Kategori: POLRI

  • Polri Untuk Masyarakat : Polres Kediri Bantu Sumur Bor dan Pompa Air di HUT Polwan ke -77

    Polri Untuk Masyarakat : Polres Kediri Bantu Sumur Bor dan Pompa Air di HUT Polwan ke -77

    Polri Untuk Masyarakat : Polres Kediri Bantu Sumur Bor dan Pompa Air di HUT Polwan ke -77

    KEDIRI – Antisipasi krisis air bersih saat musim kemarau, Polres Kediri Polda Jawa Timur memberikan bantuan berupa sumur bor dan mesin pompa di Musala Nurul Hikmah Dusun Suwaluh Desa Sambirejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

    Bantuan tersebut diserahkan oleh Polres Kediri Polda Jatim bertepatan dengan menyambut Hari Jadi Polwan ke – 77.

    Sumur dalam itu diharapkan selain untuk memenuhi kebutuhan air di Mushola setempat juga dapat dimanfaatkan warga masyarakat sekitar terutama saat musim kemarau.

    Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menuturkan kegiatan bakti sosial ini merupakan rangkaian dalam rangka memperingati HUT Polwan ke-77 tahun.

    “Sesuai tema peringatan HUT Polwan ke-77 tahun ini yaitu ‘Polri Untuk Masyarakat’ dan salah satunya kami implementasikan dengan memberikan bantuan sumur bor dan mesin pompa,” ujarnya, Kamis (28/8/25).

    Diungkapkan pula oleh AKBP Bramastyo, pada HUT Polwan ke-77 tahun ini di usia yang semakin matang diharapkan Polwan khususnya di Polres Kediri Polda Jatim semakin mampu menunjukkan integritas, kompetensi, dan keteladanan.

    “Jadilah figur yang tidak hanya tangguh dalam bertugas, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan Indonesia. Sebagaimana tema ‘Polri Untuk Masyarakat’,” tutur AKBP Bramastyo.

    Ia berharap di HUT Polwan ke-77 tahun Polwan Kediri agar terus berkarya, menginspirasi, dan menjadi kebanggaan bangsa dan lingkungan Polri. (*)

  • Aksi Unras di Jawa Timur Berjalan Tertib dan Kondusif Kapolrestabes Surabaya Apresiasi Massa Buruh

    Aksi Unras di Jawa Timur Berjalan Tertib dan Kondusif Kapolrestabes Surabaya Apresiasi Massa Buruh

    SURABAYA – Aksi unjuk rasa (unras) yang digelar ribuan buruh di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (28/08), berlangsung tertib,aman dan kondusif.

    Sebanyak 2.608 personel gabungan dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur (Jatim) serta Polres jajaran dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi yang membawa sejumlah tuntutan strategis terkait kesejahteraan pekerja.

    Massa buruh dari berbagai serikat pekerja mulai berkumpul sejak pagi di beberapa titik, seperti Bundaran Waru Sidoarjo, lalu bergerak menuju Gedung Negara Grahadi.

    Dalam aksi ini, para buruh menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah (HOSTUM), serta desakan kenaikan UMK Jawa Timur tahun 2026 sebesar 8,5%–10,5% dari tahun sebelumnya.

    Tuntutan lainnya mencakup pembentukan Satgas PHK untuk mencegah pemutusan hubungan kerja sepihak, reformasi perpajakan ketenagakerjaan, pengesahan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law, serta percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset dan revisi RUU Pemilu 2029.

    Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menegaskan dalam apel pengamanan bahwa seluruh personel harus mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.

    “Tugas kita adalah melayani dan mengamankan seluruh kegiatan supaya berlangsung aman dan tertib. Jangan terpancing provokasi,” tegas Kombes Pol Luthfi.

    Untuk menjaga ketertiban, aparat melakukan pemeriksaan ketat terhadap massa aksi guna mencegah masuknya benda-benda berbahaya seperti bahan bakar, ban bekas, maupun batu.

    Selain itu, rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah titik guna menghindari kemacetan di jalur yang dilalui peserta aksi, termasuk kawasan Kebun Binatang Surabaya.

    Hingga siang hari, aksi berlangsung tertib tanpa adanya gangguan keamanan berarti.

    Massa buruh membubarkan diri secara perlahan setelah menyampaikan aspirasinya di depan Gedung Negara Grahadi.

    Kapolrestabes Surabayapun menyampaikan terimakasih kepada masa aksi yang telah menyuarakan aspirasinya dengan tertib dan menjaga kondusifitas Kota Surabaya khususnya dan Jawa Timur secara keseluruhan.

    “Atas nama pribadi dan Polrestabes Surabaya, saya sampaikan terimakasih kepada rekan – rekan buruh yang dalam menyampaikan aspirasinya berjalan tertib dan turut merasa bertanggung jawab atas kondusifitas Kota Surabaya,” ungkap Kombes Luthfi.

    Ia juga menegaskan, bahwa dalam pengamanan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian adalah merupakan bentuk pelayanan dan pengabdian kepada bangsa dan negara termasuk masyarakat secara keseluruhan.

    “Kita layani saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan aspirasi dengan sabar, dan ini bagian dari pengabdian kita kepada bangsa dan negara termasuk masyarakat luas,” ujarnya. (*)

  • Kapolri Pastikan Evaluasi dan Penanganan Transparan Usai Insiden Tewasnya Driver Ojol

    Kapolri Pastikan Evaluasi dan Penanganan Transparan Usai Insiden Tewasnya Driver Ojol

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa evaluasi menyeKapolri Pastikan Evaluasi dan Penanganan Transparan Usai Insiden Tewasnya Driver Ojolluruh akan dilakukan terhadap seluruh prosedur pengamanan aksi, menyusul insiden tewasnya seorang driver ojek online (ojol) berinisial AK yang tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi unjuk rasa di kawasan Penjompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

    Kapolri mengakui bahwa kejadian seperti ini bukan pertama kalinya terjadi sejak 2019. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pembenahan internal dan penegakan hukum yang tegas terhadap oknum yang melanggar prosedur.

    “Kadang-kadang memang peristiwa seperti ini terjadi. Namun, proses penanganan selalu berjalan dan evaluasi akan terus kita lakukan. Kita akan pastikan setiap pelanggaran ditangani secara serius,” ujar Jenderal Sigit di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

    Jenderal Sigit menegaskan, pihaknya sudah memerintahkan Propam Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat. Proses penyelidikan juga akan melibatkan pihak eksternal guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

    “Kita akan cek semua prosesnya dan pastikan penanganannya transparan. Kami ingin publik tahu bahwa Polri bersikap tegas terhadap setiap pelanggaran,” tambahnya.

    Menanggapi informasi adanya kebakaran di kawasan Simpang 5 dekat Mabes Brimob serta kerumunan sejumlah pengemudi ojol yang mendatangi Markas Brimob, Kapolri mengatakan bahwa seluruh situasi saat ini sedang dimonitor dan ditangani oleh petugas di lapangan.

    “Nanti kita akan rapatkan. Yang jelas, kita tangani semuanya satu per satu dan mudah-mudahan semuanya bisa terkelola dengan baik,” kata Kapolri.

    Kapolri juga menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan mendetail terkait perkembangan situasi di lapangan, baik soal keamanan, proses penyelidikan, maupun penanganan aksi massa.

    “Nanti kita cek. Semua informasi akan diverifikasi, dan setelah itu akan kita sampaikan secara lengkap kepada publik,” pungkasnya.

  • Massa Aksi Buruh di Jatim Berjalan Tertib, Polresta Sidoarjo Kawal Hingga Batas Kota Surabaya

    Massa Aksi Buruh di Jatim Berjalan Tertib, Polresta Sidoarjo Kawal Hingga Batas Kota Surabaya

    Massa Aksi Buruh di Jatim Berjalan Tertib, Polresta Sidoarjo Kawal Hingga Batas Kota Surabaya

    SIDOARJO – Polresta Sidoarjo Polda Jatim turut menurunkan sejumlah personelnya, untuk pengamanan aksi unjuk rasa dari Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Timur, pada Kamis (28/8/2025).

    Pada aksi tersebut, sekitar 300 buruh bergerak dari sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sidoarjo menuju titik kumpul di Kantor Gubernur Jatim dan DPRD Jatim.

    “Para personel Polresta Sidoarjo disiagakan termasuk mengawal mobilitas rekan-rekan buruh dari Sidoarjo hingga perbatasan wilayah dengan Surabaya di Bundaran Waru,” ujar Kabag Ops Polresta Sidoarjo Kompol M. Irfan.

    Pengamanan yang ditekankan adalah bertindak secara profesional sesuai SOP dan humanis.

    Sampai di batas kota Sidoarjo dan Surabaya, pengamanan aksi berkordinasi dengan Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya.

    Aksi penyampaian pendapat yang dilakukan buruh hingga sepulangnya dari wilayah Surabaya kembali ke Sidoarjo, situasi kamtibmas berlangsung aman dan kondusif.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan buruh, yang turut melaksanakan aksi dengan tertib dan damai. Sehingga kamtibmas berjalan kondusif,” ungkap Kompol M. Irfan. (*)