JEMBER – Menjelang Idulfitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Jember memastikan seluruh penyaluran insentif bagi aparatur dan masyarakat hampir rampung. Langkah ini dilakukan guna menjaga daya beli sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menyambut hari raya.
Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa percepatan penyaluran hak keuangan ini menjadi prioritas pemerintah daerah. Hal tersebut mencakup pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) serta gaji bagi ASN, PNS, hingga PPPK, termasuk pegawai paruh waktu yang telah direalisasikan sebelum Lebaran.
Selain itu, Pemkab juga mencatat realisasi insentif bagi guru ngaji telah mencapai 99 persen. Tak hanya itu, pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) turut dipercepat sebagai bentuk perhatian terhadap tenaga pendidik.
Di sektor pelayanan masyarakat, honor kader posyandu juga telah dicairkan lebih awal dari jadwal. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Menurut Gus Fawait, peningkatan perputaran uang menjelang Lebaran merupakan hal yang wajar dan justru menjadi indikator bergeraknya ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi Jember tetap aman dan terkendali.
“Inflasi yang terjadi masih dalam batas wajar, selama berada di bawah pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Pemkab Jember optimistis berbagai langkah percepatan ini mampu memberikan dampak positif, baik bagi stabilitas ekonomi maupun kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idulfitri tahun ini.
( erman)
