JEMBER — Bupati Jember Muhammad Fawaid menggelar kegiatan Bunga Desaku di Kecamatan Mumbulsari pada Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus momentum silaturahmi dalam suasana Idul Fitri 1447 Hijriah.

Acara tersebut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan DPRD Jember, anggota Komisi A, para camat se-Kabupaten Jember, Tim Percepatan dan Perluasan Pembangunan Daerah (TP3D), serta kepala desa se-Kecamatan Mumbulsari.
Dalam sambutannya, Fawaid yang akrab disapa Gus Bupati mengatakan program Bunga Desaku dirancang agar masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan para pemangku kebijakan. “Ini adalah momen untuk mendekatkan para pemimpin dengan rakyat. Seluruh jajaran kami hadirkan agar masyarakat bisa mengenal, memahami, dan memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Fawaid juga menyampaikan usulan kenaikan insentif bagi kader posyandu, serta pengurus RT dan RW. Menurut dia, peran mereka sangat penting dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan sosial.
Ia juga menyoroti pentingnya peran kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting. Pemerintah Kabupaten Jember, kata dia, saat ini telah menjalankan program Universal Health Coverage (UHC) yang memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat ber-KTP Jember.
“Kami berharap kader posyandu semakin peka terhadap kondisi masyarakat, sehingga upaya pencegahan stunting bisa berjalan optimal,” kata Fawaid.
Ia menargetkan ke depan Kabupaten Jember mampu menekan angka stunting, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat penurunan angka kemiskinan.
Kegiatan Bunga Desaku di Mumbulsari berlangsung dengan suasana akrab dan khidmat. Acara ditutup dengan sesi ramah tamah serta penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung oleh jajaran pemerintah daerah.
( erman)
