya tidak hilang, karena saat ini budaya barat sudah banyak masuk ke desa,” terangnya.

    Tahun ini, antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan keikutsertaan 12 tim dari rukun warga serta 4 tim kehormatan, termasuk dari Pemerintah Desa Lojejer. Mereka menempuh rute sejauh 1,5 kilometer dengan beragam penampilan, mulai kisah Sri Tanjung yang dipentaskan SMP Ma’arif 08 Kepel, cerita Damarwulan oleh tim guru PAUD Lojejer, hingga sejarah Kerajaan Mataram Islam yang dibawakan Mts Plus Nuris Lojejer.

    Parade budaya ini pun disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati rute karnaval. Selain menjadi tontonan menarik, Culture Village Nusantara 3 diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkokoh identitas budaya masyarakat sekaligus memupuk kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

    ( erman)

  • Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    JEMBER – Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, kembali menggelar karnaval budaya dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Parade yang mengusung tema Culture Village Nusantara 3 ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat. Gelaran tahun ini juga menandai tiga tahun kepemimpinan Kepala Desa Mochamad Sholeh, SH., MH.

     

    Camat Wuluhan, Hanifah, yang turut hadir dalam acara sekaligus mewakili Plt Camat Ambulu, menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga. Ia menegaskan bahwa karnaval bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga sarana mempererat persatuan. “Monggo dilestarikan yang baik-baik dan ditinggalkan yang tidak baik,” ujarnya di hadapan peserta dan penonton.

     

    Sementara itu, Kades Lojejer Mochamad Sholeh menekankan pentingnya mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada masyarakat. Menurutnya, melalui parade ini warga bisa belajar, mencintai, hingga menjaga tradisi dari pengaruh budaya luar. “Saya ingin nguri-nguri budaya supaya tidak hilang, karena saat ini budaya barat sudah banyak masuk ke desa,” terangnya.

     

    Tahun ini, antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan keikutsertaan 12 tim dari rukun warga serta 4 tim kehormatan, termasuk dari Pemerintah Desa Lojejer. Mereka menempuh rute sejauh 1,5 kilometer dengan beragam penampilan, mulai kisah Sri Tanjung yang dipentaskan SMP Ma’arif 08 Kepel, cerita Damarwulan oleh tim guru PAUD Lojejer, hingga sejarah Kerajaan Mataram Islam yang dibawakan Mts Plus Nuris Lojejer.

     

    Parade budaya ini pun disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati rute karnaval. Selain menjadi tontonan menarik, Culture Village Nusantara 3 diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkokoh identitas budaya masyarakat sekaligus memupuk kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

     

    ( erman)

  • Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    Lojejer Gelar Karnaval Culture Village Nusantara 3, Angkat Kejayaan Budaya Nusantara

    JEMBER, antv7 – Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, kembali menggelar karnaval budaya dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Parade yang mengusung tema Culture Village Nusantara 3 ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat. Gelaran tahun ini juga menandai tiga tahun kepemimpinan Kepala Desa Mochamad Sholeh, SH., MH.

    Camat Wuluhan, Hanifah, yang turut hadir dalam acara sekaligus mewakili Plt Camat Ambulu, menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga. Ia menegaskan bahwa karnaval bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga sarana mempererat persatuan. “Monggo dilestarikan yang baik-baik dan ditinggalkan yang tidak baik,” ujarnya di hadapan peserta dan penonton.

    Sementara itu, Kades Lojejer Mochamad Sholeh menekankan pentingnya mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada masyarakat. Menurutnya, melalui parade ini warga bisa belajar, mencintai, hingga menjaga tradisi dari pengaruh budaya luar. “Saya ingin nguri-nguri budaya supaya tidak hilang, karena saat ini budaya barat sudah banyak masuk ke desa,” terangnya.

    Tahun ini, antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan keikutsertaan 12 tim dari rukun warga serta 4 tim kehormatan, termasuk dari Pemerintah Desa Lojejer. Mereka menempuh rute sejauh 1,5 kilometer dengan beragam penampilan, mulai kisah Sri Tanjung yang dipentaskan SMP Ma’arif 08 Kepel, cerita Damarwulan oleh tim guru PAUD Lojejer, hingga sejarah Kerajaan Mataram Islam yang dibawakan Mts Plus Nuris Lojejer.

    Parade budaya ini pun disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati rute karnaval. Selain menjadi tontonan menarik, Culture Village Nusantara 3 diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkokoh identitas budaya masyarakat sekaligus memupuk kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

    ( erman)

  • Ketua MKKS SMP negeri Kabupaten Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kirab Ancak Agung 2025

    Ketua MKKS SMP negeri Kabupaten Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kirab Ancak Agung 2025

    Jember, antv7 – Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Jember, Moh. Rohim, yang juga menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Balung, menegaskan komitmennya bersama para kepala sekolah untuk mendukung penuh gelaran Kirab Ancak Agung yang berlangsung di Alun-Alun Jember pada Rabu (24/09/2025). Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

    Dalam keterangannya, Rohim menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias dan siap berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diinisiasi pemerintah daerah maupun Dinas Pendidikan. “Kami dari MKKS maupun kepala sekolah, khususnya SMP negeri, siap mendukung dan berpartisipasi. Tahun ini, InsyaAllah ada sekitar 87 SMP negeri yang ikut serta dari total 94 sekolah,” ujarnya.

    Partisipasi sekolah tersebut diwujudkan dalam bentuk kontribusi ancak berisi hasil bumi yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. Rohim menilai, makna mendasar dari acara ini adalah bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial. “Ini hasil bumi, simbol rasa syukur kita, dan nanti akan dibagikan kepada warga sekitar Alun-Alun dan masyarakat Jember,” tambahnya.

    Lebih jauh, ia berharap kegiatan keagamaan dan budaya ini dapat memberikan teladan positif bagi para pelajar. Menurutnya, Kirab Ancak Agung tidak hanya memperkuat keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian. “Harapannya, anak-anak didik bisa belajar bahwa hidup bermasyarakat itu tidak cukup untuk diri sendiri. Jika memiliki sesuatu, kita harus bersyukur dan siap berbagi,” tegasnya.

    Dengan semangat kebersamaan tersebut, Rohim optimistis acara Kirab Ancak Agung dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi, meneguhkan nilai-nilai religius, sekaligus menguatkan jati diri masyarakat Jember sebagai daerah yang kaya tradisi dan budaya.

    ( erman)

  • Selamatkan Generasi Bangsa dari Jerat Narkoba Polres Probolinggo Gelar Seminar Bersama Mahasiswa

    Selamatkan Generasi Bangsa dari Jerat Narkoba Polres Probolinggo Gelar Seminar Bersama Mahasiswa

    PROBOLINGGO,- Dalam upaya memerangi peredaran narkoba khususnya di kalangan generasi muda, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melaksanakan seminar anti narkoba bersama mahasiswa dan pemuda Kabupaten Probolinggo di Universitas Nurul Jadid Paiton, Senin (22/9/2025).

    Kapolres Probolinggo menyampaikan bahwa peredaran narkoba saat ini kian mengkhawatirkan, dengan menyasar generasi muda sebagai target utama.

    Oleh karena itu, diperlukan langkah nyata melalui edukasi, pencegahan, dan kerja sama semua pihak.

    “Mahasiswa dan pemuda adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan pemuda hancur karena narkoba,”tegas AKBP Latif.

    Kapolres Probolinggo juga mengajak pemuda dan mahasiswa sebagai agen perubahan dengan menolak dan melawan peredaran Narkoba.

    “Jadilah agen perubahan dengan berani menolak dan melawan segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” kata AKBP Latif.

    Selain memberikan materi tentang bahaya narkoba, Kapolres Probolinggo juga mengajak mahasiswa dan pemuda untuk ikut berperan aktif menyampaikan pesan-pesan positif di lingkungannya.

    “Jadi apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba, segera melapor kepada kami agar dapat  ditindak lanjuti,” tutur AKBP Latif.

    Seminar ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan semangat bersama dalam menjaga Kabupaten Probolinggo dari ancaman narkoba, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, dan masyarakat. (erman)

  • Lurah Baru Kebonsari Perkenalkan Diri dalam Rapat Koordinasi RT/RW se-Kecamatan Sumbersari

    Lurah Baru Kebonsari Perkenalkan Diri dalam Rapat Koordinasi RT/RW se-Kecamatan Sumbersari

    Jember – Rapat koordinasi RT dan RW se-Kecamatan Sumbersari digelar pada Selasa (23/9/2025) bertempat di Kantor Kelurahan Kebonsari, Kabupaten Jember. Dalam kesempatan tersebut, Lurah Kebonsari yang baru turut memperkenalkan diri kepada warga sekaligus meminta dukungan serta bimbingan dari para ketua RT dan RW. Hal ini juga sejalan dengan himbauan Plt. Camat Sumbersari agar sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat terus ditingkatkan, khususnya dalam program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

    Selain itu, rapat koordinasi juga membahas isu strategis mengenai ketahanan pangan. Lurah Kebonsari bersama jajaran Babinsa menekankan pentingnya inovasi dalam bercocok tanam. Bagi warga yang tidak memiliki lahan, diimbau agar memanfaatkan metode tanam menggunakan polybag sehingga tetap dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan di lingkungan sekitar.

    Bhabinkamtibmas turut memberikan penjelasan terkait pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Warga cukup mengurus SKCK di Polsek setempat, namun bagi yang bekerja di luar Jember diarahkan untuk melakukan pengurusan di Polres. Penegasan ini diberikan agar masyarakat tidak bingung dan proses administrasi dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

    Dalam rapat tersebut juga disampaikan informasi mengenai Universal Health Coverage (UHC) yang berkaitan erat dengan kebutuhan administrasi kependudukan, termasuk keterkaitannya dengan layanan BPJS maupun SKCK. Kejelasan prosedur ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam memenuhi persyaratan administrasi tanpa harus mengalami kendala berulang.

    Tak hanya itu, Babinsa juga menyampaikan informasi mengenai pendaftaran satpam. Warga yang berminat untuk mengikuti profesi ini diarahkan ke tempat pelatihan resmi yang telah disiapkan. Kehadiran satpam yang profesional diharapkan dapat mendukung keamanan lingkungan, sejalan dengan upaya menciptakan kondisi masyarakat yang tertib dan sejahtera di Kecamatan Sumbersari.
    ( RNI)

  • Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Diharapkan Dongkrak Ekonomi Jember

    Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Diharapkan Dongkrak Ekonomi Jember

    JEMBER, antv7 – Bupati Jember Muhammad Fawait optimistis reaktivasi Bandara Notohadinegoro akan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah. Menurutnya, kehadiran kembali jalur udara ini bukan hanya sekadar membuka akses transportasi, melainkan strategi untuk menekan angka kemiskinan di Jember.

     

    “Dengan adanya bandara, kami berharap sektor ekonomi, pariwisata, hingga investasi bisa tumbuh. Tujuan akhirnya tentu untuk pengentasan kemiskinan di Jember,” ujar Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait.

     

    Penerbangan perdana di bandara ini dilayani maskapai Fly Jaya dengan rute langsung Jember–Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Tiket dijual mulai Rp1,3 juta, yang disebut sebagai tarif paling terjangkau untuk jalur tersebut.

     

    Gus Fawait menambahkan, keberadaan bandara menjadi solusi di tengah keterbatasan infrastruktur Jember yang belum memiliki akses jalan tol maupun pelabuhan. “Jika melalui jalur darat, perjalanan dari Jakarta ke Jember membutuhkan waktu lama. Karena itu, bandara ini menjadi kebutuhan mendesak,” tegasnya.

     

    Meski demikian, ia mengakui Bandara Notohadinegoro masih memerlukan banyak pembenahan, baik fasilitas utama maupun sarana pendukung. “Setiap kritik yang masuk kami anggap sebagai dukungan agar penerbangan ini benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat Jember,” pungkasnya.

     

    ( erman)